
Setelah mandi bersama kini sepasang suami istri itu sedang menikmati makan siang..Ya karena memang waktunya sudah siang.
" Ehhmm enak sekali. Apa kamu yang masak mas?" Tanya Zelia.
" Hehehe iya aku yang masak."
" Oh ya? Sejak kapan kamu bisa memasak?"
" Sejak kelas 5 Sd."
" Woow ternyata dari kecil kamu sudah bisa memasak." Zelia tersenyum bangga mendengarnya.
" Hehehe iya. Sudah habiskan sarapannya."
" Terimakasih mas." Ucap Zelia.
β‘β‘β‘β‘
Jakarta
Sementara itu di perusahaan yang Zelia pegang sedang mengadakan meeting tentang perkembangan WIDYODININGRAT GROUP yang dipimpin langsung oleh Bimantoro Widyodiningrat.. Ya tapi ayah Bima hanya sebentar saja menjelaskannya karena selebihnya diteruskan kepada Jordan, karena ia adalah calon CEO disalah satu anak perusahaan maka dari itu saat ini Jordan sedang memimpin jalannya meeting.
Anggaplah ini ujian untuk Jordan. Setelah selesai meeting selesai semua tampak senang dengan kinerja dari Jordan dan mereka langsung memberikan tepuk tangan.
" Selamat nak Jordan kamu berhasil dalam memimpin meeting ini. Om bangga sama kamu." Ucap Om Bima.
" TerimaKasih om. Semua ini juga berkat Om Bima dan juga kak Zelia." Ucap Jordan dengan terharu.
" TerimaKasih semuanya karena sudah mempercayakan saya. Saya berjanji nantinya akan memimpin perusahaan dengan baik." Sekali lagi Jordan mengucapkan rasa terimakasihnya kepada semua yang hadir.
" Sama-sama Tuan Jordan.Kami senang melihat kinerja anda." Puji salah satu yang hadir.
" Baiklah..Kalau begitu meeting selesai. Kalian boleh pergi." Perintah om Bima.
Lalu mereka semua pun satu per satu keluar dari ruang meeting. Dan kini hanya tinggal Jordan dan Om Bima.
" Jordan bagaimana kalau nanti malam kamu sama kedua orang tuamu datang kerumah om untuk merayakan keberhasilan kamu." Ucap om Bima.
" baiklah om nanti saya sampaikan."
" Kalau begitu kamu pulanglah. Kamu pasti lelah karena setelah ujian kamu langsung kesini."
" Baiklah om. Terimakasih...Saya permisi."
Widyodiningrat Hospital..
Hari ini menjadi hari yang menyibukan bagi Gibran, pasalnya setelah ia menjadi dokter muda sekaligus CEO nya ditambah dengan pasien yang terus berdatangan dengan berbagai keluhan.
" Aku dokter disini kenapa masih disibukan dengan berkas perusahaan siih." Gerutu Gibran yang tengah menandatangani berkas-berkas ditemani asisten pribadi sekaligus Sekretarisnya Jodi yang juga sahabat kecilnya.
" Hai bro sabar kali ah. Apa kabar gw yang dikantor tiap hari luh kasih tugas mulu." Sungut Jodi. Ia tau kalau sahabatnya ini pasti sangat sibuk sekali jadi memakluminya.
__ADS_1
" Ya..ya..ya luh benar juga ye.." Gibran menghela nafasnya.
Dan akhirnya berkas telah selesai dan mereka berencana untuk makan siang diluar.
" Bro udah selesai nih mau makan siang gak?" Tanya Jodi sambil membereskan berkas-berkasnya.
" Emmh boleh deh. Eh tunggu gw mau telpon kedua kakak gw yang lg di Korea." Ucap Gibran. Lalu Ia mengambil ponselnya untuk menelepon Mas Dhanu.
tuut..tuut
tak butuh waktu lama akhirnya telpon tersebut tersambung.
π: Ada apa dek?
π: Loh kok kak Zelia dimana mas Dhanu kak?
π: Owh mas Dhanu lagi ketoilet. Sekarang kita lagi restoran sama suami aku juga. Kamu lagi apa dek?
π: Owh. Aku lagi mau makan siang nih kak.
π: Owh oke.
π: Sebenarnya aku kangen sama kakak.
π: Haiish..kamu ini, nantikan kakak dan masmu juga pulang
π: Iya deh kak.
Balik ke Korea Selatan..
" Siapa yang telepon kak?" Tanya Dhanu yang baru saja kembali dari toilet.
" Gibran." ucap Zelia.
" Ada apa dia nelpon?"
" Dia bilang katanya kangen kamu. Oh iya mas Restu kemana? Bukannya tadi kalian bareng?." Ucap Zelia. Baru saja Dhanu ingin menjawab tapi sudah terpotong oleh Restu yang baru saja kembali.
" Ada apa sayang?" Ucap Restu sambil mencium kening pipi istrinya.
" Tidak mas. Kan tadi kamu ke toilet bareng sama Dhanu kok sekarang pisah?" Tanya Zelia.
" Owh itu kak tadi kan aku cuma cuci tangan aja." Sahut Dhanu.
" Iya sayang dan aku buang air kecil." ucap Restu sambil terus memegangi tangan istrinya tiada henti.
" Cieee..cieee... Ada yang sudah bisa menerima pasangannya deh. Perasaan dulu cuek gimana gitu." Ledek Dhanu.
" Oh iya?" Tanya Restu.
" Iya mas. nih ya kak Zelia itu sebelum nikah sama mas Restu jadi murung." Jelas Dhanu sambil mengingat kejadian beberapa waktu lalu.
__ADS_1
" Aku maklum kok. Sudah tidak usah bahas." Senyum Restu yang membuat hati Zelia menghangat.
" Tuh kan kak apa aku bilang? kalau mas Restu itu orangnya baik penyabar lagi, huhuhu hahahaha" Ledek Dhanu sambil tertawa terbahak-bahak.
" Awas ya kamu dek." Ancam Zelia dan seketika Dhanu diam.
" Iya aku minta maaf deh kak. Oh iya tadi Gibran nelpon ya?" Tanya Dhanu setelah melihat panggilan masuk yang tadi sempat dijawab Zelia.
" Gibran nelpon ada apa sayang?" Kini giliran Restu yang menanyakan adik iparnya.
" Katanya dia kangen sama kamu dek. Ya palingan mau curhat soal pekerjaannya." Jelas Zelia. Dhanu hanya geleng-geleng dengan kelakuan adik bungsunya bisa-bisanya dia masih manja.
" Owh gitu. Mas Restu apa kamu sudah.." Ucapan Dhanu yang menggantung membuat sepasang suami istri itu bingung.
" Aku tau yang kamu maksud Dhanu, Ya aku sama Zelia sudah melakukan apa yang seharusnya suami istri lakukan setelah menikah." Ucap Restu yang langsung mendapat sorotan tajam dari Zelia.
" Apa-apaan sih kamu mas, Ngapain coba kamu cerita ke Dhanu bikin malu aja deh." sungut Zelia dan langsung mengundang tawa Dhanu dan juga Restu.
" Hahahahahaaa..tuh kan kak aku bilang juga apa, Pasti suatu saat pasti kakak akan menerima mas Restu."
" Sudah Dhanu kamu kenapa seneng banget ledekin kakak kamu terus. Makanya cari calon biar cepet nikah dan tau rasanya first night with wife." ucap Restu dan kini giliran Zelia yang tertawa terbahak-bahak.
" Hahahahahahahaha aduh lucu sekali." ucap Zelia sambil terbahak-bahak. Bahkan saking lucunya ia sampai menyembunyikan wajahnya ke dada bidang suaminya.
" Sudah lebih baik sekarang kita balik kekamar lagi pula sekarang kan turun salju lebat banget jadi kita juga mau ngapain aja susah, jadi lebih baik kita balik kekamar." perintah mas Restu.
Akhirnya mereka semua balik kekamar apartemen masing-masing.
.
.
.
.
.
Hy yorobun maaf ya kalau kemaren author tidak up, soalnya lagi disibukkan sama tugas2.
Jadi author tetap minta dukungannya lewat like dan juga votenya. Karena beberapa part belum mendapatkan likenya.
Dan juga pencet FAVORITE nya supaya tidak ketinggalan update nya.
Yuk kepo Ig ku juga:
@Sofia**ferdyansyah.04**
Gamsahabnida Yorobun.
NEXT CHAPTERππ
__ADS_1