
Rudi kini bersedih terlebih lagi setelah Rudi tahu bahwa Lili adalah Nadia Putri tunggal dari pasangan Anggara Pramudibyo dan Jenifer Austin orang yang di anggap berpengaruh di berbagai perusahaan termasuk perusahaan milik keluarga Alexander Lemos..
Tuan Alexander pun tak kalah panik setelah tahu bahwa Lili adalah putri tunggal Anggara Pramudibyo dan kini Tuan Alexander merasa khawatir tentang bagaimana nasib perusahannya kelak..
"Ini bagaimana jika nanti Cakrawala grup menarik sebagian saham yang ada di perusahaan kita bisa bangkrut. Kenapa kalian tak mencari tahu dulu tentang asal usul wanita yang akan kamu nikahi,padahal jika kita tahu kamu bisa menjadi pewaris tunggal Cakrawala grup." ucap Tuan Alexander dengan penuh kelicikan...
Rudi pun menatap kearah sang Ayah yang Rudi tak mengerti kenapa seolah sekarang keduanya menganggap bahwa Lili itu berharga setelah tahu bahwa Lili adalah Nadia pewaris tunggal perusahan Cakrawala grup.
"Jika Rudi tahu Rudi juga akan berhati hati,sudahlah semua juga sudah terjadi dan yang aku mau adalah sekarang mencari Lili dan aku ingin menebus semua kesalahan yang telah aku buat kepadanya.." ucap Rudi sembari pergi meninggalkan rumah dan beberapa kali Rudi berusaha menghubungi nomer ponsel Lili namun ternyata nomernya telah tidak aktif..
Rudi pun mencoba menjelajahi semua akun sosial media milik Lili namun nihil semua akun sosial media yang dia tahu telah di non aktifkan kini Lili benar benar ingin melupakan masalalunya melupakan kenangannya bersama Rudi laki laki yang tak tahu diri..
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
Di lain tempat.
Kini kandungan Nadia sudah semakin besar dan Wisnu selalu setia menemani sang adik di Australia, Wisnu sengaja meminta kepada sang Ayah untuk memegang salah satu perusahan milik keluarganya yang berada di negara itu untuk menjaga Nadia samapi Nadia melahirkan..
Wisnu sangat menyayangi Nadia,kasih sayang yang tulus dari seorang kakak kepada adiknya. Wisnu terlihat seperti seorang suami yang siap siaga menjaga Nadia selama dua puluh empat jam.
"Mas kenapa gak istirahat ini sudah larut loh jangan keseringan bergadang." ucap Nadia mengejutkan Wisnu yang masih berada di depan layar laptopnya..
Wisnu pun menatap kearah sang adik yang nampak berdiri di belakangnya...
"Iya sebentar lagi Nad,kamu kenapa bangun? Apa anak yang ada di dalam perut kamu memerlukan sesuatu?" tanya Wisnu sembari menatap adiknya..
Nadia pun tersenyum dan kemudian menatap sang kakak angkat..
__ADS_1
"Mas terlalu baik seandainya saja Mas bukan kakakku mungkin Nad bisa jatuh hati sama Mas." ucap Nadia dengan lugunya..
Wisnu pun tertawa dan kemudian mendekati Nadia..
"Kamu itu istimewa buat Mas dan Mas bersyukur bisa memilikimu dan Mas juga bersyukur bisa berada di tengah tengah keluarga kita saat ini. Sudah jangan pikir yang enggak enggak sekarang kamu istirahat kasihan bayi kamu nanti." ucap Wisnu sembari tersenyum..
Nadia pun mengikuti apa yang di ucapkan oleh Wisnu dia mengangguk dan kemudian kembali kedalam kamarnya.
"Ya sudah Mas juga istirahat ya,jangan bergadang lagi ini sudah larut Mas." ucap Nadia sembari tersenyum...
Pada pagi harinya tiba tiba saja Nadia merasakan sakit di perutnya dan dengan cepat Wisnu membawa Nadia ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan..
Sesampinya di rumah sakit ternyata Nadia sudah mau melahirkan..
Wisnu pun nampak bingung melihat Nadia kesakitan..
Wisnu pun langsung menghubungi kedua orang tuanya yang kebetulan sedang berada di Australia..
Tuan Anggara dan Nyonya Jenifer langsung pergi menuju rumah sakit...
"Ya kami ke rumah sakit sekarang,kamu jaga adikmu dulu ya nak." ucap Tuan Anggara dengan wajah berbinar..
Setelah menunggu lebih dari lima jam akhirnya seorang bayi yang cantik pun lahir..
Tuan Anggara langsung menitikan airmata setelah mendengar suara tangisan bayi..
"Bunda itu suara cucu kita." ucap Tuan Anggara lirih..
__ADS_1
Wisnu pun langsung memeluk sang Ayah..
"Ayah keponakan Wisnu sudah lahir, Wisnu menjadi Om sekarang." ucap Wisnu dengan penuh bahagia..
Nyonya Jenifer pun terharu mendengar suara tangis dari cucunya dan tak lama kemudian seorang perawat keluar untuk memberitahukan bahwa Nadia melahirkan seorang bayi perempuan..
"Selamat Pak Bu, Bayinya perempuan biar kami besihkan terlebih dahulu." ucap perawat itu dengan sopan..
Rasa haru pun menghampiri keluarga Pramudibyo..
Cucu pertama mereka telah lahir dan di beri nama Kayla Putri Humairah.
Bayi yang sangat cantik persis seperti Nadia sewaktu dia masih bayi imut dan menggemaskan...
"Sayang selamat ya akhirnya cucu Bunda lahir juga. dia sangat cantik seperti kamu waktu kamu bayi." ucap Nyonya Jenifer dengan antusias.
Nadia pun tersenyum bahagia karena kini dirinya telah menjadi seorang Ibu yang seutuhnya dan sepertinya perjuangan Nadia baru akan segera di mulai..
"Iya Bunda dia sangat lucu, Nadia gak percaya kalau kini Nadia sudah menjadi seorang Ibu."ucap Nadia lugu..
Semua orang yang hadir disana tersenyum..
"Kamu tenang saja Nad kan ada Mas yang akan siap membantu kamu dalam hal apapun. Yang terpenting buat Mas adalah bisa melihat kamu selalu tersenyum itu sudah menjadi kebahagiaan buat Mas."ucap Wisnu sembari menatap wajah Kayla.
Tuan Anggara pun merasa bahagia karena memiliki Wisnu di hidup mereka,Wisnu adalah laki laki yang sangat bertanggung jawab dan juga laki laki yang sangat baik seandianya saja Wisnu bukan anak angkat mereka mungkin keduanya akan dipaksa untuk menikah..
"Terima kasih ya Wis kamu selalu menjaga Nadia dengan sangat baik Ayah bangga sama kamu." ucap Tuan Anggara sembari memeluk bahu Wisnu dengan lembut..
__ADS_1
"Ini kan sudah menjadi tanggung jawab Wisnu sebagai kakak buat Nadia jadi Ayah gak harus berterima kasih." ucap Wisnu dengan bijak..
Semua orang pun tesenyum dan Nyonya Jenifer langsung memeluk Nadia dengan penuh kebahagiaan..