Cinta Yang Ternoda

Cinta Yang Ternoda
Capture 14


__ADS_3

Nadia pun heran melihat Kayla yang bisa langsung akrab dengan Jeffry padahal Kayla baru pertama kali bertemu dengan Jeffry.


"Iya Nadia juga bingung mana Kay langsung tidur lagi?" ucap Nadia dengan sedikit heran...


Jeffry pun hanya tersenyum dan kemudian kembali fokus pada Kayla bayi mungil yang kini berada di dalam gendongannya..


"Mungkin dia lagi mau aja kali, jangan zuudzon gak baik itu." ucap Jeffry sembari tersenyum dan kemudian mereka bertiga pergi meninggalkan rumah sakit menuju apartemen milik Nadia..


Wisnu pun menatap ada sesuatu di antara Nadia dan Jeffry terutama dengan sikap Jeffry yang begitu perduli dengan Nadia..


Wisnu pun bahagia karena pada akhirnya nanti jika mereka berjodoh Nadia dan Kayla akan berada di tangan orang yang tepat,orang yang begitu tulus mencintai mereka..


Sedangkan Jeffry masih menggendong Kayla karena Kayla sedang tertidur dengan sangat pulas dan Nadia merasa kasihan jika harus di minta dan juga Jeffry tak merasa keberatan jika harus menggendong Kayla sampai ke apartemen milik Nadia..


Jeffry pun menatap kearah Kayla dan dalam hatinya langsung merasakan rasa sayang yang besar Jeffry menyayangi Kayla pada pandangan pertama..


"Anak yang malang,disaat kamu masih sekecil ini justru kamu harus melihat kedua orang tuamu berpisah. Tapi jangan khawatir Om janji Om akan menyayangimu seperti Om menyayangi putri Om sendiri." ucap Jeffry dalam hatinya..


Sesampinya di apartemen milik Nadia, Jeffry pun langsung memindahkan Kayla dengan sangat lembut bahkan wajah tampannya selalu tersenyum saat menggendong Kayla.


"Mas maaf ya Kay jadi merepotkanmu." ucap Nadia sembari duduk di dekat Jeffry.


Jeffry pun hanya tersenyum, Nadia pun menatap senyuman itu senyuman yang terlihat sangat manis namun Nadia sadar mungkin dia hanya iba kepadanya dan juga kepada Kayla.


"Kamu berfikir apa? Ya sudah gak apa apa aku juga gak keberatan kok kalau harus menggendong Kay,lagian dia itu anteng dan juga gak rewel jadi aku merasa nyaman aja." ucap Jeffry sembari tersenyum..


Keduanya pun kini terlihat sedang berbincang sedangkan Wisnu melihatnya dari jauh dan bisa melihat bahwa Jeffry masih mencintai Nadia seperti dahulu..


"Sepetinya kamu belum bisa move on dari adikku? Tapi syukurlah kalian di pertemukan lagi semoga kelak kalain akan berjodoh.." ucap Wisnu dalam hatinya..


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Berberapa tahun kemudian..

__ADS_1


Kini usia Kayla telah menginjak dua tahun dan Kayla sangat dekat dengan Jeffry bahkan Kayla memanggilnya dengan sebutan Daddy yang berarti Ayah..


Nadia hanya bisa geleng geleng kepala melihat Kayla begitu dekat dengan Jeffry bahkan ketika Jeffry sedang kembali ke Indonesia, Kayla selalu rewel jika belum melihat wajah Jeffry..


"Mas maafkan Kay ya jika dia selalu saja merepotkanmu? Kamu tahu sendiri dia begitu manja kepadamu Mas dan aku merasa gak enak hati kepadamu." ucap Nadia ketika mereka sedang metting di kantor milik Nadia..


Jeffry pun hanya tersenyum..


"Aku menyayangi Kay dengan setulus hati jadi kamu jangan berfikir kamu gak enak sama aku. Aku akan tetap menjadi Ayah buat Kay, oh iya Nad apa kamu gak berfikir untuk melanjutkan kehidupan kamu lagi? Maksud aku berumah tangga."ucap Jeffry dengan sangat hati hati..


Nadia pun menatap kearah laki laki yang kini ada di hadapannya dan kemudian tesenyum..


"Masih belum memikirkan hal itu Mas,buat aku Kayla adalah penyemangat hidupku dan hanya dia saja yang akan menemaniku,tapi jika ada yang benar benar tulus mencintaiku dan mau menerimaku dengan apa adanya ya akan aku pertimbangkan." ucap Nadia sembari tertawa..


Jeffry pun ikut tersenyum setelah mendengar ucapan Nadia..


"Oh begitu ya oke deh.." ucap Jeffry kemudian Jeffry kembali fokus pada layar laptopnya.


Sekilas Nadia pun menatap Jeffry kemudian tesenyum..


Jeffry pun kembali fokus menatap wajah Nadia yang sedang menertawakan dirinya..


"Aku sudah mencintai seseorang dan semoga saja suatu saat nanti kami bisa bersama dan menjalani kehidupan yang bahagia." jawab Jeffry lirih...


Hati Nadia merasa sedikit nyeri entah kenapa dan apa alasannya kenapa hatinya merasa sedih ketika Jeffry bilang telah ada seseorang di dalam hatinya?


"Kenapa jadi bengong di Nad?" tanya Jeffry dan ternyata sedang menatap Nadia yang sedang berbohong seperti memikirkan sesuatu..


Nadia pun menatap kearah Jeffry dan pandangan keduanya pun bertemu ada raut kecewa di mata Nadia..


"Gak apa apa Mas maaf aku hanya sedang gak fokus saja?" ucap Nadia yang seketika sikapnya berubah dingin..


Jeffry pun menjadi merasa bersalah dan kemudian mencoba untuk menggoda Nadia..

__ADS_1


"Kamu kenapa Nad kok jadi diam?" tanya Jeffry yang pura pura bertanya..


Nadia pun menatap kearah Jeffry dan kemudian memalingkan wajahnya.


"Gak ada apa apa Mas." ucap Nadia masih sedikit kesal..


Jeffry pun mengangguk dan kemudian mereka pun saling diam tanpa ada yang berbicara satu patahpun sampai metting selesai..


Kehidupan yang suram pun di lalui oleh Andini setelah dia menikah siri dengan Rudi. Sikap Rudi sedikit demi sedikit berubah itu karena Rudi tahu bahwa anak yang di kandung oleh Andini bukalah anaknya hal itu yang membuat Rudi semakin merasa bersalah kepada Lili..


Sedangkan Andini hanya bisa pasrah meneriam semua konsekwensinya dari kesalahan yang telah dia buat secara sadar.. Kini Andini kembali mengingat Nadia atau Lili sahabatnya.


"Li kamu sekarang ada dimana? Kenapa kamu menghilang begitu saja? Kamu menghilang sudah hampir tiga tahun dan tanpa satupun kabar darimu kamu dimana?" gerutu Andini dalam hatinya..


Ketika sedang berada di sebuah acara Andini beetu dengan Wisnu Kakak angkat Nadia..


"Mas Wisnu.. "panggil Andini dengan wajah berseri berharap bisa mendapatkan informasi tentang Nadia..


Wisnu pun menoleh dan melihat Andini sedang mendekatinya,ingin rasanya Wisnu pergi dan menghindar dari Andini namun Wisnu saat itu sedang bersama seseorang..


"Kamu bisa menungguku di ruang VVIP saya ada urusan sebentar."ucap Wisnu kepada sekertaris pribadinya..


Andini pun mendekati Wisnu dan kemudian tesenyum..


"Mas Wisnu bagaimana kabarnya? Sudah lama sekali kita gak bertemu?" tanya Andini basa basi..


Wisnu pun hanya tersenyum.


"Kamu kan bukan persiden yang harus aku temui bukan?" ucap Wisnu dengan nada ketusnya." ucap Wisnu sembari memebenarkan jas miliknya..


Andini pun merasa bingung dengan apa yang di maksud oleh Wisnu...


"Mas kenapa? Kenapa Mas kok judes banget sama aku? aku salah apa?" tanya Andini merasa takut melihat sikap Wisnu..

__ADS_1


"Kamu tanya saja pada dirinya sendiri apakah kamu itu wanita baik baik atau bukan?" Wisnu sangat kesal ketika mengingat apa yang telah di lakukan oleh Andini yang tega merebut Rudi dari hidup Nadia..


"Apa yang Mas maksud aku gak paham?" tanya Andini sembari menatap heran kearah Wisnu namun Wisnu memilih untuk memalingkan wajahnya dan kemudian memilih pergi tanpa menjelaskan apapun..


__ADS_2