Cinta Yang Ternoda

Cinta Yang Ternoda
Capture 18


__ADS_3

Nadia pun menatap laki laki itu dengan tatapan yang kurang suka karena bagi Nadia saat melihat Rudi Nadia sedang melihat apa yang telah di lakukan oleh Rudi terhadapnya.


"Li,,Lili ini benar kamu kan? Kamu kemana saja aku selalu mencarimu dan aku ingin tahu bagaimana kabarmu?" ucap Rudi dengan mata yang berkaca-kaca.


Nadia hanya tersenyum kemudian mengangguk..


"Kabar aku baik Alhamdulillah seperti yang Mas lihat bukan?" jawab Lili dengan singkat..


Mata Rudi tertuju pada gadis kecil yang ada di belakang Nadia apakah itu anaknya ataukah Nadia telah menikah lagi?


"Nad apakah anak itu adalah putri kita? apakah benar saat kamu pergi kamu dalam keadaan hamil? Nad aku mohon maafkan aku Nad." ucap Rudi sembari menggenggam tangan Nadia namun dengan cepat Nadia melapaskan tangan Rudi.


"Maaf Mas kita bukan mahram lagi,dan ini adalah putriku bukan putri kita." jawab Nadia sedikit acuh tak acuh..


Rudi pun tak ingin kehilangan momen Itu Rudi pun langsung ingin memeluk Kayla namun Kayla menangis karena ketakutan..


"Bunda aku takut? Mana Daddy." Kayla pun menangis dengan begitu kerasnya membuat Jeffry yang sedang membeli ice crem pun bisa mendengar suara tangisan Kayla..


Dengan cepat Jeffry pun berlari untuk melihat Kayla yang tiba tiba saja menangis..


Jeffry melihat Rudi sedang bersama Nadia dan juga Kayla namun Jeffry langsung mendekati keduanya dan mengambil Kayla pergi menjauh..


"Nad kamu gak apa apa? Ya sudah kamu selesaikan saja dulu ususan kamu,Mas percaya sama kamu dan Kayla biar bersamaku." ucap Jeffry sembari menggendong Kayla dan menatap Rudi sejenak sebelum meninggalkannya..

__ADS_1


Rudi pun menatap kearah Jeffry dan kemudian bertanya kepada Nadia..


"Apakah kamu ada hubungan sama Jeffry?" tanya Rudi secara tiba tiba hal itu membuat Nadia menatap Rudi dengan tatapan yang tak biasa..


"Kalau iya kenapa Mas? kita itu sudah selesai dan aku minta Mas mengerti tentang itu!." Nadia pun kini mulai meninggikan suaranya..


Nadia pun menatap Rudi dan tersenyum..


"Oh iya bagaimana kabar sahabatku Andini? Eh salah mantan sahabat apa dia baik baik saja?" tanya Nadia sembari tersenyum sinis..


Rudi pun menarik nafasnya dan membuangnya secara berlahan...


"Li aku minta maaf karena aku telah melakukan kesalahan,Li aku mohon maafkan aku dan aku janji aku akan memperbaiki semuanya dan aku juga akan menjadi Ayah dan suami yang baik buat kamu dan putri kita." Rudi pun berharap kalau Nadia akan memaafkannya karena Rudi sangat tahu bahwa Lili sangat mencintainya dan Lili pasti akan luluh dengan semua ucapannya..


Rudi terkejut mendengar ucapan Nadia yang membuatnya sedikit kecewa..


"Tapi Li bukannya kamu sangat mencintaiku? Aku mohon Li berikan aku kesempatan kedua aku janji aku akan berubah dan aku juga janji aku tak akan pernah membuat kamu kecewa lagi,Li aku mohon." Rudi pun ingin menggenggam tangan Nadia namun di tepis olehnya..


"Cinta ya aku memang sangat mencintaimu Mas Rudi sehingga aku mau saja menjadi orang bodoh yang kamu terus bohongi. Demi bersamamu aku rela setiap hari di caci dan di rendahkan oleh keluargamu bahkan karena mencintaimu aku tega mengabaikan semua ucapan kedua orang tuaku. Itu dulu Mas sekarang aku akan lebih memilih laki laki yang mencintaiku dengan ketulusan hatinya dan aku memilih Mas Jeffry sebagai pendamping hidupku dan Ayah buat Kayla." ucap Nadia sembari menatap Jeffry dan Kayla yang sedang bermain di kejauhan...


""Kepercayaan dan cinta itu ibaratkan kertas putih sekalinya ternoda walaupun di cuci ribuan kali nodanya akan tetap terlihat. Begitupun dengan hati yang telah terluka walaupun sudah bisa memaafkan namun sakitnya akan tetap terasa..""


Mata Rudi kini pun berkaca kaca dia tahu bahwa kesalahannya sudah tak bisa di maafkan lagi terlebih lagi kini Rudi melihat putri mereka lebih dan begitu dekat dengan Jeffry laki laki yang sedari dulu mencintai Nadia namun Nadia lebih memilih Rudi waktu itu..

__ADS_1


"Li aku mohon berikanlah satu kesempatan lagi aku janji Li aku akan mencintaimu setulus hatiku dan aku akan belajar menjadi laki laki yang baik semua demi kamu."Rudi pun masih memohon namun semuanya tak di dengarkan oleh Nadia..


"Sudahlah Mas aku mohon lupakan aku,bukankah kita sudah berpisah secara resmi baik agama dan negara dan masalah Kayla aku hanya minta satu hal bersiaplah kamu jika kelak Kayla menikah kamu cukup menjadi walinya selebihnya kamu gak perlu lagi mencampuri kehidupan kami karena kami sudah bahagia tanpa kamu."Nadia pun kini pergi meninggalkan Rudi yang masih mematung dan menghampiri putri dan calon suaminya..


Jeffry yang melihat Nadia menghampirinya pun bertanya..


"Are you oke?" tanya Jeffry sembari tersenyum...


Nadia pun menatap kearah laki laki yang sedang bertanya kepadanya dengan nada yang lembut.


"Mas apa kamu gak merasa cemburu aku bertemu dan berbincang dengan Mas Rudi? Dia adalah mantan suamiku dan juga dia?" tanya Nadia lirih Nadia merasa cemas jikalau nanti Jeffry merasa tersinggung...


Jeffry pun tesenyum...


"Lantas kenapa aku harus cemburu? Dia adalah bagian dari masalalu kamu Nad dan dia duga Ayah dari Kay lantas apakah pantas jika aku cemburu?Nad dengerin ini apapun yang kamu mau lakukan aku gak akan melarangnya kamu lebih tahu bukan bagaimana cara kamu menghargaiku seperti aku menghargaimu. Nad kamu jangan khawatir karena aku tak pernah punya fikiran buruk sedikitpun tentang kamu." jawab Jeffry hal itu tentu saja membuat hati Nadia sedikit lega.


Sedangkan dari arah kejauhan Rudi sedang menatap keduanya hatinya sungguh perih melihat Jeffry begitu perduli dan juga sangat dekat dengan sang putri bahkan untuk dirinya sendiri saja di larang menganggap Kayla putrinya..


"Li sebegitu bencikah kamu terhadapku sehingga kamu enggan memeberiku kesempatan lagi aku tahu jika apa yang telah aku lakukan itu sangatlah jahat tapi aku hanya seorang manusia biasa yang tak luput dari salah dan juga dosa Li kenapa kamu melakukan ini terhadapku Li kenapa?" Rudi pun nampak emosi karena tak tahan melihat Jeffry yang begitu perhatian terhadap Nadia dan Kayla,Rudi pun memilih pergi meninggalkan taman dengan sejuta penyesalan...


Setelah puas berjalan jalan kini Jeffry mengajak Nadia dan juga Kayla makan ice crem bersama,Jeffry sangat mengerti tentang apa yang di inginkan oleh Nadia yaitu perhatian..


"Nad kamu makannya kok blepotan lihat tu Kay aja enggak." ucap Jeffry sembari memebersihkan sisa ice crem yang ada di mulut Nadia..

__ADS_1


Nadia hanya tersenyum dan nampak malu, Nadia tak menyangka jika Jeffry seperhatian itu kepadanya terutama kepada Kayla Putri kesayangannya.


__ADS_2