
sudah itu aku nyapu depan rumah untuk mengisi waktu membersihkan rumah yang agak, hai Mbak tumben bersih-bersih kok lama di rumah kapan balik ke kota sahut tetangga sebelah rumah, iya nih aku lama di rumah masih tidur sama ibu mumpung ada waktu saya habiskan untuk bersama orang tua di desa, baik itu biar ibunya ada yang jaga ada yang rawat dan rumahnya juga ada yang perhatikan kalau rumah tidak ada orang yang memperhatikan nampak kotor Mbak, iya nih anak-anaknya pada jauh-jauh mau apa lagi cucu-cucunya sudah ada pada ada pasangan semuanya jadi jarang-jarang untuk tangga nadanya paling anak saya yang pertama selalu ke sini kalau anak adikku mungkin jarang-jarang kalau ke sini paling antar uang buat ini kebutuhan ibu dan belanja, iya Mbak semuanya pada sudah punya kegiatan dan aktivitas penduduk sendiri orang tua di rumah ya berdua kurang sehat jadi mau apa lagi mau tidak mau ya harus melihat situasi yang seperti ini keadaannya bila saya pulang ya pasti membersihkan halaman rumah, ya udah kalau gitu mbak silakan dilanjut saya mau ini siap-siap di dapur untuk siap-siap berbuka puasa untuk keluarga kami ketemu lagi ya mbak, selamat memasak juga terima kasih udah mengingat lagi apa sayang harapan sehat selalu untuk keluarga ya jangan lupa kalau aku nggak di sini chatting chatting lah sama saya kasih kasih kabar walaupun jauh jarang ketemu kamu nggak ada waktu, oke mbak terima kasih nanti ya kalau mbak udah berangkat ke sana saya akan selalu komunikasi terima kasih ya,, saya melanjutkan kegiatan yang ada di rumah kenapa bunga-bunga yang ada di depan yang jarang tersentuh untuk menatanya karena cuaca sering hujan bunga-bunga nampak hijau apalagi lidah buaya yang dulu pernah saya bawa dari kota saya masih tersisa dan segar digunakan buat menebalkan rambut untuk hair mask suasana di pedesaan sangatlah asli sejuk jauh dari palu sih yang ada kalau di kota besar polisi yang datang tak habis-habis membuat kita bising oleh kendaraan tersebut saya di rumah orang tua saya sangat tenang berusaha menenangkan diri berusaha tidak berkomunikasi saya ingin menjadi diri saya sendiri bertahun-tahun saya terpukau yang benar memikirkan orang lain tidak akan diri sendiri seperti hancur masa depanku aku tidak punya apa-apa nggak bisa memberka apapun pada orang tuaku malah aku menyusahkan kedua orang tua numpang makan di sini meminta uang pada anakku dan pada orang tuaku dan pada adik-adikku dan saat ini hidupku orang lain terutama orang di sekeliling saya hubungan saya dengan suami saya tidak sehat saya bilang tidak sehat yaitu karena ada noda di dalam sebuah rumah tangga yang dihiasi ya saya selalu menjaga keharmonisan kebahagiaan memberikan senyuman pada anaknya tidak pernah menampakan rasa kekecewaan yang mendalam si kecil tidak akan mengerti apa yang terjadi pada diri saya dan ayahnya dia hanya mengerti kenapa Mama menangis hanya alasan-alasan terkecil itulah yang saya berikan kepada si kecil untuk menguatkan hatinya terus kontak bukan berarti aku lepas dari dia aku hanya ingin dia berpikir bagaimana sebagai seorang kepala keluarga yang bijaksana yang bisa jadi tauladan saya anaknya menjadi pemimpin bukanlah hal yang gampang memperbaiki diri sendiri untuk dicontoh orang lain jangan malah menghancurkan diri sendiri untuk tidak dihargai orang lain orang bisa menghargai kita karena kita bisa menghargai diri kita sendiri ketika kita bisa bicara kita bisa hargai diri kita sendiri sebelum menghargai orang lain di situlah letak bagaimana hidup orang bagaimana kita bergaul di situasi apapun kepercayaan perkataan dan tauladan nih itu penting seseorang kita tidak bisa hidup seenaknya sendiri semaunya sendiri bimbingan dan naungan pada orang-orang yang mengerti faktor kehidupan kita itu tidak orang yang tidak lepas dari salah kok namun sebisanya kita berusaha bagaimana kita menata kehidupan yang lebih baik bukan lebih hancur,