
Nadia sangat senang karena kini telah jauh dari Indonesia,Nadia sangat berharap dia bisa membuka lembaran baru bersama buah hatinya kelak.
"Selamat datang kembali Nadia Lili Pramudita sekarang waktunya melupakan segala kesakitan yang telah kamu terima atas nama cinta,kini saatnya kamu belajar dari rasa sakit yang pernah kamu terima." ucap Nadia dalam hati...
Wisnu pun melihat Nadia tersenyum hatinya merasakan bahagia bagaimana tidak hampir satu bulan lamanya Nadia selalu mengurung diri di dalam kamar sebelum memutuskan untuk berangkat ke Australia.
"Alhamdulillah adik Mas udah bisa tersenyum lagi,Nad mulai sekarang kalau kamu perlu sesuatu atau apapun kamu tinggal ngomong sama Mas,walaupun Mas bukan kakak kandungmu tapi Mas menyayangimu melebihi Mas menyayangi diri Mas sendiri." ucap Wisnu sembari mencubit pipi Nadia..
Nadia pun tersenyum dan kemudian memeluk Wisnu.
"Terima kasih ya Mas kamu adalah kakak yang terbaik buat Nadia,Nadia janji mulai sekarang Nadia akan menata kembali kehidupan Nadia yang telah hancur,dan mulai sekarang aku hanya akan menggunakan nama Nadia bukan Lili lagi." ucap Nadia dengan penuh keyakinan.
"Ini baru adikku.. Ya sudah Mas mau mandi dan Mas harus ke kantor karana besok Mas harus sudah kembali ke Jakarta." ucap Wisnu sembari berlalu pergi meninggalkan Nadia yang masih tersenyum sendiri..
Wisnu pun langsung mengirim pesan kepada sang Ayah untuk memberitahukan keadaan Nadia saat ini..
"Alhamdulillah Yah sekarang Nad udah mau senyum lagi semoga saja dia bisa segera melupakan laki laki tak tahu diri itu." tulis pesan yang di kirimkan oleh Wisnu kepada sang Ayah Anggara...
Tuan Anggara pun tersenyum setelah membaca pesan dari sang putra angkatnya tersebut..
"Ayah kenapa senyum senyum sendiri?" tanya Nyonya Jenifer sedikit bingung...
Tuan Anggara pun menatap kearah sang istri sembari memberitahukan isi chat dari putra angkat mereka..
"Syukurlah Bunda sangat senang semoga saja Nadia bisa segera melupakan laki laki itu dan bisa memulai kehidupan barunya bersama calon cucu kita nanti." ucap Nyonya Jenifer sembari tersenyum bahagia..
Tuan Anggara pun tersenyum dan tak di sangka ada bulir airmata yang menetas di pipi laki laki perkasa itu,bagaimana tidak jika mereka sedang mengingat bagaimana penantian mereka ketika menunggu kehadiran anak di pernikahan mereka hingga pada akhirnya Tuan Anggara dan Nyonya Jenifer harus mengangkat anak dari panti asuhan, Wisnu Prayoga adalah bayi mungil yang di adopsi oleh keluarga Anggara dan dua tahun setelah itu lahirlah Nadia...
__ADS_1
"Kamu kenapa Yah? Kenapa kamu kok menangis?"tanya Nyonya Jenifer sembari menatap sendu sang suami..
Tuan Anggara pun tersenyum dan kemudian menggenggam tangan sang istri..
"Ayah hanya sedang mengingat bagaimana dulu perjuangan kita untuk mendapatkan Nadia, tapi setelah dia dewasa justru dia malah di sakiti oleh laki laki yang di cintainya itu. Ayah ingin sekali menghancurkan Rudi dan keluarganya tapi biar bagaimanapun Rudi tetaplah Ayah dari anak yang sedang Nadia kandung." ucap Tuan Anggara berubah sedih.
Nyonya Jenifer pun ikut menangis ketika mengingat kenangan dimasa lalunya dan kini putri kesayangannya harus merasakan bagaimana perihnya berjuang untuk memulihkan kepercayaan dirinya terhadap laki laki...
Tuan dan Nyonya Anggara pun menyudahi kesedihan mereka ketika mendapatkan sebuah telepon dan itu dari putri kesayangan mereka Nadia..
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
Di tempat yang berbeda...
Rudi sedang menatap foto yang kini ada di tangannya foto sebuah keluarga yang femiliar untuknya.
Kemudian Rudi pun mengambil laptopnya dan mencari artikel tentang keluarga Anggara Pramudibyo dan benar saja bahwa Lili adalah putri kandung Anggara Pramudibyo yang bernama lengkap Nadia Lili Pramudita,airmata Rudi seketika jatuh...
Ketika sedang menatap layar laptopnya tiba tiba saja Ibu Utami datang untuk menemui sang putra yang semenjak tadi diam di dalam kamar..
"Rudi kamu dimana?" panggil Ibu Utami dengan suara yang terdengar sedikit lembut..
Ibu Utami melihat Rudi sedang menatap sebuah foto di layar laptopnya foto yang sama persis seperti selembar foto yang ada di hadapannya...
"Rud ini foto siapa? Kenapa wanita muda yang bersama Tuan Anggara sangat mirip dengan wanita itu?" tanya Ibu Utami..
Ibu Utami juga memberikan berharap pertanyaan yang membuat Rudi menjadi pusing..
__ADS_1
"Ma apa Mama gak melihat Lili itu sebenarnya Nadia dia anak Tuan Anggara dan laki laki yang Mama bilang selingkuhan Lili dia itu Wisnu kakak angkat Lili." Rudi pun terpaksa menjelaskan kepada sang Ibu yang kurang peka itu...
Ibu Utami seketika langsung terduduk setelah mendengar apa yang di ucapkan oleh Rudi.
"Rud kamu gak sedang membohongi Mama kan? Kamu beneran bilang kalau Lili itu adalah Nadia?" tanya Ibu Utami tak percaya..
Rudi hanya mengangguk dan kemudian memijit pelipisnya sendiri dan rasa menyesal kini pun hinggap di hati Rudi...
Tak lama setelah itu Andini menghubungi kekasihnya dan hal itu membuat Rudi menjadi tambah kesal. Rudi pun mengabaikan panggilan dari Andini karena di hati dan fikirannya masih terbayang tentang Lili mantan istri yang telah di buangnya layaknya sampah...
"Siapa Rud kenapa kamu gak angkat apa itu dari Lili?" tanya Ibu Utami sembari menatap Rudi dengan heran...
Rudi pun menggelengkan kepalanya..
"Bukan Ma ini dari orang yang gak penting." ucap Rudi kembali memalingkan wajahnya dan kembali menatap layar laptopnya.
Rudi benar benar merasa sangat bersalah terhadap Lili,namun Rudi juga terlalu malu untuk mengakuinya.
"Li maafkan aku,aku tahu bahwa aku yang bersalah aku yang berselingkuh justru aku yang bersikap seperti korban,aku memang jahat Li aku bukan laki laki yang baik buat kamu maafkan aku Li." ucap Rudi sembari menatap kearah laptopnya...
Sementara itu Andini pun merasa geram karena panggilannya berulang kali di tolak oleh Rudi..
"Kamu kenapa si Mas kenapa kamu menghindari ku? Kenapa kamu sekarang berubah apa kamu sudah gak butuh aku lagi."ucap Andini setengah berteriak...
Andini pun mencoba menghubungi Lili namun nomernya sudah tak aktif..
"Li kamu kenapa? Kenapa nomer kamu kok gak aktif si Li? Dan kenapa semua sosial mediaku kamu blok semuanya kamu kanapa Li?" kini Andini merasakan kebingungan yang sedang menyelimuti hatinya...
__ADS_1
Andini pun berusaha mencari kontak lain Lili namun semua akses sepertinya tertutup..
"Ya Allah,, Lili kenapa si? Kenapa dia sepertinya menghindariku? kenapa dia seperti ini ya Allah." ucap Andini dalam hatinya kini pun Andini menjadi sedikit stress mengingat semuanya terlebih lagi kini Lili menghilang entah kemana..