
Nadia pun menatap kearah Jeffry yang terlihat berbeda sekarang jauh dari saat mereka masih kuliah dulu..
"Kamu sekarang terlihat berbeda ya Mas gak seperti dulu?" tanya Nadia sembari tersenyum...
Jeffry pun tersenyum mendengar ucapan Nadia.
"Apanya yang berbeda Nad? Masih sama saja seperti dulu seperti waktu kita saling mengenal kamu yang terlihat berbeda? Oh iya bukankah kamu telah menikah dengan Rudi? lalu dimana dia?" tanya Jeffry dengan wajah yang penuh dengan kekecewaan...
Kata yang teramat sulit dia ucapkan namun di hatinya masih berharap bahwa Nadia bukankah milik siapapun.
"Aku memang sudah menikah dengan Mas Rudi namun takdir berkata lain." ucap Nadia terhenti ketika ponselnya tiba tiba saja berdering.
Nadia pun langsung mengambil ponselnya setelah sebelumnya meminta maaf kepada Jeffry.
"Mas maaf ada telfon masuk aku angkat dulu ya." ucap Nadia sembari tersenyum dan setelah itu Nadia pergi agak jauh dari Jeffry.
Jeffry berfikir bahwa itu adalah Rudi suaminya yang tengah menghubungi Nadia...
"Kenapa setelah aku bersusah payah melupakanmu justru sekarang Allah mempertemukan kita lagi disaat kamu telah menikah dengan laki laki lain kenapa ya Allah." gerutu Jeffry dalam hatinya.
Tak lama setelah itu Nadia kembali duduk di depan Jeffry..
"Maaf ya Mas tadi Mas Wisnu yang telfon? Kamu masih ingat kan sama Mas Wisnu?" ucap Nadia sembari tersenyum...
Jeffry pun membalas senyuman Nadia dengan getir..
"Iya aku ingat Mas Wisnu kakak angkat kamu kan? Aku kira tadi Rudi yang menghubungimu?" tanya Jeffry dengan nada yang sedikit kecewa...
Nadia pun terdiam dan kemudian tertawa..
"Bagaimana bisa Mas Rudi menghubungiku sedangkan kami dalam proses perceraian." jawab Nadia dengan entengnya..
Mendengar kata cerai seolah memberikan harapan baru untuk Jeffry berjuang mendapatkan hati Nadia,kini Jeffry ingin berjuang sekali lagi...
"Maaf aku gak tahu?" ucap Jeffry sembari tersenyum..
Jeffry pun menatap Nadia terlihat lebih cantik dan juga dewasa...
__ADS_1
"Iya Mas maaf aku harus pulang kata Mas Wisnu anakku Kayla menangis terus dan kita bahas lagi nanti ya aku minta maaf sekali." ucap Nadia sembari menundukkan setengah badannya..
Mendengar kata anak Jeffry pun tersenyum kini dia tahu bagaimana caranya untuk mendekati Nadia..
"Ya sudah mana nomer ponsel kamu biar aku save,kamu hati hati ya di jalan apa perlu untuk aku antar?" tanya Jeffry sembari tersenyum..
Setelah Nadia memberikan nomer ponselnya Nadia pun menggelengkan kepalanya.
"Iya gak usah Mas aku bawa mobil sendiri,iya Mas makasih dan sampai jumpa." ucap Nadia sembari pergi meninggalkan Jeffry dengan terburu buru...
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
Setelah Nadia pergi kini Jeffry menatap punggung Nadia yang semakin hilang menjauh dalam hatinya tersenyum walaupun dia tak bisa mendapatkan Nadia takkala masih sendiri namun Jeffry bertekad untuk mendapatkan Nadia setelah dia menyandang status single Mom..
"Aku gak perduli dengan apa dan bagaimana statusmu aku akan berjuang sekali lagi,aku yakin dimana ada keseriusan disana akan ada jalan. Seandainya saja dulu aku lebih dulu mengungkapkan perasaanku kepadamu mungkin sekarang kamu telah milikku selamanya. Aku memang bukan lelaki yang pemberani namun aku akan belajar dari semua itu." gerutu Jeffry dalam hatinya sembari tersenyum penuh arti...
Sementara kini Nadia telah sampai di Apartemen miliknya dan melihat Kayla sedang menangis..
"Mas Kayla kenapa?" tanya Nadia sembari melemparkan tas tangan miliknya kesembarang tempat..
"Entah Nad,Mas juga bingung kan kamu tahu Mas belum pernah punya anak jadi Mas masih belum paham." ucap Wisnu sembari menyerahkan Kayla kepada Nadia..
Wisnu juga tak kalah paniknya melihat Kayla demam dan hal itu membuat Wisnu sampai bersedih dan juga hampir menitikan airmata.
"Ayo buruan Nad kasihan Kay." ucap Wisnu setengah berteriak...
Tak perlu waktu yang lama kini Wisnu dan juga Nadia telah sampai di rumah sakit dan ternyata kaya dokter Kayla hanya terkena demam biasa dan hal itu tentu saja membuat Nadia dan Wisnu bisa bernafas lega..
"Stukurlah kalau Kayla hanya demam saja aku sampai sangat khawatir dan juga takut." ucap Wisnu sembari duduk di sebelah Nadia..
Nadia pun menatap kearah sang kakak dan melihat wait wajah yang penuh haru disana disaat Wisnu sedang menatap Kayla..
"Terima kasih ya Mas karana kamu telah menyayangi Kay dengan sepenuh hati dan Nad sangat berterima kasih dan bersyukur." ucap Nadia dengan mata yang berkaca-kaca...
Wisnu pun langsung mengacak rambut Nadia sehingga membuatnya berantakan..
"Kamu ini seperti dengan siapa saja pakai berterima kasih segala,kan Mas sangat menyayangi Kay dan kamu juga tahu itu bukan? bahkan Mas sudah menganggap Kay seperti putri Mas sendiri.. Mas hanya berharap semoga kelak ada laki laki yang baik yang akan menjaga kalian." ucap Wisnu sembari memegang tangan mungil Kayla..
__ADS_1
Nadia hanya terdiam setelah mendengar ucapan Wisnu..
Hatinya kembali merasakan perih namun Nadia yang sekarang bukalah Nadia yang dulu Nadia yang begitu mencintai Rudi sehingga membuatnya menjadi wanita paling bodoh di dunia ini..
"Oh iya Mas bagaimana proses perceraian Nad apakah semuanya sudah selesai?" tanya Nadia secara tiba tiba..
Wisnu menatap kearah Nadia dan tersenyum..
"Tinggal beberapa tahap lagi,kamu yang sabar saja semuanya sudah di urus oleh pengacara Ayah." ucap Wisnu sembari tersenyum..
Nadia pun merasa lega karena sebentar lagi dia akan benar benar lepas dari Rudi dan bisa benar benar melanjutkan kehidupannya tanpa bayang bayang laki laki penghianat yang telah menggoreskan luka di dalam hatinya..
"Kamu kenapa?Apa kamu gak suka berpisah dengan laki laki itu?" tanya Wisnu mencoba mencari sesuatu.
Nadia pun menatap kearah sang kakak..
"Ya tentu saja Nad sangat senang Mas karena sebentar lagi setatus Nad jelas,kemarin kan karena Nad mengandung sehingga Nad memutuskan untuk menunggu Nad melahirkan dan sekarang saatnya. Mas doain ya supaya semuanya di lancarkan." ucap Nadia sembari tersenyum...
Nadia dan Wisnu pun sama sama tesenyum dan setelah itu mereka pun pulang karana Kay tak perlu di rawat hanya saja harus selalu di pantau kondisi badannya..
Sementara itu Jeffry yang mendengar bahwa Nadia sedang berada di rumah sakit pun langsung panik,Jeffry pun langsung menyusul Nadia kerumah sakit..
"Nad kamu baik baik saja kan?" tanya Jeffry ketika melihat Nadia bersama Wisnu dan seorang bayi perempuan yang snahay lucu..
Nadia pun langsung menatap wajah Jeffry yang terlihat sangat panik begitupun dengan Wisnu,akan tetapi Wisnu merasa bahwa Jeffry masih sangat mencintai Nadia karena pada Awalnya Wisnu tahu bahwa Jeffry mencintai Nadia..
Jeffry pun menatap kearah Wisnu dan langsung tesenyum..
"Mas Wisnu bagaimana kabarnya?" tanya Jeffry dengan sedikit canggung..
"Baik Alhamdulillah,kok kamu bisa tahu kami ada di rumah sakit ini?" tanya Wisnu hal itu membuat Jeffry salah tingkah..
Jeffry hanya tersenyum dan kemudian pandangannya mengarah kepada bayi perempuan yang lucu yaitu Kayla..
"Nad ini anak kamu? dia sangat cantik ya bolehkah aku menggendongnya?" tanya Jeffry lirih..
Sepetinya Kayla juga langsung. menyukai Jeffry seperti ada ikatan diantara keduanya..
__ADS_1
Kayla langsung anteng saat berada di gendongan Jeffry sehingga membuat Nadia dan Wisnu pun menjadi heran..
"Loh kok Kayla gak nangis di gendong kamu? wah bisa bisa aku bakalan di lupakan sama Kayla?" ucap Wisnu sembari tersenyum kearah sang adik hal itu membuat Nadia tak enak hati terhadap Jeffry...