
suara motor berhamburan di depan rumah ternyata anggotaku datang dan mereka berkumpul seperti biasa anak-anak berkebun di rumah menghabiskan waktu bersama-sama bercandaria sedikit masalahku berkurang tentang istriku tentang rumah tanggaku anak-anak selalu memberi support aku supaya aku tetap kuat untuk menghadapi masalah yang aku hadapi mereka mengajakku ngopi sebetulnya aku tolak aku nggak enak sama istriku walaupun dia tidak ada di sisiku namun aku tetap memikirkannya setiap kali aku keluar selalu berpamitan dengannya dengan segala hal dan rayuan anak-anak akhirnya aku ikut ngopi bersama mereka ya di sana banyak jalan ya membicarakan hal-hal yang terbaik dan di sana ada penjual kopi parahnya cantik tapi kecantikannya tidak bisa menandingi kecantikan istriku dia orang yang sangat cantik walaupun usianya jauh sama aku tapi paras tanpa dirawat pun masih nampak cantik kulitnya yang lembut bahasanya yang santun namun ketika dia marah bukan bahasa santun yang dilontarkan lagi bahasa kak Hasan yang ada ya bahasa kak Hasan itu sangat kasar bagi dia aku mencintai istriku setelah lama banyak pertikaian yang ada entah mengapa aku saat ini mencintai istriku sedangkan dulu saya mencari cinta di luaran bukan maksud saya saya mencari cinta yang di luar rumah untuk mendapatkan yang baru memang saat itu saya sedang gila sehingga saya tergiur dengan hubungan yang terlarang memang hubungan terlarang tidak sampai aku terjerumus namun penghianatan tetap sebuah penghianatan bagi istriku itu tentang istriku penjual kopi itu selalu menatapku dengan malu-malu yang mendekati aku Mas kok saya nggak pernah lihat Mas di sini apa Mas orang yang baru di sini atau baru datang ke warung saya saya menjawab saya tidak pernah datang ke sini memang karena saya datang ke sini diajak anak-anak untuk minum kopi yang Anda jual perkenalkan nama saya Rony. oh seperti itu makanya saya tidak pernah melihatnya ya saya memang jarang keluar ini tadi ada undangan jadi saya ikut keluar menolak tidak baik dari saya ikut bersama anak-anak ke sini nama saya Rina Mas ya terima kasih Mbak Rina sudah menyamperin saya Mas apa boleh saya minta nomor teleponnya atau wa-nya bisa menambah pertemanan, saya minta maaf ya Mbak sebetulnya tidak apa-apa sih saya kasih tapi saat ini saya ada konflik dengan istri saya jadi saya mohon maaf untuk permintaan Mbak tidak bisa saya berikan ya mungkin lain hari atau gimana kalau suasana hati saya tidak kacau saya akan datang ke sini dan memberikan nomor telepon ke mbak, baik Mas terima kasih sudah mau singgah di kedai saya saya tinggal dulu ya mas karena banyak pelanggan yang memesan dan saya di sini kan sendirian tidak ada kawan jadi saya minta maaf tidak bisa menemani lama-lama selamat menikmati kopi yang saya hidangkan dan terima kasih sudah datang di kedai saya semoga nyaman dan jangan pernah bosan untuk datang kemari Mas, baik mbak terima kasih sebentar lagi saya juga akan pulang takutnya nanti anak saya mencari soalnya mamanya lagi pulang ke rumah orang tuanya saat ini butuh perhatian istri saya, lo lo lo lo lo lo lo lo kenapa tergesa-gesa baru saja duduk belum kita ngobrol banyak kan mbak sendiri kan lagi banyak pelanggan Dan saya tidak mau mengganggu dan kamu adalah raja mohon maaf ya silakan dilanjut, baik Mas terima kasih nanti akan saya lanjut bila ada waktu main sini ya Mas.