Cinta Yang Ternoda

Cinta Yang Ternoda
Capture 16


__ADS_3

Nadia pun terdiam tak berbicara ataupun menanggapi ucapan Jeffry..


"Nad aku bicara sama kamu? Kenapa kamu diam?" tanya Jeffry lirih..


Nadia pun menatap Jeffry dan tersenyum..


"Syukurlah jika kamu ingin menikah,setidaknya kamu telah menemukan tambatan hatimu Mas, dan aku berharap kamu bisa bahagia ya Mas." ucap Nadia sembari menatap kearah langit langit ruangannya..


Hatinya merasakan kesedihan namun dia berusaha tegar di hadapan laki laki yang telah menemukan tambatan hatinya itu...


Jeffry pun tersenyum melihat tingkah Nadia yang menurutnya sedikit berlebihan.


"Nad apa kamu cemburu jika aku menikah dengan wanita lain?Apa kamu gak mau tahu siapa wanita itu?" tanya Jeffry sembari tersenyum bahagia. Jeffry tahu bahwa mungkin perasaannya tak bertepuk sebelah tangan..


Nadia menatap kearah Jeffry dengan tatapan yang tak biasa..


"Maksud kamu apa Mas? Aku tak mengerti? Dan aku juga gak ingin tahu siapa wanita itu,karena aku yakin aku tak mengenalnya." jawab Nadia sedikit jutek..


Jeffry pun langsung menggenggam tangan Nadia dan tersenyum..


"Nad wanita yang aku maksud adalah kamu? Nad kamu tahu aku mencintaimu semenjak kita kuliah dulu hanya saja aku terlambat. Nad mau kah kamu menikah denganku dan Kiya hidup susah senang bersama. Aku tak ingin menjanjikan sebuah kebahagiaan tapi aku akan berusaha untuk memberikanmu sebuah bukti."ucap Jeffry dengan penuh ketulusan..


Nadia pun terdiam seolah tak percaya dengan apa yang di katakan oleh Jeffry. Nadia seolah mimpi dengan apa yang di dengarnya.


"Jangan bercanda Mas itu sama sekali gak lucu." ucap Nadia sembari berdiri menghampiri Kayla..


Jeffry pun bangun dari duduknya dan kemudian menghampiri Kay dan Nadia yang sedikit canggung..


"Aku serius Nad? Aku ingin menjadi Ayah yang baik buat Kayla dan aku juga ingin menjadi seseorang yang bisa kamu percaya untuk menjaga hatimu. Percayalah aku serius dengan ucapanku."jelas Jeffry hal itu membuat Nadia menatap Jeffry sembari menitikan airmata..

__ADS_1


Nadia nampak sedih setelah mendengar apa yang di ucapkan oleh Jeffry.


"Mas apa yang mau kamu harapkan dariku? Aku hanya seorang wanita yang pernah gagal dalam berumah tangga dan aku juga seorang single mom untuk Kayla lalu apa yang kamu harapkan Mas?" tanya Nadia sembari menatap Jeffry dengan berlinang airmata..


Jeffry pun duduk lalu menghapus airmata Nadia dengan penuh kasih sayang..


"Sudah kamu jangan berfikir apapun lagi,aku mencintaimu dengan segala kekuranganmu dan aku hanya ingin kamu yakin kepadaku itu saja." jawab Jeffry dengan penuh kesungguhan...


Isak tangis Nadia semakin pecah dan hal itu langsung membuat Jeffry berani untuk memeluk Nadia..


"Nad sudahlah kamu jangan bersedih lagi,kamu tahu kesedihanmu adalah sedihku. Aku hanya ingin kita melewati semuanya bersama kita besarkan Kayla bersama dan aku juga akan belajar menjadi suami dan Ayah yang baik untuk kalian." Jeffry pun memeluk Nadia dengan sangat erat hal itu membuat Nadia jauh lebih merasa tenang..


Tangis Nadia pun mulai reda dan Jeffry pun melepaskan pelukannya..


"Sudah ya sekarang hapus airmatamu dan lupakan semua rasa sakit yang telah kamu alami selama ini. Aku hanya ingin memilikimu seutuhnya karena sangat sulit bagiku untuk melupakanmu bahkan saat dulu aku mendengar kamu menikah aku pun menjadi frustasi dan memilih menetap tunggal disini namun ternyata Allah itu maha adil Dia membawa kamu dan Kay kembali kepadaku dan dari sana aku yakin bahwa kalian adalah amanah yang harus aku jaga."


"Nad aku gak akan memaksamu untuk menjawab sekarang aku akan selalu menunggu sampai kamu tahu jawabannya dan aku juga gak akan pernah kecewa jika pada akhirnya nanti kamu menolakku dan akupun akan tetap menyayangimu dan Kayla dengan sepenuh hatiku."ucap Jeffry semakin membuat hati Nadia meleleh..


"Iya Mas terima kasih untuk semuanya,aku tak pernah menyangka akan di cintai olehmu dan cintamu sangatlah luar biasa kamu bisa menjaga cinta yang kamu miliki untukku. Terima kasih Mas aku bahagia aku pun gak akan menjanjikan sesuatu yang belum pasti adanya tapi ada satu hal yang pasti kami akan menerimamu dengan lapang dada." jawab Nadia dengan senyuman yang mengembang di wajahnya.


"Tapi aku mau Mas memintaku langsung kepada Ayah dan Bunda. Dan aku gak mau pacaran." ucap Nadia sembari tersenyum malu..


Jeffry pun langsung tesenyum dan kemudian mengangguk..


"Kita ini bukan ABG lagi Nad untuk apa pacaran? Aku hanya ingin menjadikanmu halal untukku dan aku juga ingin Kay menjadi putriku itu saja." jawab Jeffry sembari tersenyum...


🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤


Beberapa bulan kemudian Nadia dan Jeffry beserta Kayla pulang ke Indonesia. Dalam benak Nadia dia masih sedikit trauma dengan kejadian itu namun Nadia tahu cepat atau lambat Nadia juga harus menghadapi semuanya..

__ADS_1


"Jangan takut jikapun kamu bertemu dengan Rudi kamu bisa membicarakannya secara baik baik,bukankah kalian sudah resmi bercerai jadi kamu jangan pernah menakutkan apapun. Dan hak asuh Kay ada di tanganmu jadia kamu jangan takut lagi ya ada aku yang akan selalu ada di depan kamu." Jeffry pun memberikan semangat kepada wanita yang sangat di cintainya itu...


Nadia pun mengangguk dan kemudian tesenyum..


"Iya Mas aku percaya semoga saja kelak kita bisa melewati semuanya ya dan aku mohon Mas jangan sesekali menyakitiku jikapun suatu saat Mas telah menemukan wanita lain Mas jujur saja sama aku,aku akan siap mundur untuk kebahagiaanmu Mas."ucap Nadia hal itu membuat Jeffry menatap Nadia dengab tatapan yang kurang suka namun Jeffry sadar tak mudah untuk seseorang melupakan semua rasa sakit hatinya begitu saja..


Jeffry pun memegang rambut panjang Nadia dan tersenyum..


"Aku tak akan pernah melakukannya kecuali Allah SWT yang telah memisahkan kita. Dan aku juga tak mau berjanji apapun biarlah semuanya Allah yang menuntun jalan kita."ucap Jeffry hal itu membuat hati Nadia sedikit lega...


"Cinta yang sesungguhnya adalah ketika kita bisa menerima segala kekurangan dan kelebihan pasangan kita,bukan tentang bagaimana cara kita bersama dan bagaimana cara kita menunjukan cinta."


Tak lama kemudian Nadia dan Jeffry beserta Kayla tengah sampai di Indonesia tepatnya di bandara internasional Soekarno Hatta mereka pun di jemput oleh Ayah Anggara dan Bunda Jenifer..


Tuan Anggara dan Nyonya Jenifer sangat bahagia ketika melihat Nadia dan Kayla beserta Jeffry yang nampak seperti sebuah keluarga yang utuh..


"Semoga saja dengan Jeffry,Nadia akan bisa menemukan kebahagiaannya dan Bunda berharap Jeffry adalah laki laki yang tepat untuk Nad."ucap Nyonya Jenifer sembari menatap kearah Nadia dan Jeffry yang masih terlihat jauh..


Tuan Anggara pun tersenyum melihat cucunya yang begitu cantik pulang ke Indonesia untuk pertama kalinya.


"Iya Bun,Ayah juga berharap begitu. Bunda lihatlah cucu kita dia terlihat sangat cantik dan juga menggemaskan." ucap Tuan Anggara sembari tersenyum..


Nadia dan Jeffry pun tesenyum kearah Tuan Anggara dan Nyonya Jenifer...


"Assalamualaikum..." sapa Nadia dan Jeffry secara bersamaan..


"Waalaikumsalam sayang bagaimana perjalanan kalian? Wah cucu Oma cantik sekali." tanya Nyonya Jenifer sembari berjongkok dan merenggangkan kedua tangannya untuk memeluk sang cucu...


Kayla pun langsung mendekat kearah Nyonya Jenifer dan kemudian mereka berpelukan..

__ADS_1


"Aduh cucu Oma udah besar ya terus sekarang juga makin cantik saja." ucap Nyonya Jenifer sembari tersenyum..


Setelah menunggu beberapa saat kini Nadia pun pulang kerumahnya untuk segera melakukan acara lamaran bersama Jeffry.


__ADS_2