Cinta Yang Terpisahkan

Cinta Yang Terpisahkan
Bagian 1


__ADS_3

Saat itu bulan dimana pergantian dari SMP ke SMA. Kisah ini terjadi di salah satu SMA favorit di salah satu kota di Jawa timur. Saat itu hari pertama masuk sekolah semua murid baru diantar orang tua kesekolah, tapi ada salah satu murid ia datang sendiri dengan starterpack seperti anak yang cool. Sesampainya ia dipintu gerbang ia ditanya oleh guru yang menjaga untuk mendata murid baru.


"Pagi nak.... siapa namamu?" tanya salah satu guru itu.


"Tegar Bu..." jawabnya singkat


"Mana orang tuamu kok Dateng sendiri kesekolah? Tidak seperti murid murid yang lain?" tanya guru itu lagi pada Tegar.


"Orang tuaku sedang keluar kota ada bisnis Bu jadi gak bisa nganter" jawab Tegar sambil melepas jaket yang dipakainya.


"Owh.... yasudah kamu masuk menuju ruangan kelasmu ya" kata guru itu mempersilahkan masuk.


Setelah Tegar masuk ke kelas dia melihat dan mengamati semua murid baru disekitarnya yang akan menjadi teman barunya nanti. Setelah melihat semua murid baru itu mata dan hati Tegar terpaku pada salah satu murid perempuan yang memang cantik. "Wah aku harus berkenalan dengan dia dan aku harus punya nomor handphone nya" ucap Tegar dalam hatinya. Setelah itu ia duduk dibangku kosong yang ada dibelakang dan setelah itu ada guru yang masuk untuk mengisi ruangan.


"Selamat pagi murid murid" sapa guru itu.

__ADS_1


"Pagi Bu" jawab murid murid bersamaan.


"Sebelum memulai pelajaran kalian perkenalan satu persatu ya supaya kenal semuanya" perintah guru itu untuk semua murid memperkenalkan dirinya.


Setelah semua murid selesai memperkenalkan dirinya Tegar mulai tersenyum karena ia tau nama murid perempuan yang ingin ia dekati tadi. Kini semua murid duduk diam mendengarkan pelajaran yang diberikan oleh guru.


Saat semua pelajaran selesai seluruh murid kini mulai bersiap siap untuk pulang. Sebelum pulang ia duduk diam dan melihat sekelilingnya apakah ada salah satu murid yang ia kenal, dan akhirnya ia menemukan salah satu murid perempuan yang rumahnya berdekatan dengan rumah dia, kebetulan juga ia kenal betul dengan perempuan itu dan akhirnya dia menghampiri temannya itu.


"Hai Viana.." Sapa Tegar pada temannya itu.


"Nggak ada apa apa sih cuma kesepian aja belum ada temen yang ngajak ngobrol.." balas Tegar pada Viana


"Owh...makanya kenalan dong masak sosok Tegar gabisa dapetin kenalan dengan waktu yang dekat" sindir Viana sambil tertawa.


"Dih elu.. bukannya gimana malah ngetawain" jawab Tegar merasa kesal kepada Viana.

__ADS_1


"Hahaha iya iya maap... nih aku Lo sudah punya kenalan" jawab Viana sambil menunjukkan Intan yang duduk disampingnya.


"Iya iya... kalo masalah cari kenalan kamu jagonya" jawab Tegar mengalah.


"Owh iya..... kenalin nih Intan" jawab Viana sambil menyenggol i Intan dengan maksud menyuruhnya berkenalan dengan Tegar.


Intan yang mengerti maksud Viana langsung mengulurkan tangannya sambil berkata "Hai... namaku Intan siapa namamu?"


"Hai juga... Tegar, namaku Tegar" jawab Tegar sambil menjabat tangan Intan.


"Udah jangan lama lama nanti jatuh cinta" kejut Viana memecahkan tatapan Tegar dan Intan.


"Apaan sih...." jawab Tegar dan Intan bersamaan.


"Tuh kan jawab aja barengan pasti bentar lagi ada yang jadian nih" jawab Viana dengan tertawa sambil menyenggol nyenggol Intan.

__ADS_1


"Apaan sih... sudah lah ayok pulang bel udah bunyi tuh" ajak Intan setelah mendengar bel berbunyi.


__ADS_2