Cinta Yang Terpisahkan

Cinta Yang Terpisahkan
Bagian 16


__ADS_3

Tegar pun kembali merebahkan tubuhnya dikasur sedangkan Intan masih melihat sekeliling kamar Tegar yang bagus karena dikelilingi tempat pajangan mainan dan tertata rapi.


"Wahhh... Bagus dan rapi banget kamarmu Yank, banyak mainan tapi tersusun rapi semua lagi wow" ucap Intan.


"Gausah kaget lahh biasa aja" ucap Tegar sambil terus rebahan.


Intan pun langsung duduk disebelah Tegar karena dia merasa cukup lelah hari ini. "Kamu setiap pulang sekolah gini ya? Langsung rebahan gak ganti pakaian atau ngapain dulu gitu" Tanya Intan tentang kebiasaan Tegar sambil ikut merebahkan tubuhnya disamping Tegar.


"Iya kadang kadang juga sampek ketiduran" ucap Tegar sambil menghadap Intan.


"Owh gitu ya" ucap Intan sambil menganggukkan kepalanya.


"Kamu cantik Tan" ucap Tegar secara tiba tiba.


"Ah masa biasa aja lahh" ucap Intan sambil tersenyum.

__ADS_1


"Beneran Tan kamu cantik" ucap Tegar sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Intan.


"Hey.... Hey.... Kamu mau ngapain ini di rumah kamu Lo" ucap Intan menjauhkan wajahnya dari wajah Tegar.


"Udah lah gapapa kok kamarku kedap suara dan aku sudah mengunci pintunya, aku hanya mau menciummu mau kan?" Ucap Tegar sambil tersenyum nakal pada Intan.


"Hmmm yaudah deh, tapi kamu harus janji kalau ada apa apa kamu gak akan ninggalin aku dan kita akan menjaga hubungan ini sampai kelak nanti" ucap Intan mengiyakan ajakan Tegar, namun sebenarnya dia masih takut karena ini pertama kalinya.


"Iya aku janji kok gak akan ninggalin kamu sampai kelak nanti" ucap Tegar sambil memegang kepala Intan dan langsung mencium bibir Intan.


Lama kelamaan Tegar pun mulai bisa dan lancar melakukan hal itu, begitu pula dengan Intan dia mulai melakukan balasan kepada ciuman Tegar seakan akan tidak mau kalah. Setelah lumayan Lama mereka berciuman bibir kini tangan Tegar mulai ikut bergerak, tangannya mulai naik memegang payudara Intan dan meremasnya, sedangkan Intan semakin lihai membalas ciuman sambil merangkul bahu Tegar. Setelah puas mereka pun mengakhiri hubungan tersebut dan langsung merapikan pakaian mereka. Tegar pun melihat jam sudah pukul 16.30 dia pun langsung mengambil pakaian gantinya dan langsung berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, sedangkan Intan kembali rebahan diatas kasur. Selesainya mandi dia langsung menyuruh Intan untuk mandi karena sebentar lagi mereka akan makan dan langsung berangkat menemui Viana karena sudah janji.


"Udah nih Yank mandi sana" perintah Tegar.


"Ohh iya sebentar lagi ya" ucap Intan.

__ADS_1


"Kenapa kok sebentar lagi? Kamu masih ingin lagi?" Ucap Tegar menggoda Intan.


"Ihhh kamu ketagihan terus kan, kalau aku mau ya gak akan berangkat kita nanti" ucap Intan sambil berdiri dan mengambil pakaian ganti yang dibeli tadi, Intan pun langsung berjalan menuju kamar mandi.


Setelah selesai mandi Intan pun berdandan dengan apa adanya dan dengan make up seadanya.


"Yank... aku hanya bawa bedak dan lipstik doang, gapapa ya aku tampil sederhana" ucap Intan sambil menatap wajah Tegar.


"Gapapa kok, mau dandan kayak apa kamu tetep cantik kok" ucap Tegar sambil Tersenyum.


"Ahhh kamu mahh" Intan pun langsung mengalihkan pandangannya dari Tegar untuk menutupi mukanya yang memerah karena dipuji oleh Tegar terus terusan.


"Makasih ya Yank buat tadi jujur itu pertama kalinya aku ngelakuin" ucap Tegar sambil berjalan mendekati Intan.


"Iya sama sama, itu juga pertama kalinya aku ngelakuin hal seperti itu Yank" ucap Intan sambil tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2