
Setelah sesampainya dirumah Tegar membuka ponselnya ternyata ada pesan dari nomor yang tidak dikenal, dia pun bertanya tanya dalam hatinya "nomor siapa ini" tanya Tegar dalam hatinya. Tanpa berpikir panjang Tegar pun membalas pesan itu dan bertanya siapa nama pemilik nomor itu. Ternya ta pemilik nomor itu adalah Intan yang tadi sore dia kasih nomor ponselnya.
Setelah sekian lama mereka chatingan sampai tidak ingat hari sudah mulai petang, Tegar pun bergegas mandi untuk membersihkan tubuhnya karena habis jogging tadi. Setelah mandi dia membuka tudung saji yang ada dimeja makan, ternyata makan malam sudah siap. Dia pun bergegas ke kamar untuk berpakaian dan langsung menuju meja makan untuk makan malam.
Setelah makan dia pun merasa mengantuk, lalu dia berdiri dan berjalan ke arah kamarnya lalu tidur.
Saat pagi telah datang dia pun bangun dari tempat tidurnya lalu melihat jam. Setelah melihat jam yang menunjukkan jam 06.10 dia sontak kaget lalu dia bergegas turun dari tempat tidurnya untuk mandi dan berangkat kesekolah karena sekolahnya dimulai pukul 07.00, setelah selesai mandi dia langsung cepat cepat ganti pakaian dan berlali kedepan menuju mobil. Disana sudah ada sopir yang menunggu dan siap untuk mengantarnya kesekolah.
"Langsung kesekolah apa mampir kemana dulu Mas?" tanya pak sopir pada Tegar
"Langsung kesekolah saja aku sudah telat" jawab Tegar pada sopirnya. Karena takut kesiangan dia sampai lupa tidak sarapan dulu sebelum berangkat tadi.
Sesampainya disekolah dia langsung turun dari mobilnya dan berlari menuju kelasnya. Saat sampai dikelas dia melihat bahwa dikelas masih banyak murid yang belum datang. Dia hanya melihat Viana, Intan, dan juga beberapa teman teman lainnya.
__ADS_1
"Ngapain kamu ngos ngosan Gar?" tanya Viana pada Tegar yang baru sampai sambil bernafas tak teratur.
"Aku bangun kesiangan tadi aku takut telat kesekolah, jadinya aku Buru Buru deh" jawab Tegar dengan nafas yang masih belum teratur.
"Tumben kamu takut telat kesekolah biasanya biasa aja telat, malah sering disengaja telat" ujar Viana sedikit menyindir.
"Apaan sih kamu.. " jawab Tegar dengan sedikit malu.
"Ekhem... Ekhem... ada yang perhatian nihh" ucap Viana mengejek Intan.
"Apaan sih Na... ngejek mulu, btw aku lupa sarapan tadi karena Buru Buru jadi gak sempet deh" jawab Tegar.
"Lahh... kok gak sarapan sih ntar kamu sakit lo gak sarapan" ucap Intan perhatian pada Tegar.
__ADS_1
"Enggak kok santai aja" jawab Tegar dengan hati berbunga bunga karena Intan perhatian padanya.
"Eh jangan gitu, sakit siapa yang tau? Udah ayo ke kantin beli sarapan mumpung kelas belum dimulai" jawab Intan menunjukkan perhatiannya pada Tegar laku mengajaknya ke kantin sekolah untuk sarapan.
"Hmmm... gitu yaa udah kenal lawan jenis lupa sama temen gitu ya aku gak diajak oke fine.... " ucap Viana ngambek.
"Hadeh... gitu aja ngambek, ya ikut aja kali ayok" ajak Intan pada Viana yang ngambek
Viana pun berpikir sejenak mempertimbangkan ajakan Intan mau ikut apa tidak, "Dipikir pikir ngapain dikelas kalau gak ikut" gumam Viana dalam hatinya.
"Hmm... yaudah deh aku ikut tapii traktir ya.. " jawab Viana sampil cengengesan.
"Dih bawel amat sih aku bayarin semua, udah ayok keburu masuk ntar" ucap Tegar sedikit geram.
__ADS_1