
Setelah itu terdengar bel masuk, semua murid mengikuti pelajaran lagi, mereka semua mengikuti pelajaran dengan damai dan tenang sehingga terdengar bel lagi yang menandakan sudah waktunya pulang. Semua murid pun sudah bersiap untuk pulang kerumahnya. Semua murid pun termasuk Tegar, Intan, dan Viana langsung berjalan menuju depan sekolahan untuk menunggu jemputan.
Sesampainya didepan sekolah Intan sudah ditunggu oleh sopir didalam mobilnya, Intan pun langsung pamitan "Eh aku udah dijemput nih aku duluan ya" ucap Intan.
"Iya Tan hati hati" jawab Viana.
"Eh Tan" panggil Tegar pada Intan sambil mendekat lalu berbisik "Nanti sore ketemuan ditaman ya" ucap Tegar berbisik.
"Hmm... Oke jam berapa?" Ucap Intan bertanya.
"Sore aja jam 4 aku tunggu ditaman ya" ucap Tegar.
"Oke siap.... Yaudah aku duluan ya" ucap Intan pamit pada Tegar lalu masuk ke mobilnya.
"Iya hati hati ya" ucap Tegar.
Tak lama kemudian Tegar dan Viana dijemput oleh sopirnya masing masing, mereka pun langsung masuk kemobilnya.
°°°°
Sesampainya Tegar dirumah dia langsung masuk ke kamarnya lalu berganti pakaian. Selesainya berganti pakaian, dia merebahkan tubuhnya di ranjang sambil melihat jam yang ada di handphonenya, jam itu menunjukkan pukul 15.30 Tegar pun langsung berjalan keluar dari kamarnya menuju garasi dimana sepeda motornya berada. Dia pun langsung mengendarai sepeda motornya ke taman, sesampainya Tegar di taman, dia langsung memarkirkan sepeda motornya ke tempar parkir yang sudah di sediakan. Setelah selesai memarkir sepeda motornya dia langsung mengambil ponsel miliknya untuk menelefon Intan.
__ADS_1
"Tung ting tung ting tung ting" suara ponsel Intan berbunyi, dia pun melihat bahwa ada panggilan masuk dan yang menelefon adalah Tegar, Intan pun langsung menjawab telefon itu, "Iya hallo" ucap Intan dalam telefon.
"Kamu di sebelah mana?" Tanya Tegar pada Intan.
"Aku di tempat duduk yang kita gak sengaja ketemu itu Lo" jawab Intan.
"Owh oke aku ke situ" ucap Tegar sebelum mengakhiri panggilan tersebut lalu berjalan menuju tempat dimana Intan berada.
Sesampainya Tegar di tempat Intan berada dia langsung duduk dan bertanya "Udah Lama di sini?" ucap Tegar.
"Enggak kok baru juga nyampek kamu telefon tadi, ada apa ngajak ketemu? Masa udah kangen aja padahal disekolah juga ketemu" ucap Intan bertanya pada Tegar sambil meledek.
"Kangen sih hahaha" ucap Tegar sambil tertawa.
"Aduhhh sakittt Tan" ucap Tegar merasa kesakitan karena dicubit Intan.
"Makanya jawab yang bener jangan bercanda" kata Intan.
"Sebenarnya ada yang mau aku omongin ke kamu sih" ucap Tegar.
"Apaan tuhh" Tanya Intan.
__ADS_1
"Hmm... Ya setelah beberapa hari kita bersama aku merasa nyaman deket sama kamu, kamu mau gak jadi pasanganku Tan?" ucap Tegar mengungkapkan perasaan yang ada dihatinya untuk Intan.
"Hmm gini ya... aku tuh sebenarnya juga nyaman sama kamu aku merasa bahagia saat aku berada di dekat kamu, aku mau kok jadi pasangan kamu tapi aku punya 1 permintaan" ucap Intan.
"Apa tuh permintaanmu" tanya Tegar.
"Kita kan udah dewasa dan aku mau hubungan kita ini serius gak dibuat main main apa kamu mau menemani aku sampai kita tua dan sudah waktunya tiada nanti?" ucap Intan menjelaskan permintaannya.
"Iya Tan akan aku lakukan semua itu, mulai sekarang kita buat komitmen tidak akan meninggalkan dan tidak akan mengucapkan kata putus saat hubungan kita ada masalah, oke" ujar Tegar membuat komitmen antara dia dan Intan.
"Oke mulai sekarang kita sudah ada keterikatan hubungan dan komitmen ya" ucap Intan.
"Oke Tan jadi mulai sekarang kita udah resmi berpacaran ya" ucap Tegar bahagia.
"Iyaa mulai sekarang kita berpacaran inget aku ada dihatimu jangan cari yang lain loo" ucap Intan.
"Iya iya aku gak akan cari yang lain kok, jadi mulai sekarang boleh dong aku panggil kamu sayang" ucap Tegar sambil memegang tangan Intan.
"Boleh kok kan udah pacaran, hmm... jadi aku juga boleh juga dong panggil kamu sayang" ucap Intan sambil bertanya balik pada Tegar.
"Boleh kok masa gak boleh, hmm... ngomong ngomong sebenarnya kamu itu cinta pertamaku Tan jadi aku sedikit kaku" kata Tegar dengan terus memegang tangan Intan.
__ADS_1
"Sama kok sebenarnya kamu itu juga cinta pertamaku, aku belum pernah berpacaran sebelumnya" jawab Intan sambil berdiri dengan maksud mengajak Tegar untuk jalan jalan.