
Yohan mencoba mengerti situasi dan perasaan Irene saat ini.
"Kamu habiskan dulu makanannya," ucap Yohan penuh perhatian.
Irene melanjutkan makannya sampai habis tak tersisa. Masakan mama Ayu benar-benar lezat bahkan kalau Irene boleh jujur lebih enak daripada masakan mamanya.
"Tabemono o arigato.." kata Irene selesai makan.
Yohan tersenyum dan berkata, "Kamu bisa berapa bahasa kalo boleh tau?"
"Eehmm.. Yang pasti 2 Indonesia sama Jepang.. trus bahasa Inggris lalu aku belajar otodidak bahasa korea karena keseringan nonton drakor sama biar bisa ngobrol sama BTS nanti.. Hehe.. sama ehmm.. oh ya bahasa mandarin tapi susah banget kontonasi nadanya," jawab Irene.
"Wah.. kamu multilingual dong.." kata Yohan merasa bangga pada Irene.
"Hehehe.. enggak juga.. aku tipe orang yang suka penasaran dan suka belajar hal baru,, ya gitu deh pokoknya," jawab Irene malu-malu.
"Oh ya.. Nanti aku hubungi mama Ayu buat ucapin makasih buat makanan dan hadiahnya".
"Kamu hari ini free kan?" tanya Yohan.
Irene mengangguk, "Iya aku free.. aku udah izin libur beberapa hari,, kenapa emang?"
"Ayo kita jalan-jalan," ajak Yohan.
"Jalan kemana?"
Yohan hanya menjawab dengan senyuman.
Setelah membersihkan peralatan makannya. Irene bersiap-siap menyusul Yohan yang sudah menunggunya dimobil.
Irene tak tahu kemana Yohan mau membawanya pergi jalan-jalan. Dia tengah asyik mendengarkan alunan musik favoritnya dipemutar musik dimobil Yohan.
__ADS_1
Sampai Irene tersadar dan matanya melihat sekitar jalanan. Dia baru sadar kalau dia tengah melewati tol menuju bandara.
"Hei.. Yohan.. Kamu mau bawa aku kemana?" tanya Irene panik.
"Nanti kamu tau sendiri," jawab Yohan dengan senyumannya yang misterius.
Yohan menambah kecepatan mobilnya. Dan benar saja mereka sampai di bandara. Yohan dan Irene didampingi orang suruhan Yohan berjalan menuju pesawat jet pribadi YS Group.
...****************...
Irene tak tau dengan apa yang terjadi. Tau-tau pesawat sudah mendarat dan tanpa sadar dia sudah berada dimobil dengan atap terbuka bersama Yohan.
"Jalan-jalan sih tapi ya gak sampek Bali juga kan..??!!" ucap Irene setengah berteriak.
Yohan hanya tertawa melihat Irene yang kebingungan.
"Buat ngrubah mood,, jalan-jalan ke Bali tujuan yang tepat.. Apa istilahnya sekarang?"
"Iya.. Kita healing tipis-tipis!!" Yohan tertawa kecil sambil terus melajukan mobil dijalanan pinggir pantai Bali.
"Ini sih bukan healing tipis-tipis lagi namanya... Hahahaha.." Irene pun juga ikut tertawa terbawa suasana.
Suasana dan udara Bali yang begitu menyegarkan membuat perasaan Irene segar kembali. Seperti baru saja di recharge.
"WOOOHHOOOUUWW!!" Irene berteriak sekencang-kencang.
Yohan hanya senyam-senyum melihat tingkah Irene yang sudah mendapatkan semangatnya kembali. Dia semakin menambah kecepatan mobilnya.
Yohan membawa Irene ke sebuah Resort milik YS Group yang mempunyai private beach yang tenang.
Irene dan Yohan berjalan-jalan dengan kaki telanjang menikmati pasir pantai dengan deburan ombak yang tenang.
__ADS_1
Mereka begitu menikmati saat-saat ini.
"Yohan.. Makasih ya," ucap Irene tersenyum senang.
Yohan balas tersenyum, "Iya sama-sama.. Perasaanmu lebih baik kan sekarang?"
Irene mengangguk dan berlari mengejar ombak.
"Hei.. Hati-hati..!!" teriak Yohan.
Irene tertawa gembira menikmati ombak hingga pakaiannya basah semua.
Yohan melihat pakaian dalam Irene yang tembus pandang segera berinisiatif melepas kemejanya. Dan menutupi tubuh Irene yang basah.
Irene menatap tubuh Yohan yang setengah telanjang. Tubuh Yohan yang atletis membuatnya tersipu malu dan salah tingkah mengatur pandangannya.
"Hei.. Kenapa kamu kasih bajumu ke aku? Bagaimana kalo kamu nanti kedinginan?" ucap Irene setengah panik.
"Bali itu panas, gak mungkin aku kedinginan," jawab Yohan tak peduli,
"Lagipula yang penting sekarang.. Ehem.. Dalaman kamu kelihatan," sambung Yohan sedikit malu mengatakannya.
Sontak Irene melihat bagian dadanya. Dan benar saja memang transparan karena dia memakai kaos putih. Wajah Irene merah padam menahan malu.
"Ma..makasih," ucap Irene kemudian.
Yohan memalingkan pandangannya.
Keduanya diam tak banyak bicara. Mereka sama-sama salah tingkah dan bingung dengan pikirannya masing-masing.
Pemandangan langit dan air laut yang berubah jingga membuat pikiran mereka menjadi tenang. Sunset di Bali memang sungguh menakjubkan.
__ADS_1
Yohan mengajak Irene kembali ke resort untuk beristirahat dan membersihkan diri.