Contract Dating (Pacaran Kontrak)

Contract Dating (Pacaran Kontrak)
22. KALAH SAING


__ADS_3

Irene termenung sejenak. Ia mencoba menata hati dan pikiran rasionalnya.


"Yohan kedepannya aku gak akan melakukan kesalahan dan akan melakukan kontraknya dengan baik.. Jadi kamu gak usah cemas," Irene mencoba tersenyum walau terpaksa.


Ya.. Ini semua hanya kontrak dan akan segera berakhir. Sudah sebulan berlalu dan hanya tinggal 3 bulan lagi. Batin Irene optimis.


Tatapan Yohan berubah. Setelah itu ia hanya menghela nafas.


"Iya.. lakukan kontraknya dengan baik," jawab Yohan sambil menatap kearah laut.


Kontrak sialan itu!! Gimana caraku membatalkan kontraknya ya.. Tapi apa Irene juga punya perasaan yang sama denganku??


Batin Yohan berkecamuk.


"Serahkan aja padaku. Meskipun aku ini bukan artis sinetron tapi aku juga bisa akting kan," Irene membanggakan dirinya.


Yohan hanya bisa tersenyum dan mengacak-ngacak rambut Irene.


"Aah.. Stop!!" teriak Irene sedikit sebal.


"Sekarang giliran kamu yang cerita," pinta Yohan.


"Aku? Cerita soal apa ya..??" ucap Irene setengah berpikir.


"Atau apa rencanamu setelah kontrak kita berakhir?" Yohan menatap Irene lekat-lekat, "Apa mungkin kamu akan melakukan kencan buta lagi seperti sebelumnya?"


Irene menggelangkan kepalanya.


"Enggak.. Aku akan benar-benar jujur dan memberanikan diriku untuk mengatakan yang sebenarnya pada mamaku," ucap Irene dengan tatapan pasrah.

__ADS_1


"Apa itu ada hubungannya dengan yang terjadi kemaren itu?" tanya Yohan sedikit ragu.


Irene mengangguk pelan, "Aku kira semua sudah berakhir.. Tapi saat menghadapinya lagi aku masih belum bisa".


Pandangan Irene kosong menatap laut malam.


Yohan tak ingin merusak suasana yang susah-susah dibuatnya ini. Ia mencoba mengalihkan pembicaraan.


"Ehemm.. Lalu apa ada rencana lain setelah itu?"


"Aaah.. Aku mau nonton konser oppa Suga sama pergi ke Korea," jawab Irene dengan polosnya. Ekpresinya berubah seperti mendapat angin segar.


"Suga? Siapa dia?" Yohan mengernyitkan dahinya.


"Kamu gak tau oppa Suga???? Bencana.. Sungguh bencana..." Irene menatap Yohan tak percaya.


Yohan menutup mulut Irene yang membuat Irene meronta-ronta kemudian.


"Kapan kamu mau berhenti ngomongin si Suga itu?" kata Yohan kesal.


"Fwaahh.. Salah kamu sendiri gak tau oppa Suga ku. Makanya ku kasih tau betapa hebatnya oppa ku satu itu.." ucap Irene setelah berhasil melepaskan diri dari bungkaman tangan Yohan yang menutup mulutnya.


Irene menunjukkan wallpaper ponselnya.


"Dan masih ada oppa-oppa ku yang lain, Kim Nam-joon, Kim Seok-jin, Min Yoon-gi, Jung Ho-seok, Park Ji-min, Kim Taehyung, Jeon Jung-kook, BTS!"


Yohan merebut ponsel Irene dan memandang layar wallpapernya yang terpampang wajah 7 pria korea yang tampan.


Jadi ini tipe cowok yang disuka Irene? Kok aku kesel ya.. Apa kubuang aja ini hpnya ke laut..

__ADS_1


Batin Yohan merasa iri dengan para anggota member BTS itu.


"Hei.. Kamu mau apakan hpku? Sini balikin gak!!" Irene mencoba merebut ponselnya.


Terjadi adegan saling rebut dan menghindar ala Irene dan Yohan.


Kaki Irene sedikit lemas dan karena pasir pantai ia tak kuasa menahan keseimbangannya. Badan Irene limbung dan menubruk Yohan tepat diatasnya.


"Uups.. Sorry.. Hehe" kata Irene cengengesan.


Irene mencoba bangun tapi ditahan oleh Yohan.


"Pilih aku atau si Suga itu?" tatap Yohan serius.


"Kamu gila ya?! Ya jelas oppa Suga lah.. " jawab Irene spontan.


"Hei.. Aku ini pacarmu sekarang. Meskipun kontrak tapi kita tetap pacaran saat ini. Dan kamu lebih memilih laki-laki lain selain pacarmu," Yohan semakin mengeratkan pelukannya.


"Aduh.. Lepasin dulu.. Kita lagi berdua gak ada orangtuamu atau mata-mata disini," Irene meronta-ronta.


"Kontrak tetap kontrak kan.. Pasal ke 3 pihak kedua harus menuruti keinginan pihak pertama," ucap Yohan menjelaskan.


"Iya.. Iya.. Kontrak sialan.. Aku pilih kamu.. Puas! Lepasin dulu ini," Irene pun pasrah menuruti keinginan Yohan.


Yohan pun melepaskan pelukannya dan tersenyum puas.


*Wallpaper hp Irene^^


__ADS_1


__ADS_2