CURSE EYE

CURSE EYE
Chapter 24


__ADS_3

Pagi itu Rico terbangun dari kursi meja belajar Keyla. Terlihat sudah pukul 6 pagi, Rico menoleh ke tempat tidur, Keyla sudah tidak ada di kamar. Tampaknya gadis itu sudah bangun dari tidurnya.


Rico kemudian berjalan menuju keluar kamar, dan celingukan mencari Keyla. Rumah Keyla sangat luas, jadi sedikit lama untuk Rico mengingat-ingat lokasi yang ada di rumah itu.


Beberapa menit kemudian Rico tiba di kolam ikan belakang rumah Keyla. Ternyata Keyla ada disana, duduk di kursi cantik dengan hiasan motif bunga pada senderannya.


Keyla terlihat sangat anggun pagi itu dengan dress warna putih bersih selutut. Ia nampaknya sedang bermain dengan ikan-ikan kecil yang ada di kolam tersebut. Rico langsung bergegas menghampiri Keyla.


"Hei Rico, lo udah bangun?" Ucap Keyla sembari tersenyum simpul menatap Rico.


"Eh u-udah kok hehe." Jawab Rico terbata-bata. Rico merasa salah tingkah di hadapan Keyla pagi itu.


"Gue sengaja gak bangunin lo tadi pagi, lo pasti begadang kan kemarin malam?" Ucap Keyla.


"Kok lo tahu gue begadang?" Tanya Rico.


Keyla kemudian tersenyum dan tidak menjawab pertanyaannya Rico, namun langsung mengalihkan pembicaraan.


"Papa dan mama katanya masih di rumah bi Edah, entar sore baru pulang." Kata Keyla.


"Oh gitu? Ya udah gak apa-apa, gue disini aja dulu nemenin lo, lagian juga ini hari minggu." Jawab Rico


"Co, sepertinya gue gak jadi hari ini ke sekolah, hari ini sepertinya sekolah tutup karna minggu." Ucap Keyla.


"Besok aja Key, gue yg anter sekalian gue berangkat sekolah besok gue jemput lo ya."


"Oke, oh iya, gue mau beli minum dulu di minimarket depan rumah ya, lo mandi aja dulu." Ujar Keyla kemudian pergi dan keluar dari rumah.


Rico yang masih duduk di tepi kolam ikan itu merasa ada yang aneh dengan perkataan Keyla barusan, kenapa Keyla tahu dia begadang kemarin malam? Sedangkan dia saja sudah tertidur lebih awal dari Rico. Rico kemudian beranjak dari tempatnya dan pergi menuju kamar mandi.


Beberapa menit kemudian Keyla datang dengan membawa 2 lemon dingin dan menuju ke tepi kolam. Sambil menunggu Rico mandi, Keyla membuka handphonenya dan melihat-lihat beranda twitternya.


Di berandanya muncul update story dari kelas XII-3, disana terlihat foto ruangan kelas dengan siswa-siswi kelas XII-3 tanpa dirinya dan tanpa Rico, sepertinya itu di ambil setelah Keyla keluar dari sekolah. Namun di foto itu terlihat banyak wajah-wajah aneh yang bukan anggota siswa-siswi kelas XII-3. Terlihat ada 5 orang yang berwajah menyeramkan di foto itu 2 orang wanita dengan dahi yang retak dan berdarah, 1 orang pria yang terlihat lehernya bengkok seperti patah dan 2 orang lagi wanita yang menyerupai kuntilanak.


"Sekolah jadi angker seperti ini.. " Ucap Keyla kemudian menaruh handphone nya.


Beberapa menit kemudian Rico datang dari kamar mandi dan duduk di samping Keyla.

__ADS_1


"Ada apa Key? Kenapa wajah lo seperti cemas begitu?" Tanya Rico.


"Gue tadi lihat postingan terbaru dari kelas XII-3 Co, gue lihat ada beberapa arwah gentayangan yang ikut tertangkap di foto itu. Jadi gue merasa cemas aja, sekolah kita jadi angker seperti itu karena ulah Monic dan Bryan yang menebarkan tanah kuburan di area sekolah." Jelas Keyla.


Rico kemudian mengambil handphonenya dan melihat foto yang di bilang Keyla barusan. Rico sama sekali tidak melihat setan gentayangan yang tertangkap di foto itu. Namun Rico merasa merinding mendengar penjelasan Keyla barusan.


Beberapa menit kemudian Keyla mendengar ada suara yang mengetuk pintu ruang tamunya yang ada di depan.


"Eh Co, tunggu bentar ya, gue seperti dengar ada yang ketuk pintu." Ucap Keyla kemudian beranjak dan bergegas ke ruang tamu. sesampai disana Keyla langsung membuka pintu dan melihat Lia, anak bi Edah datang ke rumah.


"Eh, Lia!" Ucap Keyla kaget.


"Bukannya kamu kemarin kecelakaan? Udah sembuh? Dan.. Kamu kesini sama siapa?" Keyla penuh penasaran.


Keyla kemudian mengajaknya duduk di sofa ruang tamu.


"Tunggu sebentar ya Lia, aku ambilin teh hangat buat kamu." Ucap Keyla.


Keyla kemudian pergi ke dapur, namun tiba-tiba handphonenya berbunyi ada panggilan masuk dari mamanya.


"Halo ma."


"Kenapa ma?! Oh iya Lia datang ke rumah ma, katanya dia udah mendingan dan mampir disini." Jelas Keyla.


Telepon seketika hening beberapa detik..


"Halo.. Ma?, mama dengar suara ku kan?"


"Lia sudah meninggal dini hari tadi nak." Jawab Mama Keyla.


Suasana hening seketika. Handphone Keyla terjatuh di lantai, disaat yang bersamaan kemudian Rico datang.


"Key!! Lo gapapa kan? Lo bikin teh buat siapa?" Tanya Rico.


Keyla belum menjawab tapi Rico merasakan hawa dingin yang membuatnya merinding.


"Key, ayo kita keluar dulu." Ucap Rico yang mulai faham dengan ke janggalan pagi itu di rumah Keyla. Rico dan Keyla kemudian pergi dari rumah karena Rico merasa di rumah Keyla pagi itu suasannya sedikit horror.

__ADS_1


"Key, lo liat apa tadi?" Tanya Rico.


"Gue liat arwah anak bi Edah Co." Jawab Keyla.


"Anak bi Edah? Maksud lo yang kecelakaan itu?!"


"Iya, kata mama dia udah meninggal tadi dini hari, tapi sebelum mama telpon gue sempat ajak dia ke sofa ruang tamu gue fikir dia bukan Roh." Jelas Keyla.


"Gue udah ngira, lo pasti lihat sesuatu tadi, soalnya gue merinding pas nyari lo ke dapur tadi." Ucap Rico.


"Co, sebaiknya kita ke rumah bi Edah sekarang ya, gue mau cari papa sama mama disana." Ajak Keyla.


1 jam kemudian. Rico dan Keyla sampai di rumah bi Edah. Rumahnya sudah ramai, sepertinya para tetangga sudah tahu berita kematian Lia.


"Nak Keyla, mama disini." Teriak mama Keyla yang duduk di antara banyaknya tamu yang datang.


Keyla kemudian menghampiri mamanya dan di susul Rico di belakangnya.


"Ma, boleh aku lihat mayat Lia?" Tanya Keyla.


"Boleh nak itu ada di sebelah sana." Jawab mama Keyla sambil menunjuk ke arah sudut rumah itu.


Keyla berjalan mendekati mayat Lia, ada Bi Edah yang menangis tepat di samping mayat Putrinya.


"Bi.. Yang tabah ya, bi Edah pasti sangat merasa terpukul dengan kepergian Lia." Ucap Keyla sembari mengelus-elus punggung bi Edah.


Keyla melihat Mayat Lia, dan Keyla sangat terkejut.. Ternyata mayat Lia meninggal dengan keadaan yang mengenaskan, kepala bagian kirinya retak, bagian perutnya yang sobek sampai terlihat bagian dalam perutnya."


Keyla berpikir, tadi arwah Lia datang mencari Keyla pasti untuk meminta pengembalian arwah, karena meninggalnya dalam keadaan yang tidak wajar seperti ini.


Keyla pun berlari menuju keluar gerbang rumah itu, dan mencari tempat sepi di sekitar rumah itu, kemudian memanggil arwah Lia.


"Lia.. Datang lah kesini, aku Keyla pemilik mata kutukan akan mengembalikan arwah mu agar tidak gentayangan di bumi!" Ucap Keyla.


Beberapa menit kemudian arwah Lia datang.


"Keyla.. Akhirnya ada yang bisa membantu ku.. Maafkan aku merepotkan mu" Ucap arwah itu.

__ADS_1


Keyla kemudian tersenyum, dan mengambil Magic water dari dalam tasnya, kemudian memercikannya beberapa tetes di arwah tersebut.. Arwah itu nampak semakin lama semakin memudar dan hilang."


__ADS_2