CURSE EYE

CURSE EYE
Chapter 25


__ADS_3

Terdengar suara bel di depan rumah Keyla pagi itu. Mama Keyla yang sedang membersihkan halaman rumahnya melihat Rico yang berdiri di depan gerbang rumahnya.


“Eh nak Rico.. mau jemput Keyla ya?” sapa mama Keyla sembari berjalan ke arah gerbang dan membuka gerbangnya.


“Iya tante.” Ucap Rico. Motor Rico memasuki halaman rumah Keyla. Kemdian mama Keyla mengajaknya masuk ke ruang tamu.


“Tunggu sebentar ya nak Rico.. tante cari Keyla ke kamar dulu, sepertinya dia belum bangun.” Ucap Mama Keyla dan naik ke lantai dua.


“Tok tok tok.. Keyla, buka pintunya nak” teriak mama Keyla dari luar pintu kamar Keyla. Keyla yang mendengar suara mamanya langsung terbangun dan beranjak dari tempat tidurnya kemudian membuka pintu kamarnya. Sebelum mamanya memberitahu, Keyla sudah melihat Rico yang ada di lantai satu sudah duduk di sofa ruang tamunya, Keyla kemudian tersenyum.


“Belum juga mama ngomong apa-apa kamu udah senyum-senyum gitu.” Ucap mamanya kemudian tertawa lirih.


Keyla kemudian bergegas mandi dan memakai pakaian rapi untuk datang ke sekolah pagi itu. Kemeja putih dengan rok hitam selutut membuatnya terlihat sangat modis. Keyla tidak menggunakan seragam sekolah karena ia sudah bukan bagian dari warga sekolah lagi. Namun kedatangannya pagi ini hanya untuk membersihkan sekolah dari setan-setan gentayangan yang akan membahayakan warga sekolah nantinya.


“hei Rico.. maaf ya lama nunggu.” Ucap Keyla kemudian menghampiri Rico dan berdiri di depan Rico.


“i-iya gak apa-apa kok.” Jawab Rico. Ini kali ke sekian Rico terpesona dengan kecantikan Keyla. Nampaknya Rico menjadi gugup dan canggung di hadapan Keyla.


“Eh.. malah bengong. Ayo berangkat!” Ucap Keyla kemudian menepuk Pundak Rico.


“e-eh.. iya ayo!!” rico kemudian beranjak dari Sofa.


Mereka berdua kemudian berpamitan dan berangkat menuju ke sekolah.


Sepanjang perjalanan menuju ke sekolah Keyla dan Rico mengobrol di atas motor.


“Co, lo kemarin ke taman kota ya? Pulang dari nganter gue ke rumah.” Tanya Keyla.


Rico kaget. Kenapa Keyla bisa tahu bahwa dirinya kemarin ke taman Kota? Padahal Rico tidak memberi tahu Keyla dan sama sekali tidak update status apapun tentang taman Kota kemarin.


“maaf gue gak ngasih tahu lo soalnya kemarin mendadak gue kesana disuruh mama gue COD pesanan mama gue Key.” Jelas Rico. Beberapa menit kemudian mereka sampai di sekolah. Motor Rico tiba di parkiran sekolah. Siswa-siswi yang melihat Keyla datang tampak memperhatikan Keyla dan berjalan menjauh seakan mereka membenci Keyla. Rico yang melihat itu merasa sangat kasihan kepada Keyla.


“Berarti sekarang kita ke ruang kepala sekolah dulu ya untuk minta izin?” Tanya Rico.


“Iya, kalo lo mau langsung ke kelas gak apa-apa kok biar gue sendiri aja yang menghadap pak kepala sekolah.” Ucap Keyla. Keyla pun berjalan menuju ke ruang kepala sekolah. Namun siswa-siswi yang melihatnya datang ke sekolah memperhatikannya dengan tatapan mata benci. Keyla menoleh salah satu siswi yang memperhatikannya berjalan namun siswi itu bergegas lari, Keyla hanya tersenyum dengan tatapan mata yang gelap. Dia sudah terbiasa di bully dan di kucilkan sejak kecil.


Beberapa menit kemudian Keyla sampai di ruang kepala sekolah.

__ADS_1


“permisi..” Ucap Keyla sembari membuka handel pintu itu.


“Iya silahkan masuk.” terdengar pak kepala sekolah menyahut dari dalam.


Keyla pun masuk ke ruangan tersebut.


“Selamat pagi pak.”


“Pagi Keyla, ada apa?” tanya pak kepala sekolah.


“Maaf mengganggu waktu bapak, saya datang kesini karena saya ingin membantu membersihkan area sekolah ini yang mungkin sudah tercemar oleh arwah gentayangan pak.” Jelas Keyla.


Pak kepala sekolah hanya terdiam menatap Keyla seakan tidak menyetujuinnya.


“Bapak boleh saja tidak percaya dengan apa yang saya katakan dan bapak boleh saja mengusir saya setelah saya melakukan pembersihan area sekolah ini, namun tolong izinkan saya melakukannya kali ini saja, saya tidak mau kejadian kerasukan siswa terjadi lagi di sekolah ini.” ucap Keyla memohon kepada pak kepala sekolah.


“Baik Keyla, saya izinkan karena niat kamu baik. Tapi saya minta jangan sampai terjadi kekacauan lagi seperti waktu lalu ya.” Ujar pak kepala sekolah.


Keyla sangat senang dan berterimakasih dengan pak kepala sekolah. Kemudian pak kepala sekolah mengumpulkan seluruh warga sekolah, mulai dari guru-guru, staff administrasi sekolah, pedagang di kantin sekolah dan seluruh siswa-siswi. Setelah beberapa menit akhirnya semua warga sekolah telah berkumpul di lapangan sekolah.


“Selamat pagi, disini kita kedatangan tamu mantan siswi sekolah kita, Keyla." Keyla berdiri di samping pak kepala sekolah, para siswa-siswi yang berbaris di lapangan nampak risih dengan kedatangan Keyla. mereka meenyoraki Keyla yang ada di depan.


“Ada apa lagi gadis monster itu datang ke sekolah pak? Bikin masalah lagi ya?” ucap salah satu siswa nyeletuk dari tengah barisan.


“Semuanya tolong tenang, kedatangan Keyla kesini untuk menawarkan bantuan kepada saya dan semua warga sekolah, seperti yang kita tahu belakangan ini suasana sekolah nampak berubah dan sedikit angker, banyak siswa-siswi yang sering kerasukan, maka dari itu Keyla menawarkan bantuan untuk mengusir arwah-arwah jahat yang bergentayangan di sekolah kita.” Jelas pak kepala sekolah.


Tiba-tiba ada salah satu siswa yang mengancungkan tangannya.


“Mohon maaf pak, saya tetap tidak yakin dan tidak percaya dengan gadis itu.” Ucap salah satu siswa.


Keyla kemudian mengambil microfon-Nya.


“Mohon maaf saya datang kemari mungkin mengganggu kenyamanan kalian semua, saya memutuskan untuk datang hari ini kesini karena saya melihat satu foto yang di unggah di twitter oleh siswa-siswi kelas XII-3 di twitter. Saya melihat di sana ada foto Bersama seluruh anggota kelas XII-3. Namun saya melihat beberapa kejanggalan di foto tersebut, seperti ada beberapa wajah-wajah yang tidak saya kenal dan tidak pernah saya lihat di sekolah ini sebelumnya, wajah-wajah itu terlihat mengerikan dan seperti bukan manusia.” Jelas Keyla.


para siswa-siswi yang berbaris tertawa mendengar penjelasan Keyla.


“Dasar gadis halu.” Celetuk salah satu siswi. Spontan semua siswa dan siswi mengatakan hal yang sama kecuali Rico yang berdiri di barisan paling depan. Rico merasa sangat cemas akan apa yang terjadi. Dia tidak mau lagi melihat Keyla di permalukan seperti ini. Keyla kemudian Kembali mengambil microfonnya.

__ADS_1


“Baik, jika semua orang disini mengatakan saya halu dan mengarang cerita, maka izinkan saya untuk membuktikan bahwa arwah-arwah gentayangan itu memang ada disini bahkan pagi ini beberapa dari mereka ada yang ikut berbaris di sini.” Jelas Keyla.


Seketika semua siswa dan siswi terdiam. Dan merasa takut. Keyla kemudian menunjuk ke barisan paling belakang di antara mereka.


“Kamu.. yang ada di barisan paling belakang, yang berdiri tepat di bawah pohon beringin, silahkan tunjukkan bahwa dirimu ada disini.” Ucap Keyla kepada salah satu arwah gentayangan yang ada disana.


Tiba-tiba angin kencang bertiup di halaman sekolah itu. Siswa yang mengatakan Keyla gadis monster tadi tiba-tiba menjerit.


“aaaaaakkkhhh, tolong ada yang mencekik leherku, tolonggggh!!” teriak siswa tersebut. Semua warga sekolah ketakutan. Siswa itu terus tercekik oleh arwah gentayangan sampai tersimpuh di tanah karena kesakitan.


“Sudah cukup, sekarang hentikan!” teriak Keyla kepada arwah gentayangan itu. Arwah itu Kembali ke bawah pohon di barisan paling belakang, dan siswa yang dirasuki tadi merasa sudah tidak tercekik lagi.


Seluruh warga sekolah termasuk pak kepala sekolah bengong dan tidak bisa berkata apapun.


“Bagaimana? Apakah masih ada yang menyebut saya halu atau gadis gila?” tanya Keyla kemudian tersenyum. Dengan tatapan matanya yang sangat gelap.


Pak kepala sekolah mengambil microfon.


“Baik Keyla, saya dan seluruh warga sekolah mengizinkan kamu mengusir semua arwah gentayangan yang ada di sekolah ini.” Ucap Pak kepala sekolah.


Keyla kemudian turun dari tempat microfon dan berdiri di tengah lapangan. Siswa-siswi yang ada di sana langsung minggir dan menonton Keyla seakan menonton pertunjukan pameran sekolah.


“Baik.. saya Keyla sudah hadir pagi ini di sini, silahkan keluarlah kalian semua arwah maupun setan gentayangan yang ada di sekolah ini.” Teriak Keyla dari tengah lapangan.


Beberapa detik kemudian angin kencang Kembali bertiup di tengah lapangan. Aroma busuk dan bau anyir darah tercium bahkan oleh semua warga sekolah. Warga sekolah nampak berkumpul di satu area karena ketakutan, namun mereka tetap menonton Keyla.


Arwah-arwah dan setan gentayangan itu muncul satu persatu di depan Keyla dengan bentuk beraneka ragam. Mereka berbaris di hadapan Keyla. Keyla kemudian mengambil botol yang berisi magic water dari dalam tasnya dan memercikkannya di semua arwah-arwah dan setan gentayangan tersebut. Keyla menyaksikan satu persatu mereka sirna dan menghilang dari area sekolah.


Aura sekolah langsung berubah cerah. Siswa siswi merasa takjub dengan Keyla, dan rasa takut mereka barusan hilang.


Pak kepala sekolah Kembali mengabil microfonnya.


“Baik.. apakah prosesnya sudah selesai Keyla?” tanya pak kepala sekolah.


Keyla tersenyum dan mengangguk.


“baik.. sebagai ucapan terimakasih saya dan semua warga sekoah karena sudah merasa sangat terbantu, Keyla mulai hari ini sudah Kembali menjadi siswi sekolah ini.” Ucap Pak kepala sekolah. tampak Rico yang berdiri di tengah kerumunan tersenyum melihat Keyla sudah berhasil menjalankan misinya hari ini.

__ADS_1


__ADS_2