CURSE EYE

CURSE EYE
Chapter 29


__ADS_3

Matahari terlihat menyinari halaman rumah Keyla yang luas dan penuh rumput hias. Keyla masih mengusap-usap matanya di tempat tidur. hari ini adalah hari minggu, Keyla beranjak pelan dari tempat tidurnya menuju cermin yang terpasang di dinding kamarnya. gadis itu melihat wajahnya yang baru bangun, terlihat lingkaran hitam di bawah matanya.


"ahh.. sekarang akan ku namai diriku gadis mata panda." ucapnya.


Keyla tidur larut malam kemarin, dia bahkan hampir tidak bisa tidur sampai pagi. entah kenapa setelah mimpi tentang gadis kecil itu Keyla menjadi beban saat ingin tidur, dan menjadi gelisah. namun syukurnya kemarin Keyla tidak bermimpi tentang gadis kecil itu lagi. Namun Keyla merasa sangat penasaran tentang mimpi itu dan ingin mencari tahunya.


"Aku harus mencari tahu kemana?." ucap Keyla.


Keyla beranjak ke luar dari kamarnya. ia melihat sudah ada sarapan di atas meja pagi itu namun suasana rumah sepi, tidak ada papa dan mamanya.


"papa sama mama ke mana ya?" ucap Keyla sembari menoleh ke halaman rumah tampak lengang tanpa mobil papanya yang biasanya terparkir di sana. Keyla kemudian balik ke kamarnya dan mengambil ponselnya.


terlihat di layar ponsel nya satu pesan dari mamanya.


"Keyla, papa sama mama mau pergi belanja sebentar di kota mungkin balik agak sore." - Mama.


setelah membalas pesan itu Keyla kemudian meletakkan ponsel nya di atas meja dan pergi ke halaman rumahnya, duduk di dekat kolam ikan miliknya. Keyla teringat malam kemarin saat bersama Rico, hari itu adalah hari yang paling spesial bagi Keyla.


"Rico sedang apa ya?." gumamnya.


keyla kemudian mulai mengetikkan pesan pada Rico pagi itu.


"Hei, Lo lagi apa?." - Keyla.


Keyla menunggu beberapa menit, akhirnya Rico membalas pesannya.


"Hei, gue baru bangun nih.. " - Rico.


"Hemm.. " balas Keyla.


"Bosan juga ya di rumah sendiri.. apa aku main ke rumah Rico aja?." batin Keyla.


Keyla akhirnya memutuskan untuk pergi ke rumah Rico pagi itu. Keyla mulai bersiap-siap dan pergi ke rumah Rico. Gadis itu menghidupkan sepeda motornya dan melaju menjauh dari rumahnya. beberapa menit kemudian Keyla sampai di depan rumah Rico.


"Tok.. tok.. tok, permisi.. "

__ADS_1


Rico kemudian membuka pintu rumahnya, Keyla yang berdiri di depan pintu seketika gugup saat Rico membuka pintu rumah dan berdiri di depannya.


"Eh?.. Gak bilang-bilang mau kesini, tau gitu kan gue jemput ya." ucap Rico sambil tersenyum.


"I-iya, barusan gue mendadak aja mau keluar rumah soalnya bosen di rumah sendirian." jawab Keyla.


Rico kemudian mengajak Keyla masuk ke rumahnya, ini pertama kali Keyla ke rumah Rico. matanya memperhatikan seluruh isi ruangan, rumah Rico tidak kalah besar dengan rumah Keyla ternyata.


"Gue juga lagi sendirian di rumah Key, papa sama mama gue lagi ke kebun." ucap Rico.


Keyla kemudian duduk di sofa ruang tamu Rico. Rico kemudian mengambil remot dan menghidupkan televisi lalu duduk di sebelah Keyla. Rico hanya menghidupkan Televisi namun matanya menatap Keyla yang ada di sampingnya.


"Lo kenapa sih natap gue teruss?!" ucap Keyla wajahnya memerah karena malu.


Rico kemudian tersenyum.


"Tenang aja.. gue cuma berani natap lo aja kok, gak bakal berani macem-macem sama lo." ucap Rico. Keyla terlihat sangat cantik pagi itu, rambutnya yang hitam dan panjang dibiarkan terurai, hanya di hiasi dengan pita berwarna pink pada poni nya. Dress casual berwarna merah muda membuatnya terlihat manis, yang membuat Rico selalu ingin menatapnya berlama-lama.


"hmm Co, gue mau ke toilet, toilet lo sebelah mana?" Tanya Keyla sembari beranjak dari samping Rico.


"Tok.. tok.. tok.. "


"Tunggu bentar Co.." teriak Keyla.


Beberapa menit kemudian Keyla membuka pintu toiletnya, Rico sudah berdiri menunggunya di depan.


"Heii lo nungguin gue ternyata." ucap Keyla sambil tertawa lirih.


Rico tersenyum.


"Gue ajak lo jalan-jalan keliling rumah ini ya?" Tanya Rico.


Keyla pun ikut ber jalan-jalan keliling Rumah Rico, namun Keyla merasa aneh kenapa Rico berjalan mendahuluinya? ini tidak seperti biasanya. biasanya Rico selalu berjalan beriringan di sebelahnya. Keyla di ajak berhalan-jalan ke halaman belakang rumah Rico lewat pintu belakang, otomatis Keyla tidak melewati ruang tamu tempatnya tadi duduk. namun Keyla mendengar suara televisi yang masih menyala di ruang tamu.


"Rico, lo gak matiin dulu televisi nya? kan gak ada yang nonton." ujar Keyla.

__ADS_1


"Gak usah di matiin." jawab Rico.


Keyla merasa aneh, tadi Rico justru menatapnya terus-terusan, sekarang malah cuek sekali, bahkan di ajak ngomong pun tidak menoleh sama sekali. namun ternyata di ruang tamu Rico masih duduk menonton televisi.


"Keyla kok lama ya di toilet?" Ucapnya kemudian beranjak dari sofa dan menuju tolilet. Rico melihat pintu toilet terbuka, Keyla sudah tidak ada di sana.


"Loh Keyla kemana?! " Rico mulai gawat.


Rico kemudian melihat juga pintu belakang yang menuju halaman belakang rumahnya terbuka. Rico kemudian bergegas ke halaman belakang rumahnya, dia melihat Keyla berjalan-jalan sendirian di halaman belakangnya.


"Keyla!! lo ngapain disana?!" teriak Rico dari belakang.


Keyla spontan menoleh ke belakang, keyla melotot, kemudian melihat sosok Rico yang ada di depannya tadi. namun sosok Rico yang diikutinya tadi sudah hilang tiba-tiba. Keyla mematung di tempat, Rico kemudian menghampirinya.


"Key.. lo kenapa jalan-jalan disini sendirian? dan kenapa lo tahu pintu masuk menuju halaman belakang di rumah gue? " tanya Rico.


wajah Keyla nampak pucat. Rico kemudian menggandeng tangannya dan mengajaknya ke ruang tamu. sesampainya di ruang tamu Keyla memberi tahu Rico tentang kejadian barusan.


"Gue udah merasa aneh sebenarnya pas denger suara televisi lo hidup tapi lo malah ngajak gue ke halaman belakang." ucap Keyla.


Rico kemudian memberi tahu Keyla kalau pintu menuju halaman belakang rumahnya selalu di kunci oleh orang tua Rico.


"Key.. barusan gue juga kaget saat melihat pintu menuju halaman belakang rumah gue itu terbuka, soalnya pintu itu udah gak pernah dibuka bertahun-tahun karena papa gue ngelarang gue ke halaman belakang." jelas Rico.


"Kenapa?." tanya Keyla.


"Di halaman belakang gue itu ada sumur tua yang udah rusak, kata papa sumur itu angker, tapi papa udah nutup sumur itu dengan di bantu orang pintar dulu kemudian penutupnya diisi segel semacam mantra supaya tidak bisa di buka lagi." Jelas Rico.


"Memangnya di sumur lo ada apa Co?" tanya Keyla penasaran.


"Papa sama mama pernah bilang di sumur itu ada arwah manusia setengah ular yang bersemayam di sana, namun konon ber tahun-tahun yang lalu papa bilang arwah manusia setengah ular tersebut meminta sebuah tumbal manusia untuknya, tapi karena papa tidak ingin arwah mengerikan itu memakan korban jadinya papa mencari orang pintar dan menyegel nya di salam sumur ini." jelas Rico.


"Tumbal manusia?!" Keyla kaget.


"Iya, tapi kata papa selama segelnya tidak terbuka ular itu tidak akan bisa keluar kok.. jadi aman, tapi papa dan mama gue tetep melarang gue buat membuka pintu halaman belakang karna hal ini." jelas Rico lagi.

__ADS_1


Keyla terdiam mendengar penjelasan Rico, bagi Keyla ini bukan hal yang main-main, tidak menutup kemungkinan segel itu akan lepas suatu hari nanti, dan Arwah ular itu pasti akan memakan korban dan mencari tumbal manusia seperti yang di katakan Rico.


__ADS_2