CURSE EYE

CURSE EYE
Chapter 27


__ADS_3

Suara motor Rico terdengar menjauh dari rumah Keyla. Keyla melihat jam dinding sudah pukul 9 malam.


"Ma.. Aku tidur dulu ya." Ucap Keyla kepada mamanya yang masih menonton televisi di ruang tamunya. Keyla kemudian berjalan menuju ke kamarnya. Gadis itu merebahkan tubuhnya di kasur dan menatap langit-langit kamarnya.


"Apakah semua kerisuhan mistis ini sudah selesai?" Gumamnya dalam hati. Beberapa menitnya kemudian Keyla tertidur. Dan dalam tidurnya ia bermimpi.


Keyla berjalan di antara hamparan taman bunga yang beraneka warna, entah itu dimana, Gadis itu menyentuh setangkai demi setangkai bunga, aroma di tempat itu sangat wangi. Perasaan Keyla menjadi sangat tenang. Namun di antara hamparan bunga itu Keyla melihat satu pohon yang sangat besar yang membuat teduh area sekitarnya.


Keyla melirik ke arah pohon itu ada ayunan yang di gantung pada rantingnya yang besar. Keyla melihat dari kejauhan ayunan itu bergerak seperti ada seseorang yang sedang bermain disana.


Namun setelah di perhatikan ayunan itu kosong, tidak ada siapapun disana. Keyla merasa penasaran dan berjalan mendekati ayunan itu.


Ternyata semakin dekat jarak Keyla dengan ayunan itu, mulai terlihat bayangan yang bermain di ayunan itu dan semakin dekat semakin jelas rupanya.


Ada anak perempuan yang bermain disana. Wajahnya imut rambutnya panjang sepinggang namun wajahnya nampak pucat dan ekspresinya datar.


"Hei adik kecil.. Kenapa kamu bermain sendirian?" Tanya Keyla.


Gadis itu hanya menoleh dengan tatapan mata kosong.


Keyla kemudian duduk di depan gadis kecil itu.


"Hei.. Bolehkan aku bermain denganmu?" Keyla kembali bertanya sambil tersenyum kepada gadis kecil itu.


Gadis kecil itu masih tetap diam dan tidak berkata apapun, tatapanya tetap kosong.


Kemudian Keyla melirik ke leher gadis kecil itu terdapat kalung yang sangat indah, dengan liontin kupu-kupu berwarna hitam.

__ADS_1


"Kalung mu bagus sekali." Ucap keyla.


Gadis itu kemudian tersenyum dan turun dari ayunan itu. Keyla yang masih duduk di depannya kemudian bertanya.


"Kamu mau kemana?" Tanya Keyla.


Namun gadis itu tetap tidak menjawab. Gadis itu kemudian berbalik, Keyla langsung melotot dan kaget, ternyata ada pisau yang menusuk gadis kecil itu di punggungnya.


Gadis kecil itu terus berjalan menjauh dari ayunan itu. Keyla yang masih kaget menatapnya terus sampai gadis itu jauh dan semakin jauh hingga tidak terlihat lagi. Alarm handphone Keyla kemudian berbunyi. Ia langsung terbangun dari tidurnya.


"Ternyata hanya mimpi.. " Gumam Keyla.


Keyla melihat jam di handphonenya, sudah pukul 6 pagi. Ia bergegas ke kamar mandi. Setelah mandi gadis itu bersiap-siap untuk pergi ke sekolah, ia menyisir rambut panjangnya di depan cermin. Tiba-tiba ia teringat dengan gadis kecil yang datang dalam mimpinya. "awalnya itu mimpi yang sangat indah, tapi kenapa akhir mimpi itu menjadi mengerikan?" Batin Keyla. Setelah selesai mengikat rambutnya Keyla kemudian minta izin dengan mama dan papanya, dan pergi ke sekolah. Hari ini ia tidak di jemput oleh Rico, karena Rico izin tidak masuk sekolah.


"Brummmm" Suara motor Keyla tiba di parkiran sekolah. Gadis itu membuka jaketnya dan turun dari motornya. Seperti biasa Keyla memasang earphone di telinganya dan berjalan menuju ruang kelas. Keyla kemudan menaruh tasnya di atas meja dan pergi menuju perpustakaan seperti biasa. Sesampainya di perpustakaan ia melihat ada Monic disana. Namun kali ini Monic justru takut, tidak lagi berani mendekat pada Keyla apalagi sampai menarik rambut Keyla.


"Pukk!" Keyla menepuk pundak Monic. Monic merasa aneh, situasi ini tidak pernah terjadi sebelumnya, jangankan sampai mendekat dan menepuk pundak, Keyla bahkan biasanya tidak pernah berani untuk mengucapkan sepatah katapun di depannya dan geng-gengnya."Dimana lo dapat tanah kuburan?" Tanya Keyla.


Monic merasa kaget, dan tidak bisa menjawab.


"Bagaimana Keyla bisa tahu?" Gumamnya dalam hati.


"Hati-hati loh bawa begituan, lo tau gak wajah-wajah dari mereka yang lo ambil tanahnya?" Tanya Keyla?


Monic masih belum bisa menjawab, dia hanya bisa mematung dan menatap ke arah dinding, karena Keyla menyeriangi di sampingnya.


"Gue udah kasih tahu salah satu dari mereka supaya berterimakasih sama lo dan nemuin lo nanti malam." Ucap Keyla kemudian pergi. Monic yang mendengar semua ini langsung berkeringat dingin, tindakan piciknya itu akan sangat menjadi beban pikiran sekarang ditambah Keyla yang mengatakan hal mengerikan itu barusan. Keyla kembali ke kelas, minatnya untuk membaca buku di perpustakaan jadi hilang karena ada Monic disana.

__ADS_1


Saat berjalan ke kelas, Keyla melewati ruang kelas XII-2, ia melihat ada Bryan yang duduk di kursinya, Bryan menatapnya namun tidak ada sepatah katapun yang di ucapkannya. Keyla kembali memalingkan wajahnya dan berjalan menuju kelasnya. Keyla merasakan aura negatif saat melihat Bryan. Firasatnya buruk. "Ada apa ya?" Tanyanya dalam hati. Sesampainya di kelas Keyla duduk sendiri di bangkunya karena Rico tidak masuk. Keyla kemudian mulai membuka buku pelajarannya. Namun keyla kaget saat melihat ada tulisan ancaman di buku pelajarannya. KAMU AKAN MATI.


Keyla kemudian menutup bukunya, dan mematung beberapa detik.


"Siapa yang menulisnya?!" Batin keyla. Keyla melihat di sekeliling ruangan kelas itu, nampaknya tidak ada siswa ataupun siswi yang kelihatan mencurigakan, Keyla juga tidak melihat ada arwah atau setan gentayangan di sekeliling ruangan. Itu artinya ini adalah tulisan manusia, karena Keyla tidak merasakan ada energi arwah atau setan saat itu. Beberapa saat kemudian guru mata pelajaran hari itu datang, pelajaran pun dimulai. Keyla dan semua siswa-siswi mulai fokus belajar. beberapa jam pelajaran berlangsung akhirnya bel pulang berbunyi, guru mengakhiri pelajaran hari itu dan seluruh siswa-siswi bubar. Keyla kemudian memasukkan buku-bukunya dan bergegas ke parkiran. Gadis itu menaiki motor nya dan melaju menjauh dari sekolah.


"Maa..paa.. aku pulang!!" Ucap Keyla.


"Iya nak.. Makan dulu ya." Jawab mamanya yang terlihat duduk di sofa ruang tamu bersama papanya.


"Mama sama papa lagi apa? Seru banget kayaknya." Tanya Keyla.


"Ini nak, papa tadi nemuin album kenangan waktu kamu dan Yella masih kecil." Jelas papanya.


"Wah!! Mana.. Aku mau lihat juga." Ucap Keyla kemudian berlari mendekati mama papanya.


"Ma lihat ini!! Keyla lucu sekali waktu kecil ya.." Ucap papanya kemudian tertawa.


Keyla kemudian melihat foto masa kecilnya, ia memperhatikan wajahnya, tatapan mata kosong dan ekspresi datar dan.. Tiba-tiba Keyla terdiam dan berhenti tertawa bersama papanya.


"Kamu kenapa nak?" Tanya papa dan mamanya.


"Pa.. Ini aku?" Tanya Keyla balik


"Iya itu kamu.. Memangnya kenapa Keyla?"


Keyla masih memperhatikan foto itu, lehernya menggunakan kalung dengan liontin kupu-kupu berwarna hitam. Keyla langsung teringat dengan gadis kecil yang hadir di mimpinya dengan kalung kupu-kupu berwarna hitam.

__ADS_1


__ADS_2