Danu

Danu
Lima


__ADS_3

Duduk melamun di teras, menikmati semilir angin pagi yang menyejukan. Bersyukurlah karena Lia tinggal di perkampungan yang masih banyak pepohonan. Meskipun jarak rumahnya cukup jauh dari pusat kota, tapi Lia benar-benar menyukai tempat tinggalnya. Banyak kenangan yang tidak bisa dia tinggalkan, terutama kenangan bersama orang tuanya.


" Gini, rasanya jadi pengangguran. " Keluh Lia sambil menyecrol hp, mencari kalau-kalau ada lowongan pekerjaan di sosial media.


" Apa aku minta pekerjaan ke Niken saja ya? Dia kan sekarang membantu papanya di perusahaan. " Pikir Lia. Tapi sedetik kemudian dia menolak pikirannya. " Ah tidak tidak, aku sudah banyak merepotkan dia. "


" Lia.. Lia.. "


Sedang sibuk memikirkan nasib hidupnya, tiba-tiba ada suara yang memanggil namanya. Lia berjalan menuju ke gerbang rumahnya, ukuran gerbangnya tidak terlalu tinggi tidak terlalu besar, mungkin tingginya hanya sebatas dada orang dewasa.


" Iya Tante? " Ucap Lia sambil membukakan pintu gerbang.


" Kamu tidak kerja? " Tanya Tante Alexa setelah mereka berdiri berhadapan tanpa terhalang pintu gerbang.


Lia tersenyum canggung. " E.. Itu Tante. Lia baru aja diberhentikan. " Jawabnya sambil menampilkan senyum sekaligus ekspresi sedih.


" Loh kok bisa? " Tanya Tante Alexa tak menyangka.


" Bisalah. Ini semua gara-gara anak Tante yang menyebalkan itu. " Sayangnya, Lia hanya berani berbicara dalam hati.

__ADS_1


" Tempat Lia kerja ditawarin kerjasama dengan perusahaan besar Tante, saudara dari pemilik perusahaan akan menikah dan meminta WO Lia bekerja mengurusnya. Tapi semua konsep yang kami berikan ditolak, katanya tidak menarik. " Lia mengambil nafas sejenak sebelum melanjutkan ucapannya. " Lia udah nawarin buat mereka mengajukan konsep sendiri, tapi mereka meragukan kemampuan WO kami. Kecewa karena gagal, akhirnya bos Lia mecat Lia. " Lia rasanya ingin menangis.


" Sabar ya Lia? " Tante Alexa berusaha menguatkan Lia dengan mengelus punggung gadis itu.


" Tahu begitu, tante akan menyuruh Selly memakai WO tempatmu bekerja. Tapi pernikahan Selly tinggal seminggu lagi, dan calon suaminya sudah mencari WO sendiri tiga bulan yang lalu. " Lia menegakan tubuhnya. Menatap Tante Alexa dengan pandangan terkejut.


" Seminggu lagi Tante? " Tanya Lia meyakinkan.


Tante Alexa mengangguk. " Iya. Tante ke sini juga bermaksud mengundangmu. " Jawab Tante Alexa.


Lia nampak berpikir. Kalau calon suami Selly sudah mencari WO tiga bulan sebelumnya, lalu untuk apa Danu meminta Liona WO untuk membantu, dan lagi pernikahan Selly tinggal seminggu, tidak mungkin seseorang yang akan menikah baru mencari WO seminggu sebelum pernikahan. Mendadak sekali.


" Aku punya salah apa sama dia. Kenapa dia berbuat seperti ini padaku. " Tanya Lia dalam hati.


" Ah apa peduliku. Terlepas apapun alasannya? Dia tetap penyebab aku dipecat. Awas saja. " Rasa takut dan malu Lia setiap kali akan melihat Danu mengelap begitu saja, digantikan kekesalan dan ingin meluapkan kemarahannya pada laki-laki itu.


" Lia? Kamu kenapa? " Lia tersadar dari lamunannya.


" Eh. Tidak apa-apa kok Tante. " Jawab Lia. Bohong jika dia tidak apa-apa.

__ADS_1


" Kamu ini. Jangan kebanyakan melamun. " Lia tertawa kecil mendengar ucapan Tante Alexa.


" Iya Tante. " Jawabnya.


Lia memperhatikan tangan Tante Alexa yang memberikan sebuah tas kecil terbuat dari kardus, mirip seperti tas yang kita dapat ketika membeli baju.


" Apa ini Tante? " Tanya Lia setelah tas itu berada di tangannya.


" Ini baju seragam keluarga pernikahan Selly. Tante yakin ukurannya pas. " Jawab Tante Alexa.


" Tapi kenapa diberikan kepada Lia? " Tanya Lia lagi. Dia benar-benar tidak mengerti kenapa Tante Alexa memberinya seragam pernikahan. Seragam keluarga lagi. Mungkin kalau seragam pagar ayu, Lia bisa mengerti.


" Sudah jangan banyak tanya. Pokoknya dipakai saja. " Ucap Tante Alexa.


" Tapi.... "


Ucapan Lia terhenti. " Tidak ada tapi tapi. Tante pamit dulu. Jangan lupa dipakai. " Ucap Tante Alexa sambil melambaikan tangan.


Lia masih mengikuti gerak kaki wanita tua yang masih terlihat muda itu sampai dia tiba di pintu gerbang rumahnya sendiri.

__ADS_1


" Apa Niken juga dapat seragam ini? " Gumam Lia setelah Tante Alexa tidak terlihat lagi.


__ADS_2