
Sebagai tetangga dan cukup dekat dengan Tante Alexa, Lia tidak enak jika tidak membantu persiapan pernikahan anaknya. Konsep pernikahan Selly, anak tante Alexa adalah outdoor dan digelar di taman yang ada di belakang rumah. Rumah Tante Alexa memang paling besar dan paling luas halamannya di perkampungan ini, cocok untuk menggelar pesta bertemakan outdoor.
Lia mengenal para petugas WO yang mengurus pernikahan Selly, mereka dari Angel Wedding Organizer. Angel WO adalah perusahaan WO yang besar dan ternama, mengalahkan Liona WO. Cocoklah untuk orang-orang sekelas keluarga Tante Alexa.
" Sepertinya kamu paham tentang dekorasi. " Lia menoleh ketika ada orang yang mengajaknya bicara.
" Oh ini? Em tidak terlalu sih. Mungkin karena terbiasa dengan konsep pernikahan. Saya pernah bekerja di Wedding Organizer, tapi sebagai marketing dan pemasaran. Bukan penataan. " Jelas Lia sambil tersenyum ramah.
" Aku mengakui kemampuanmu dan terima kasih karena sudah mau membantu. Tapi kehadiranmu membantu pegawaiku akan merusak citra perusahaanku. " Lia menghentikan gerakan tangannya yang membantu memasang hiasan bunga-bunga. Apa maksud ucapan perempuan ini?
" Maksudnya? " Tanya Lia.
" Aku tidak mau orang-orang menilai pegawaiku tidak becus karena membutuhkan bantuan orang lain. " Lia mengangguk mendengar ucapan perempuan di sampingnya. Lia paham sekarang. Perempuan ini ternyata Nona Angel pemilik Angel WO.
__ADS_1
" Maaf Nona Angel. Saya hanya berniat membantu. Sekali lagi maaf. " Lia mengangguk sopan dan berlalu pergi dari hadapan bos WO itu.
Apa yang akan dia lakukan sekarang. Jika penataan dekorasi sudah ditangani WO, lalu dia harus membantu apa. Langkah kakinya membawa dirinya ke area dapur. Ternyata tidak hanya memesan dari catering, Tante Alexa juga menyuruh orang untuk membuat kue-kue dan makanan-makanan kecil lainnya.
" Baiklah, aku tahu. " Ucap Lia akhirnya. Dia berjalan mendekati dua wanita tua yang sedang membuat kue.
" Boleh saya membantu Bu? " Tanya Lia.
Lia mengangguk lalu mengambil posisi duduk di dekat mereka. Membantu memasukkan adonan ke cetakan-cetakan kecil.
" Saya lihat, banyak banget bikin makanannya. " Ucap Lia. Tidak ada salahnya mengajak Ibu-ibu itu mengobrol.
" Iya memang Nak. Bu Lexa memang menyuruh kami membuat banyak makanan kecil. Kalau makanan besar, nasi, hidangan-hidangan lainnya sudah diurus sama WO katanya. " Jelas Ibu itu.
__ADS_1
Memang, buatan tangan rumahan memang lebih nikmat dari pada membeli di luaran sana. Itu pikir Lia.
Sedang asiknya Lia memasukan adonan ke cetakan, mata Lia menangkap sosok laki-laki yang tengah berbicara dengan seorang perempuan. Di dekat tangga, Danu sedang mengobrol dengan perempuan yang tadi menegur Lia karena membantu menata dekorasi. Siapa lagi kalau bukan Angel, pemilik Angel Wedding Organizer. Mereka berdua terlihat akrab. Apa dia dekat dengan banyak perempuan? Kemarin-kemarin dia bilang pacarnya Niken, sekarang dekat dengan perempuan lain.
Lia berpindah posisi di dekat dinding dapur. Tujuannya agar tidak terlihat oleh Danu. Jujur saja dia masih kesal dengan laki-laki itu.
Tunggu, ngomong-ngomong soal Niken, kenapa dia tidak datang kesini. Secara dia kan pacarnya Danu. Rumah Tante Alexa sekarang terlihat ramai, selain orang dari wedding organizer dan tukang-tukang yang membantu menyiapkan pernikahan, saudara-saudara jauh Tante Alexa juga banyak yang datang. Seharusnya gadis itu ikut bergabung di sini bukan?
" Huh, apa semua orang itu dari Angel WO? Tidak mungkin sebanyak itu kan? Mereka bahkan boleh membantu, tapi kenapa perempuan itu melarangku membantu. Aneh. " Guman Lia dalam hati, karena sejak tadi dia melihat banyak orang berlalu lalang dan membantu pekerjaan apapun. Tidak ada yang menganggur di sini, bahkan Tante Alexa dan Selly juga sibuk mengontrol pendekorasian. Hanya si Danu dan perempuan galak itu yang terlihat santai mengobrol.
" Sini Nak, yang ini biar Ibu masukin ke open. " Masing-masing dari dua Ibu-ibu tadi membawa dua nampan besi berisi cetakan adonan. Lia mengangguk dan melanjutkan mencetak adonannya.
____________
__ADS_1