DARSY SANG PELAYAN

DARSY SANG PELAYAN
Sakit


__ADS_3

Darsy kembali ke apartemen dan terkejut melihat Darwin sedang minum dikursi makan.


" Astagfirullahalazim " Kejut Darsy.


Darwin juga terkejut sebenarnya tapi tak terlalu nampak seperti Darsy.


" Dari mana ? Tnya Darwin melihat Darsy dengan kantor besar ditangannya.


" Oh tadi dari supermarket bawah beli bahan masakan "


" Bapak udah lama datangnya " Tanya Darsy sambil menaruh belajaannya di kulkas.


" Tadi,belum lama juga "


" Emang uang belanjaan kamu masih ada ?


" Masih Pak ,Mau dimasakin apa ?


" Terserah kamu aja,kalo bisa bikinin saya sop ya,saya kurang enak badan "


" Ya udah Pak,nanti saya buatkan sop,bpak istirahat aja.nanti kalo sudah masak Darsy panggilin "


Darwin beranjak dari duduknya dan melangkah ke kamarnya.


dikamar darwin langsung mandi,badanya hari ini rasanya tidak karuan sejak masih diperjalanan tadi.


Pekerjaannya yg menumpuk membuatnya harus bekerja keras,hingga lupa waktunya beristirahat.


Selesai mandi Darwin membaringkan diri dikasur big size nya,dan terlelap akibat kelelahan.


Darsy didapur sedang memotong wortel dan kentang,dia akan membuat sup ayam dan jamur.


dan rencana membuat sayur asemnya akan jadi menu besok siang saja,krna Darwin sedang sakit.


Setelah berkutat didapur,darsy memanggil darwin kekamar.


Ceklek pintu terbuka...


Kamar Bosnya sangat gelap karna tabir menutupi seluruh jendela,dan Darwin sepertinya sedang tidur.karna tidak mau menggangu Darsy keluar dari kamar dan melanjutkan pekerjaannya yg belum selesai.


Hingga sore menjelang malam,Darwin belum juga turun.Darsy masih membiarkan nya pikir darsy Bosnya pasti kelelahan.


Darsy pun bergegas mandi dan solat asar.


Hingga malam menjelang saat Darsy sudah selesai solat isa,Darwin belum juga keluar.


Darsy sudah makan duluan karna jika menunggu darwin bisa2 dirinya sakit.


Deg...Darsy teringat bahwa tadi siang Darwin bilang kurang enak badan.


Darsy pun langsung bergegas masuk kamar darwin dan kondisi kamarnya masih seperti siang tadi,gelap dan tak ada tanda2 darwin akan bangun.


Darsy mencari saklar lampu dan langsung menghidupkannya.

__ADS_1


Tek.....kamar pun menjadi terang menderang.


Darsy melangkah mendekati darwin yg dibalut selimut tebal.


Wajah darwin memerah,mengernyit dalam tidurnya seperti orang kesakitan.butiran keringat membasahi pelipis lelaki dewasa itu.


Darsy memberanikan diri memeriksa suhu tubuh darwin dan ternyata sangat panas.


" Ya Tuhan ternyata pak Darwin sakit " Gumam Darsy memeriksa leher dan dahinya.


" Pak bangun pak " Darsy berusaha membangunkan Darwin dengan menggoyangkan lengannya pelan.


" Pak bangun pak,bapak sakit "...Darwin hanya mengernyit dalam mata tertutup.


Darsy panik sendiri dan langsung berlari ke dapur mengambil kompressan.


" Aku harus gimana nih,ngak mungkin kan aku ninggalin dia sendrian gini " Darsy melihat jam tangannya sudah menunjukkan jam pulangnya.


" Aku akan merawatnya malam ini,demi rasa simpati " Putus Darsy dan langsung menelpon ibunya, memberitahukan bahwa dirinya akan menginap karna keadaan darurat.dan ibunya pun mengizinkan.


Darsy mengompres dahi darwin berulang ulang.


Darwin pun akhirnya terbangun saat merasakan dingin didahinya.


Darwin terkejut melihat Darsy yg duduk dengan kepalanya berada di bibir ranjang dan menunduk,seperti orang tidur.


" Kenapa dia masih disini " Gumam Darwin melihat jam tangan yg masih menempel ditangannya.


Darwin terbangun tapi tetap berbaring,kepalanya sangat pusing,dan perutnya keroncongan.


Darwin pun berusaha bangkit untuk duduk,tpi belum dia bangkit Darsy terbangun dan duduk tegak merasakan ada pergerakan dari Darwin.


" Alhamdulillah Bapak udah bangun " Kata Darsy tersenyum.


" Memang nya saya kenapa ? " Tanya Darwin bingung.


" Tadi bapak sakit,dari siang smpai malam bapak ngak bangun2,pas saya cek ke kamar ternyata suhu bdan bapak sangat panas,dan berkeringat dingin " Jelas Darsy panjang lebar.


" Oh,mungkin saya kecapean !!,Makasih ya udah mau nungguin saya " Kata Darwin tulus.


" Iya pak sama2,Oh iya bapak mau makan sekarang biar Darsy bikinin bubur " Tawar Darsy.


" Ngak usah ini udah mau pagi,saya makan nasi sama sup yg kamu buat siang tadi aja "


" Ya udah kalo gitu,biar darsy panasin dulu.bapak diem aja disini "


Darsy bangkit dan menuju dapur untuk memanaskan makanan.


Darwin masih berbaring,dia pun tersenyum haru melihat pengorbanan Darsy yg rela merawatnya hingga dia pun ketiduran.


Darwin berusaha bangkit walaupun pusing masih betah dikepalanya,karna tak tahan panggilan alam darwin pun berusaha sekuat tenaga menuju toilet untuk membuang Hajat.


Darsy datang dengan nampan yg berisi makanan.

__ADS_1


darwin yg tadinya berbaring berusaha bangkit dan menyenderkan tubuhnya di kepala ranjang.


" Biar saya bantu Pak " Kata Darsy meletakkan nampan di nakas.


" Ngak papa,saya bisa sendiri " Canggung Darwin.


Darwin pun mengambil nasi dan lauknya dan berusaha menyuapi ke mulutnya,tapi tangannya bergetar dan Darsy melihat itu semua.


" Sini pak biar saya bantu " Tawar darsy lagi.


" M mm ngak usah Dar,saya bisa sendiri " Malu Darwin.


" Tangan bapak aja gemetaran gitu,gimana mau masuk makanannya ke mulut coba " Cibir Darsy melipat tangan ke dadanya.


Darwin yg malu pun,menghilangkan ego nya saat ini.


menyodorkan sendoknya dan diterima darsy dengan senyum kemenangan.


" Buka mulutnya " Titah Darsy.


Darwin pun seperti bayi kelaparan membuka mulutnya lebar,dan Hap 1 suapan masuk ke mulutnya.


Darwin mengunyah dengan pelan,tatapannya tak lepas dari darsy.


Darsy yg ditatap pun menjadi menunduk karna malu.


Sesuap demi sesuap masuk ke dalam perut Darwin hingga piring dan mangkok sup pun menjadi bersih.


Darsy menyodorkan minum ke Darwin dan langsung diterimanya,darwin meminum hingga tandas.


Setelah kenyang Darwin kembali menyandarkan tubuhnya kepalanya di kepala ranjang.


Darsy bangkit membawa piring kotor itu kedapur,dan sebelum dia kembali


" Makasih sudah mau merawat saya " Kata Darwin.


Darsy berhenti melangkah dan membalikkan badannya menjadi menghadap Darwin yg memandangnya.


" Sama sama Pak,semoga cepat sembuh,bapak istirahatlah lagi,jika perlu bantuan,panggil aja saya dikamar sebelah " Kata Darsy tersenyum dan melangkah pergi.


Darwin hanya menganggukkan kepalanya mengerti.


Darwin kembali berbaring,walaupun kepalanya masih pusing dan badannya masih lemas,tapi Senyum diwajahnya tetap terhias,tak butuh waktu lama Darwin pun kembali tertidur pulas.Tak perlu obat khusus,cukup dirawat dengan tulus dan diperhatikan pun cukup menjadi obat untuknya.


Darsy kembali kekamar,dan berbaring kembali dengan nyaman,sebenarnya dirinya pun sangat lelah tapi dia kuat kuatkan untuk melayani bosnya yg terkadang baik,dan juga rese.


Senyuman Darwin menghiasi kepalanya.


" Huh apaan sih Darsy,pak Darwin udah punya pacar,ngak boleh ngak boleh " Darsy menggeleng gelengkan kepalanya karna memikirkan senyuman pria dewasa nan tampan itu.


Bahkan darsy pun lupa sejenak dengan luka yg ditorehkan Jonathan kepada dirinya,dan pertemuan tadi di supermarket ,bagaikan angin lalu baginya.


Karna lelah tenanga dan pikiran akhirnya Darsy tertidur juga.

__ADS_1


__ADS_2