DARSY SANG PELAYAN

DARSY SANG PELAYAN
Salah Sangka


__ADS_3

Pagi pagi sekali para maid sudah sibuk berkutat didapur,ada yg memasak,mencuci,membersihkan rumah,semua sudah ada bagiannya masing masing.


Darsy terbangun dari tidur nya saat alarm utuk solat subuhnya menggelegar ,krna perbedaan waktu di Negaranya Darsy kemarin meminta tolong Darwin mengatur waktu untuk beribadah.


Walaupun Darwin tidak sama keyakinan dengannya tapi darwin sangat menghargai Darsy sebagai umat Muslim,dirinya tak pernah membeda bedakan.


Tadi setelah solat subuh, Darsy keluar dari kamar menuju dapur untuk memasak sarapan untuk Darwin,persis seperti istri sungguhan tapi nyatanya Darwin adalah majikannya.


Saat memasuki dapur terlihat ada 3 maid yg sedang berkutat dengan tugasnya masing masing.


" Good Morning " Sapa Darsy.


" Morning Miss,can i help you ? (Pagi Nona,ada yg bisa saya bantu ? Tnya seorang maid.


Mereka semua menunduk,walaupun tak tau siapa Darsy tapi saat kemarin datang bersama Darwin mereka meyakini Darsy orang dekatnya sang majikan.


" I want to cook in the here,is it okey ??? ( Saya ingin masak disini,apakah boleh ?? )


" Iam sorry Miss,it looks like you just go back to the room,let us cook !!?? " ( Maafkan saya nona,sebaiknya anda kembali ke kamar saja,biarkan kami yg memasak !!" Jwab Maid itu.


Darsy menghela nafasnya,pasti mereka salah paham akan posisi dirinya,tak taukan mereka bahwa dirinya sama saja menjadi pembantu Darwin.


Darsy melihat sindi lewat melintas didepannya ntah mau kemna .


" Sindi.....!!! " Panggil darsy.


" Ada yg bisa saya bantu Nona ? Tnya Sindi berhenti berjalan.


" Ya,aku ingin masak untuk pak Sarwin, tapi maid itu tidak memberi izin " Adunya


" Maaf Nona memang itu peraturannya,seorang tamu tidak di izinkan memasak,karna para maid akan menyiapkan semuanya.


" Hah,seperti itu ya,tapi nanti pak Darwin marah " Curhat Darsy mayun.


" Tidak akan Nona tenang saja,memang sudah peraturan seperti itu dari dulu "


" Kamu mau kemana ??? " Darsy mengalihkan topik.


" Saya akan ketaman untuk menyiram bunga " Jwab Sindi.


" Ya udah,aku ikut kamu saja " Kata Darsy semangat.


Mereka ber dua pun ke taman samping rumah yg sangat luas,karna masih pagi udara nya sangat bersih dan menenangkan.


Banyak bunga dan pohon"an tumbuh subur.


ada berbagai bunga,yaitu mawar merah,putih,hitam,kuning.Mereka berbaris sesuai jenisnya.ada juga dengan bunga tulip,bunga kertas pun tumbuh disana,dan bnyk bunga yg lain.bahkan pepohonan pun tumbuh subur dan sedang berbunga seperti mangga,apel,anggur,bahkan buah naga.


Seperti ditaman buah dan bunga sungguhan,Darsy sangat terkagum kagum.sambil menyiram tanaman Darsy dan Sindi banyak bercerita.ternyta Sindi janda beranak 2,sudah lama bekerja di rumah Darwin sejak suaminya meninggal dan harus menghidupi 2 anaknya yg berada di kampung dan diasuh oleh ibu mertuanya.

__ADS_1


Mereka bekerja sambil bercerita hingga matahari sudah mulai meninggi.


" Sudah selesai Nona,mari kita masuk dan sarapan " Ajak Sindi.


" Oke,aku akan mandi dulu soalnya nanti akan di ajak pak Darwin ntah kmna ?! " Curhat Darsy.


Darsy kembali ke kamarnya untuk mandi,setelah mandi Darsy bingung juga apa yg harus dia lakukan.


Untuk sarapan diluar darsy malu,sedangkan untuk kembali ke dapur sudah pasti dirinya di usir.


akhirnya Darsy menunggu saja di kamar berharap seseorang datang menemuinya dan memberinya makan.


Tak lama Darsy menunggu suara kamarnya di ketuk di luar.


" Tok tok tok....


Darsy membuka pintu dan ada sindi yg menunggu nya di luar.


" Ayo Nona sudah di tunggu Tuan muda di bawah untuk sarapan " Ajak Sindi sopan.


" Siapa aja dibawah mba,aku malu " Jujur Darsy.


" Cuma Tuan muda saja,Nyonya sudah berangkat ke rumah sakit,dan Nyonya kecil sudah berangkat ke sekolahnya barusan." jelas sindi.


" Oh,ya sudah mba aku ikut turun sekarang "


Darsy menutup pintunya dan turun kebawah keruang makan.


" Pagi,ayo duduk kita sarapan " Titah Darwin. mengambil roti tawar dan di olesi selai coklat.


" Saya makan sama maid aja pak " Jwab Darsy tak enak.


" Jangan membantah kata saya,atau kamu saya tinggal dsini dan tak bisa lagi balik ke Negara mu !! " Ancam Darwin.


Darsy dengan cepat menarik kursi dan mengambil roti yg sama.


Darwin terkekeh pelan dan mulai melahap makanannya.


" Ngancem mulu ni orang " Kesal Darsy dalam hati sambil terus menggigit rotinya.


Mereka makan dengan tenang,Darsy yg terbiasa makan nasi,belum terbiasa sarapan roti hingga sudah 2 lembar roti dimakannya.


Darwin hanya menggelengkan kepalanya pelan, melihat tingkah Darsy yg selalu membuatnya tersenyum.


Setelah roti habis dan meneguk susu segelas penuh.akhirnya darsy kenyang juga...


" Hari ini kita akan kerumah sakit menjenguk Daddy saya,kamu ikut saya nanti kita akan langsung ke perusahaan " Jelas Darwin bangkit dari duduknya.


" Siap Pak "

__ADS_1


***


Darwin dan Darsy berada di sebuah rumah sakit besar,saat memasuki ruangan VVIP Darsy melihat wanita parubaya dan seorang lelaki yg terbaring lemah di kasur besar,dilengkapi selang selang penyambung kehidupan.


" Mom " Sapa Darwin lirih.


" Hay Son sudah sampai ?" Jwab Ibunya.


" Baru saja "


Darwin melangkah pelan menemui sang Daddy terbaring lemah.


" Bagaimna keadaan Daddy Mom ? Tanya Darwin sendu.


" Masih sama tapi sudah melewati masa kritisnya,tapi hingga kini Daddy mu belum sadar2 sejak kejadian " Kata ibunya sendu.


" Dia siapa Son ? Tnya ibunya lagi melihat Darsy yg masih mematung di depan pintu masuk.


Darwin lupa dengan keberadaan darsy yg belum di kenalkannya kepada sang ibu.


Darsy menundukkan kepalanya hormat.


" Kemari lah " Panggil Darwin.


" Ini Darsy Mom,dia asisten pribadi Darwin di Indonesia,Darwin ajak kemari untuk membantu aku di kantor " jelas Darwin


" Salam tante,saya Darsy " Sapa Darsy.


Ibunya melihat penampilan Darsy dari atas sampai bawah.tak ada yg menarik,darsy mengenakan gamis berwarna biru muda setara dengan jilbab nya,hanya riasan bedak dan lipstik yg menempel di wajahnya.


" Dia muslim ? Tnya ibunya kepada Darwin.


" Iya Mom " Jwab Darwin.


" Oh ya sudah " Jawab ibunya cuek tanpa menyambut uluran tangan Darsy.


Darsy menarik tangannya canggung,Darsy berusaha memaklumi prilaku ibunya Darwin.toh dirinya juga bukan siapa siapa.


" Bekerja yg benar,dan jangan berharap lebih dari anak saya !!! " Kata ibunya tegas.


Darsy terkejut dan menunduk.


" Memang nya apa yg aku harapkan,selain gaji ??? " Batin darsy.


Darwin hanya cuek dan masih duduk di samping daddynya.


Hingga beberapa saat mereka kembali ke perusahaan.Darsy sebenarnya bingung dengan ucapan ibunya darwin tadi,maksud nya apa ? Bahkan Darsy pun tak tertarik dengan darwin .


walaupun mereka sering bersama dan darwin pun tidak menganggap nya asing.

__ADS_1


Tak mau memikirkan yg aneh aneh,darsy pun hanya diam menerima semua intruksi dari darwin dan mengerjakannya tanpa banyak protes seperti biasanya.


Darwin yg melihat Darsy tak bnyak bicara pun cuek cuek saja,krna pekerjaannya sudah menumpuk banyak.


__ADS_2