
Darsy bersiap siap untuk berangkat bekerja setelah kemarin libur selama 1 hari.
" Pak Darsy brangkat dulu ya " Pamit Darsy kepada Bapaknya yg juga bersiap akan ke Ladang.
" Iya bapak juga mau brangkat,kamu hati hati ya dijalan jangan ngebut " Nasehat bapaknya.
" Okee "
Darsy keluar dari rumah mengendarai motor, yg baru bulan kemarin Darsy beli dengan hasil kerja nya serta dibantu oleh tabungan ibunya.
Walaupun hanya bisa beli bekas tapi Darsy sangat bersyukur tidak naik angkutan umum lagi jika harus keluar rumah.
Berapa menit kemudian Darsy sampai di tempatnya bekerja,Hari in Darsi masuk Middle jadi masuk pagi pulang siang,dan sore nanti masuk lagi sampai malam karna malam minggu,jadi dipastikan pasti akan ramai pengunjung.
" Baru sampe ya Dar ? Tanya Vino seorang Chef ditempat nya bekerja.
" Iya kak,baru aja ini mau ke loker buat naruh tas " Jelas Darsy.
" Iya,nanti bantuin kakak bntar ya,mumpung masih pagi resto belum buka ".
" Sip kak,tapi bikinin sarapan ya hadiahnya hehe " Cengenges Darsy.
" Siap "
Darsy langsung menaruh tasnya di loker dan mengganti bajunya dengan baju pelayan.
Dia langsung menuju dapur yg lumayan besar dengan peralatan masak lengkap,Bahkan darsy pun belum pernah melihat perkakas masak secanggih itu.
" Dar,nih kakak udah siapin sarapan buat kamu,abis itu piringnya langsung dicuci ya,dan sekalian sayur di smping wastafel di cuci bersih.
" Oke kak " Darsy mulai duduk dan makan omelet keju,sosis,dan kentang goreng yg telah di siapkan Vano barusan.
Walaupun tadi saat drumah Darsy sudah makan nasi goreng ibunya,tapi Darsy masih kelaperan.Nambah tenaga biar makin semangat katanya.
Setelah makan Darsy langsung mencuci piring dan sayur mayur,bahkan buah buahan.
Para chef dan karyawan lain belum datang karna memang belum waktunya datang,kebetulan Vano masuk subuh jadi harus stay dalam menyiapkan bahan bahan.
Kadang Darsy memang sengaja datang pagi pagi untuk mendapat sarapan gratis dengan membantu sekaligus belajar memasak.
Hari sudah menunjukkan pukul stengah 8,bearti sebentar lagi Karyawan lain akan datang.
Meski restorannya buka jam 9,tetapi karyawan harus membersihkan dulu area restoran.
" Pagi Dar " Sapa Sintia.
" Pagi " jwab Darsy tersenyum cerah.
" Bahagia banget kayak nya ?? "
" Iya soalnya mataharinya cerah banget,masak aku kalah hehe "
" Ya ampun ni bocah " Sintia geleng geleng kepala dan meninggalkan Darsy yg masih tersenyum kearahnya.
Mereka semua bekerja dengan rajin hingga malam tiba.
para tamu resto sangat ramai pengunjung banyak dari mereka yg makan malam romantis bersama teman,keluarga.
Rata rata yg makan di tempat itu adalah orang berdompet tebal.pelayanan yg diberikan pun sungguh memuaskan.
__ADS_1
Para pelayannya yg sopan,lembut,dan rajin.
Banyak yg menyukai para pelayan di resto itu bahkan Sintia pun berpacaran dengan seorang pengusaha muda yg sering makan di restoran tersebut.
Banyak yg ingin mendekati Darsy mulai dari abang abang,sampai om om genit,tapi darsy sebisa mungkin menolak mereka dengan cara halus.
Saat ini Darsy sedang membawa minuman pengganti yg tadi tumpah oleh anak kecil saat darsy melayaninya.
Darsy melangkah dengan hati hati.
Tapi tiba tiba ada orang yg berjalan dengan tergesa gesa keluar dari ruangan.
karna Darsy yg linglung akhirnya gelas minuman itu tumpah ke samping mengenai baju seorang pria yg sedang menelpon.
Darsy pun hampir terjatuh jika tangan kekar pria itu tidak menahan tubuhnya.
" Maaf pak,maaf saya tidak sengaja " Kata Darsy ketakutan melihat baju pria itu tumpah.
Pria itu menarik nafas menahan amarahnya.
" Maafkan saya pak,saya janji akan ganti rugi pak,maafkan saya " Ulang darsy menundukkan kepalanya.
" Pergilah " Usir pria tersbut.
" Tapi Pak,say...."
" Pergi sekarang atau saya tuntut kamu " Potong pria tersebut.
Darsy mendongak melihat pria tersebut.dan Deg jantung nya berdetak kencang.
Astgaaaa ganteng banget nih om om " Batin Darsy melongo melihat pria tersebut.
" Astga dia cosplay jadi patung " Gumam Darwin mengurut dahinya pusing.
Drt drt drt....
Hp Darwin berbunyi dan itu dari pacarnya Sandra
Darsy langsung tersadar dan menunduk kepalanya takut.
" Iya aku masih disini " Jawab Darwin
"....................."
"Hmm baiklah,tunggu disana...
"....................."
"Oke "
Tut.
Panggilan terputus.
Darwin langsung melangkah meninggalkan Darsy yg masih menunduk.
Darsy sadar dan langsung berlari mengejar pria tersebut yg hampir masuk ke dalam mobil mewahnya.
" Pakkkkkk.." Panggil Darsy menarik baju belakang Darwin.
__ADS_1
Darwin yg terkejut pun langsung berhenti mendadak,darsy yg tak sempat mengerem langsung menabrak punggung Darwin.
Brukkk...
" Auuuuuuu " Ringis Darsy mengusap jidatnya.
" Kalo mau berhenti bilang dong pak,jangan asal berhenti,sakit tau "
Darwin masih memperhatikan gadis didepannya ini.
" Kamu mau apa ?? Tanya Darwin dingin.
" Saya mau bapak,eh om,eh kakak,aduh apa sih " Kata Darsy latah.
"Huuffft.....Darwin menghela nafas.
" Saya mau pergi jadi lepaskan baju saya " Titah Darwin dengan mata elangnya.
Darsy melihat tangannya dan terkejut ternyata tangannya masih menarik baju lelaki tersebut.
"Saya akan ganti rugi pak,eh om,tpi jangan diperpanjang ya,saya butuh kerjaan soalnya " Lemas Darsy.
Darwin mengernyit bingung,tapi sedetik kemudian dia tersadar dengan bajunya yg penuh noda.
Darwin melihat wajah ketakutan Darsy membuat sisi jahilnya muncul.
" Oke saya tidak akan laporkan kamu ke atasan kamu,tapi saya punya 1 syarat. " Kata Darwin tersenyum licik.
" Syarat nya apa ? saya ngak mau jadi simpanan Bapak " Polos Darsy.
Darwin langsung terbahak mendengar celotehan Darsy yg asal bicara.
" Siapa nama kamu ? Tanya Darwin.
" Darsy Pak " Jawab Darsy menunduk takut.
" Oke,nanti kamu datang ke apartemen saya besok pagi,ini alamatnya "
Darsy menerima selembar alamat dan langsung menaruhnya disaku celana.
" Kalo kamu tidak datang,siap siap kamu kehilangan pekerjaan " Ancam Darwin sebelum menutup kaca mobilnya.
"Kampret banget sih tu om om,untung ganteng kalo ngak udah aku tabok pake sepatu " Kata darsy jengkel.
Darwin mengklakson dan membuat Darsy terkejut.
Darwin tertawa terbahak melihat tingkah darsy yg seperti mengumpatnya.dan melajukan kendaraannya menuju tempat yg sudah dikirm sang kekasih melalui pesan.
Darsy memasuki restoran dan kembali bekerja, saat Darsy sibuk membereskan meja temannya yg lain langsung menanyakan kabar nya setelah kejadian tadi,dan hanya dibalas senyum menjengkelkan Darsy.
Darsy tidak bercerita tentang syarat yg dia pun belum tau apa yg harus dilakukannya besok.
Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 10 malam,semua pekerjaan sudah selesai.
Darsy mengganti bajunya dengan baju yg dipkainya tadi sore saat kembali.
"Hati hati ya pulangnya " Kata sintia melambaikan tangan kepda darsy yg menaiki mtorny.
" iya daaah " Lambai Darsy.
__ADS_1