
Stefani Gilbert diangkat oleh ayah Darwin saat masih berumur 1 Minggu.
Orang tua Stefani meninggalkan Stefani didepan pintu gerbang rumah keluarga Darwin.karena ibunya Diana Gilbert sangat menginginkan anak perempuan, maka jadilah Stefani sangat di sayangi dikeluarganya.
Darwin yg awalnya kurang suka dengan kehadiran anak kecil itu pun menjadi iba, saat melihat senyum yg diberikan bayi itu dulu kepadanya sangat lah menggemaskan.
dan kini Stefani sudah duduk di Sekolah Dasar kelas 4 SD elit yg berada di kota New York tersebut.
Darwin sangat menyayangi adik kecilnya walaupun Darwin lebih memilih tinggal di apartemen, dari pada mansion mewah milik Daddy nya,tpi setiap ada kesempatan Darwin sering menganjak adik kecilnya untuk jalan jalan.
Darwin sangat dingin dan cuek terhadap siapapun kecuali keluarga,bahkan pacarnya sekarang pun Darwin tidak terlalu memusingkannya,
jika sang pacar sering merajuk, saat Darwin tidak bisa memenuhi keinginannya.
Musik disco masih terdengar menggelegar meski Darwin bersama teman temannya berada diruang VVIP.
Darwin tak menyentuh wanita wanita disampingnya,dia hanya fokus untuk minum, sambil menyenderkan punggungnya di sofa empuk yg sedang didudukinya.
Para wanita penghibur tidak berani menyentuh pria tersebut,mereka takut akan kemarahan Darwin yg jika itu terjadi,maka hilanglah pekerjaan mereka.
Teman teman nya tak ada yg memperdulikan pria tersebut, yg masih setia dengan rokok disela jarinya dan menghembuskan asapnya keatas.
Mereka fokus bercumbu dengan wanita penghibur yg telah dibayar dengan mahal.Darwin tak ambil pusing.
Pekerjaan hari ini sungguh membuatnya lelah.
perusahaannya yg ada di negara X terancam gulung tikar,jika tak segera ditanganinya.
Ada predator lain yg berusaha bermain curang dengannya, itu sangat membuat Darwin murka.
" **** ! " Umpat Darwin mengepalkan tangannya.
Perusahaan yg telah lama dirintisnya tiba2 diganggu oleh orang tak dikenal,banyak file penting yg hilang dan dana yang tak tau kemana perginya.
Karena kepalanya semakin pusing,Darwin bangkit dari duduknya dan melangkah keluar.
" Mau kemana Bro ? " Tnya Lucas teman kuliah Darwin.
" Gue cabut dulu,lanjutin aja ! " Darwin membuka pintu dan berjalan sempoyongan efek alkohol yg lumayan tinggi.
Darwin menelpon supirnya untuk menjemput di Club terbesar yg ada di New York tersbut.
**
Dewi terbangun dari tidurnya saat pintu kamarnya di ketok dari luar.
Tok tok tok...
" Wi kamu didalam ??? Ibu masuk ya " Kata ibu Darsy membuka pintu kamar anaknya.
" Bangun yuk,ngak baik tidur mau magrib " Menarik tangan Darsy pelan agar bangkit dari baringnya.
" Jam barapa Bu ? "Tnya Darsy menutup mulutnya karna menguap.
" Stngh 6,mandi sana " Titah Bu Saripah meninggalkan Darsy yg masih mengumpul nyawanya.
"Hoooooaaaaaaaaammmm " Darsy merenggangkan otot kaki dan tangannya..
Darsy bergegas mengambil handuk dan keluar kamar menuju kamar mandi yg ada didapur.
__ADS_1
Terlihat bapak Darsy sedang duduk santai dimeja makan dan menyesapkan kopi hitamnya.
Darsy langsung masuk ke kamar mandi dan memulai acara mandinya.
tak lama Darsy keluar dan langsung solat ashar walaupun sedkit terlambat karena tidur nya yg terlalu nyenyak.
Kebesokan harinya Darsy yg sudah mandi dan wangi sedang duduk didepan tv, ingin memberitahukan orang tuanya bhwa dia ingin bekerja di satu restoran terkenal yg sudah di bahasnya bersama Cici tadi malam.
Flasback on
Darsy sedang membaca buku novel tentang pernikahan,dengan gaya tengkurap.
Drt drt drt...
Hp Darsy berbunyi dan itu dari Cici sahabatnya.
" Hallo Assalamualaikum " Salam Darsy
" Waalaikumsalam Dar,aku mau kasih kamu lowongan pekerjaan "
" Kerja apa ? Tanya Darsy antusias.
" Paman aku lagi butuh pegawai direstoran nya yg dekat jlan XX itu,kamu mau ngak,aku udah rekomendasiin kamu tadi " Kata Cici semangat.
" Serius Ci ? Kamu ngak boong kan ?
" Ya enggak lah,tpi aku ngak ikut kerja soalnya mama suruh aku fokus kuliah dulu " Jawab Cici sendu.
" Ya bagus dong kalo kuliah,aku juga kalo bisa mau juga kuliah tapi ya harus usaha cari dana dulu " Jwab Darsy kurang semangat.
" Ya udah kalo gitu fix ya kamu mau,nanti aku bilangin paman aku dulu.
" Oke aku bilangin bapak sama Ibu dlu nanti "
" Oke aku tutup ya ,byeeee..
Tut.
Alhamdulillah " Gumam Darsy
Flashback off
" Jadi gitu Bu ceritanya,Cici udah bantu aku buat cari kerja di restoran pamannya yg terkenal itu.
sampe para artis aja pada makan dsitu,gajinya juga lumayan pasti " Jelas Darsy
" Terserah kamu Nak,kamu yg menjalani Ibu sama Bapak ngak bisa maksa kamu " Jelas ibu Saripah.
" Iya Bu,doain Darsy ya biar bisa betah jika diterima kerja disitu "
" Amiiin " Jawab Ibu dan Bapak Darsy serempak.
Mereka pun melanjutkan pekerjaan karna hari makin siang.
Darsy membantu ibunya memasak dan membereskan rumah karna Darsy sekarang sudah lulus sekolah.
***
Jam 1 siang Darwin mendarat di negara X.
__ADS_1
untuk mempertahankan perusahaan nya yg bermasalah.
Pria itu turun dari jet pribadinya dengan kaca mata hitam dan setelah jas lengkap.
disampingnya ada pria yg sama tampannya berparas bule juga bernama Ozir Baren, membawa tas kerja dan melangkah gagah menuju mobil mewah yg sudah siap mengantar mereka ke apartemen milik Darwin.
Darwin memang sengaja membeli apartemen di negara X, karna dia memang sering bolak balik ntah untuk liburan atau pun bekerja.
Darwin akan beristirahat sejenak melepas lelah,sebelum memulai pekerjaannya yang pasti akan menguras tenaga dan otak.
1 jam perjalanan disebabkan macet akhirnya mereka sampai disebuah apartemen mewah yg berada dipusat kota X.
Saat mereka memasuki loby wanita melintas yg melihat Darwin seakan membeku ditempat.
tapi Darwin tetap fokus melangkah kedepan tanpa menghiraukan pandangan wanita wanita itu saat melihatnya seperti lauk pauk.
" Ada yg masih dibutuhkan Tuan ?? " Tanya Ozir yg masih menunggu didepan pintu masuk.
" Kembalilah ke Hotel,dan temui saya saat malam tiba " Titah Darwin melangkah kedalam.
" Baik Tuan,permisi " Pamit Ozir menutup pintu dari luar dan menuju Hotel yg tak jauh dari apartemen Darwin.
Ozir meninggalkan apartemen dan menuju hotel untuk istirhat.
Darwin memasuki kamarnya dan menaruh kopernya dipinggir tempat tidur,dia bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum istirahat.
15 menit berada dikamar mandi,Darwin keluar menggunakan Handuk mandinya dan duduk di pinggiran tempat tidur,
Mengambil Hpnya dinakas dan ternyata banyak pesan dan email masuk.
Darwin melepaskan hpnya lagi,dan mengambil baju ganti lalu mulai menaiki ranjang untuk tidur.
tak butuh waktu lama,memang Darwin sudah lelah diperjalanan tadi dan langsung tertidur.
**
Pagi ini Darsy sudah bersiap siap untuk datang ke Restoran pamannya Cici yg berada dipusat kota.
Darsy mematut dirinya didepan kaca lemari nya untuk berdandan.
Tak lebih dari stengah jam akhirnya Darsy selesai dengan,baju kemeja putih lengan panjang,celana bahan panjang dan jilbab hitamnya.
Darsy bertekad untuk memulai masa angkat dewasa, untuk menutup aurat walaupun masih amatiran yg penting ada niat baiknya.
Darsy memasukkan apa saja yg menurutnya penting ke dalam tas nya dan berjalan keluar.
Karna masih pagi baru jam 8.30 ibu Darsy masih dirumah belum berangkat untuk membantu Bapaknya diladang.
" Bu Darsy pergi dulu ya,nanti terlambat " Pamit Darsy kepada Ibunya .
" Loh emang masuknya jam brapa ? "Tanya Bu Saripah.
" Jam 9 Bu,tapi Darsy takut macet "
" Ya udah,kamu hati2 ya dijalan "
" Iya Bu,doain Darsy ya biar diterima kerjanya, Assalamualaikum " Salam Darsy mencium tangan Ibunya.
" Iya Nak,Waalaikumsalam " Kata Bu Saripah mengelus Kepala anaknya yg ditutupi hijab.
__ADS_1