
Pagi ini cuaca kurang mendukung,awan yang gelap dan air hujan yg jatuh bergantian.
Darsy masih bergelut dengan selimutnya walaupun sudah bangun karna masih pagi dan dingin.
habis solat subuh tadi Darsy melanjutkan tidurnya.
Darsy sudah 5 bulan bekerja dan setiap gaji nya selalu Darsy beri untuk ibunya dari separuh gaji yg dia dapatkan.
dan separuhnya lagi dia simpan untuk diri sendiri.
Ingatannya masih terngiang ngiang ucapan Cici tadi malam untuk liburan keluar kota.
tapi tabungannya masih sedikit,Darsy takut nanti merepotkan Cici, walaupun Cici anak orang kaya,bukan bearti Darsy bisa seenaknya memanfaatkan keadaan.
Tapi Darsy juga ingin liburan karna saat lulus sekolah Darsy langsung bekerja tanpa mau berleha leha.
Akhirnya Darsy memutuskan akan menunda dulu liburannya,mungkin menunggu 1 tahun dulu baru dia akan memikirkannya lagi.
Jika Darsy memaksa kehendak dan meminta ongkos kepada orang tuanya, rasanya tak mungkin. karna Orang tua darsy pun sekarang hidup bergantung padanya.
Penyakit Ibu nya sering kambuh dan bapaknya tak sekuat dulu lagi untuk bekerja.
" Huuuuffffttt.....ngak boleh egois,harus bersyukur "
Gumam Darsy menatap langit langit kamarnya.
" Ngak boleh lagi ngenyusahin Ibu dan Bapak !! "
" Semangat !!!!! "
Setiap habis tidur Darsy selalu menyemangatkan dirinya sendiri untuk tidak menyusahkan orang tuanya.
karna hanya Darsy yg diharapkan orang tuanya.
Darsy pun bangun dari tidurnya dan keluar kamar untuk ke kamar mandi yg ada di samping dapur.
Karna rumahnya yg sederhana hanya ada 1 kamar mandi dan 2 kamar,serta ruang tamu yg hampir menyatu dengan dapur,hnya dibatasi triplek untuk batasan.
Hari ini Darsy mendapat jatah libur,bekerja direstoran tidak setiap minggu libur hanya 2x dalam sebulan.
tapi Darsy tak mempermasalahkannya yang penting dia bisa menafkahi keluarganya saat ini.
" Tumben bangun pagi " Tegur Bu Saripah saat melihat anak tunggalnya mengambil minum di dapur.
" Iya bu,saat libur bangun nya pagi,tapi giliran harus bekerja bangunnya siang " Jawab Darsy lelah.
" Ish ni anak ngak berubah berubah dari dia sekolah dulu,selalu seperti itu "
" Hehehehe...." Cengenges Darsy menggaruk rambutnya.
" Pinggangnya sering sakit lagi ya Pak ?? " Tanya Darsy melihat Bapaknya yg sedang mengurut pinggang nya.
" Iya,sakit sedikit tapi masih aman kok ! " Jawab sang Bapak.
__ADS_1
" Jangan terlalu keras kerja pak,nanti makin parah " Kata Darsy sendu.
Inilah yg membuat darsy menjauhkan Ego nya untuk mengikuti Trend dimasa remaja dan dewasanya.
Darsy tak ingin membebankan pikiran orang tuanya.bahkan untuk memikirkan kuliah saja Darsy belum mau.takut bapaknya bekerja keras disaat kondisi yg tak memungkinkan.
" Sini Pak biar Darsy yg ngurut,bpak berbaring aja di karpet ".
" Ngak papa,biar Bapak aja tinggal kasih obat urut juga nanti hilang sakitnya.
" Ya udah kalo gitu,Darsy balik kamar aja "
Darsy meninggalkan Bapaknya yg masih setia mengurut pinggang nya dan menuju kamar untuk membersihkan kamarnya, yg sudah 3 hari tidak dirapinya.
setiap diberitahu Ibunya Darsy selalu bilang :
" Iya bu,nanti Darsy bersihkan ibu ngak perlu khawatir.
biar Darsy aja " Dan langsung mengunci pintu kamarnya agar sang ibu tidak bisa masuk.
Darsy selalu melakukan apapun asal dengan iniasiatif nya sendiri.kadang rajin luar biasa,kadang juga malasnya luar binasa.
***
Darwin sedang berkutat dengan laptop dan berkas penting yg dibawa Ozir tadi pagi.
Walaupun hujan masih mengguyur kota X tapi tak menyurutkan kegigihan seorang Darwin Alexander Gilbert.
Tok Tok Tok.....
" Masuk " Sahut Darwin dari dalam.
" Maaf tuan,ini data karyawan yg anda minta kemarin,ada beberapa yg mencurigakan,saat ini saya tetap menyelidiki mereka " Jelas Ozir
" Baik selesaikan mereka semua,saya tidak mau ada tikus penghianat dalam perusahaan saya.
" Siap tuan,dan sebentar lagi kita akan meeting di Hotel XX 1 jam lagi "
" Oke "
Ozir keluar dari ruangan bosnya dan melanjutkan pekerjaan.
Darwin mengerut dahinya pusing,banyak karyawan yg bermain curang,mentang mentang Darwin jarang ke kantor karna sibuk dengan perusahaannya yg berada di amerika,mereka memanfaatkan keadaan dengan mengambil yg bukan haknya.
Dan pada akhirnya banyak dari mereka yg ditendang keluar dari perusahaan secara tidak hormat.
Ada juga yg dilaporkan ke polisi atas penyalahgunaan jabatan.tak tanggung tanggung ada sekitar ratusan karyawan yg dipecat hari itu juga. saat kedatangan Darwin ke perusahaannya.dan tak ada yg berani menentang keputusan tersebut.
Bagi yg masih setia dengan meningkatkan kualitas kerjanya tak tanggung tanggung Darwin memberi apresiasi secara langsung kepada orang tersebut.
Bahkan seorang OB pun langsung diangkat menjadi Manager di bidangnya.
Hingga siang menjelang Darwin masih disibukkan dengan pekerjaan,bahkan makan siangnya pun hampir terlewatkan jika sekretarisnya tidak mengingatkan,Ozir ? jangan ditanya Asistennya tersebut lebih sibuk dari Bosnya.
__ADS_1
Masalah kali ini benar benar menguras tenaga.
Darwin sangat mempercayai asistennya tersebut karna awal perusahaannya dibangun Ozir lah orang yg selalu berada disampingnya dan menjadi baju pelindung bagi keselamatannya.
Drt drt drt...Hp Darwin bergetar
" Haloo Mom ? " Sapa Darwin.
" Hai Son,kapan kamu kembali ? "
" Belum tau Mom,masih bnyak pekerjaan disini "
Jawab darwin menyenderkan punggung nya dikursi kebesarannya.
" Adikmu merindukanmu Son ? Dia semalam menangis karna tak melihatmu beberapa bulan ini " Kata mommy Diana sedih.
" Mana dia,biar Darwin yg bicara ".
" Hallo Brother ? " Kata adik kecilnya dengan suara serak menahan tangis.
" Apa kabarmu sayang,kenapa suara nya sedih " Sahut Darwin lembut.
" Pindah ke vidio call ya,minta Mommy pindahin "
Berapa detik kemudian terpampanglah wajah sendu sang adik yg habis menangis dan akan menangis lagi.
Darwin tersenyum melihat adikknya yg dia yakini sebentar lagi akan terdengar suara tangisannya yg cempreng..
" Huaaaaaaaaaa Stef kangen kak hiks "
" Hahahahahaha " Darwin tertawa terbahak.
" Son kenapa kamu tertawa !! Hujat ibunya.
" Stef lucu Mom,lihatlah wajahnya yg menggemaskan itu,ingin rasanya Darwin mencubit pipinya yg cabby ".
" Kak Darwin jahat,hiks hiks Mom kak Darwin berdosa " Adu Stefani kepada Mommy nya.
" Ish anak ini keterlaluan " Ibu Diana mengelus pipi anak gadisnya sayang.
" Ngak sayang,kakak mu cuma bercanda "
" Kau pulanglah,dan kembali ke mansion nanti,ajak adikmu jalan jalan " Perintah Ibu negara.
" Siap mom,nanti jika sudah selesai Darwin akan segera kembali.
" Ya sudah bekerja lah yg giat,Dan bila perlu bawa pasangan mu kesini " Goda ibunya.
" Hmmmmm.."
" Dah sayang,tunggu kakak kembali ya " Kata darwin menggoda adiknya.
Stefani hanya mengkrucutkan bibirnya,dengan sisa air mata yg masih betah dipipi gadis mungil tersebut.
__ADS_1