DARSY SANG PELAYAN

DARSY SANG PELAYAN
Jadi Babu Beneran


__ADS_3

Darsy nyampai kerumahnya pukul 10 malam,ibu dan bapak nya masih menonton tv sambil menunggu anak gadisnya pulang.


" Assalamualaikum..


" Waalaikumsalam " Jwab ibu dan bapaknya serempak.


" Kamu dari mana aja Nak,keluar dari pagi tembus malam gini,biasanya ngak gitu " Tanya ibu Darsy.


" Iya bu mulai sekarang Darsy kerja nya full time dari pagi sampai Malam,udah ngak kerja di cafe lagi " Jelas Darsy.


" Emangnya kerjaan mu sekarang apa nak ? Tanya Bapaknya.


" Itu Pak,jadi asisten Bos besar di perusahaan gede yg ditengah kota "


" Hah asisten itu apa toh pak ? Tanya ibunya bingung.


" Itu bu membantu urusan Bos gitu " Jelas Darsy sedikit gugup.


Tidak mungkin Darsy menjelaskan ssmuanya,bisa bisa Darsy tidak dapat bekerja lagi.


" Gajinya lumayan bu,4x lipat dari gaji kerja di cafe,makanya kerjanya pagi sampe malam. "


" Oh ya sudah kalo kamu mampu.jangan dipaksa jika itu berat buat kamu pikul sendiri " Nasehat Bapak.


" Siap komandan,oh iya ini ada makanan dari tempat Darsy kerja td,tapi sebagian udah Darsy makan.


" Waaah,kamu beli sendiri nak,jgn boros2.kan Kamu mau liburan nanti " Peringati ibu


" Ngak Bu,ini dibeliin sama Bos nya,daripada mubazir mending Darsy bwa pulang aja buat bapak dan ibu,jarang jarang kan bisa makan enak gini hehehe "


" Iya,ya udah yuk kita makan bareng " Ajak Bapaknya, mempererat kain sarungnya.


" Darsy udah makan pak,Mau istirahat aja "


Darsy bergegas membasuhkan badannya dan langsung tidur karna kelelahan


**


Kebesokan harinya Darsy sudah sampai di apartemen dan mulai bersih2,pagi tadi Darsy dapat perintah, bahwa ia disuruh untuk membantu Darwin di kantornya sehabis zuhur, sekalian membawakan makan siang pria arogan itu.


Setelah semua selesai,Darsy berleha leha mengelilingi apartemen yg lumayan luas jika dihuni hanya 1 orang.


Apartemen itu memiliki 3 kamar,1 kamar Darwin,1 kamar untuk tamu,dan 1 kamar untuk ruang bekerja dan perpustakaan.


Memliki 1 kolam yg lumayan luas untuk berenang,dan kolam ikan disampingnya.


1 dapur,dan ruang tamu.


Semua barang barangnya terlihat mewah dan canggih canggih,smpai Darsy takut untuk menyentuhnya.


Kesan maskulin sangat terasa di ruang apartemen itu dindingnya di cat warna abu,putih,dan hitam,sangat kontras dengan lantai nya.

__ADS_1


Hari ini Darsy membawa ganti baju,tidak ingin mengulangi kejadian semalam yg membuat nya berkeringat tanpa ada baju ganti untuk mandi.


Setelah semua beres dan masakannya pun sudah ditata rapi,walaupun Darsy cuma memasak cumi asam pedas,sayur capcay,ayam goreng krispi,dan telur Dadar.


Karna Darsy belum terlalu pandai memasak,itu pun bumbunya hasil contekkan dari Youtube.


Darsy sudah Berada di lingkungan gedung tinggi itu dan langsung dsruh masuk oleh pria arogan itu stelah Darsy mengetuk pintu.


Walaupun saat disepanjang jalan tadi banyak yg membicarakannya tapi Darsy tetap ceria dan tak menghiraukan cemooh orang atas penampilannya yg biasa saja.


" Masak apa kamu hari ini ??? " Tanya Darwin tetap menghadap ke leptopnya.


" Masak cumi,ayam,capcay,sama telur dadar "


" Hmmm...


1 jam berlalu hanya ada keheningan di dalam ruangan super mewah itu.


Darsy yg lelah menunggu akhirnya tertidur dengan posisi duduk.


Darwin yg sudah lelah pun menghentikkan pekerjaan nya sebentar untuk istirahat makan,karna memang waktunya makan.


Darwin pun duduk disamping Darsy yg terlelap.


" Ck dimana pun dan kondisi apa pun gadis ini mudah sekali untuk tidur " Gumam Darwin menggelengkan kepalanya heran.


Karna Darwin yg sudah kelaparan.dia pun membuka rantang yg dibawa Darsy dan langsung melahapnya.


Darwin makan dengan keheningan sampai semua isi rantang itu habis tak tersisa.


Setelah minum,Darwin memperhatikan wajah Darsy yg masih tertidur dengan kepala miring ke kanan.


Darwin memperhatikan Wajah Darsy yg manis,dengan kulit yg tidak terlalu putih,hidung mungil,bibir tipis,pipi tirus,bulu mata yg tidak terlalu lentik,alis tebal, dan selalu menggunakan hijab segi empat untuk menutupi kepalanya.


Make up ny yg tak berlebihan cendrung natural,dengan bedak tipis,blush on pink yg sangat kontras dengan kulit wajahnya,serta lip stick merah pink yg tipis,cukup untuk usia sepertinya.


Darwin memperhatikan wajah darsy dengan sangat dekat,sampai mata cantik itu terbuka dan langsung melotot ke arah Darwin yg langsung kelagapan.


Deg....jantung Darwin berpacu kencang saat manik itu terbuka tadi.


Darwin yg sadar dengan posisinya yg sangat dekat menoyor kepala Darsy pelan.


Darsy makin terkejut melihat Darwin menoyor kepalanya ke belakang.


Darwin langsung bangkin dari duduknya dan sedikit menjauh dari Darsy.


" Kalo mau tidur drumah saja,ngak usah disini,ganggu orang kerja aja " Ketus Darwin mencairkan suasana.


" Lah kan saya dsruh kesini tadi sama bapak,saya juga capek nungguin bapak yg ngak selesai2 dari tadi,makanya saya ketiduran. " Jelas Darsy tidak terima.


" Loh makanan nya udah abis ? Bapak yg makan ya ?

__ADS_1


" Tanya Darsy sedikit menggoda.


" Memangnya kamu melihat ada orang lain lagi dsini " jjutek Darwin.


" Ya engak sih pak,tapi ya udah lah yg penting habis dan sudah dipastikan masakan saya enak ya kan pak " Goda Darsy


Darwin menjadi salah tingkah sendiri.


" Biasa aja " Kata Darwin cuek.


" Heh selalu saja,apa salahnya sih bilang enak gitu,ntar dimasakin lagi ya " Cibir Darsy pelan mempraktekkan gaya Darwin.


Darwin tak menghiraukan Darsy yg mengolok olok dirinya,dia melangkah dengan ssdikit senyum yg tercetak di bibir tipis pria arogan itu.


Darsy pun membersihkan peralatan makan tadi ke wastafel dan menyusunnya di tas yg dibawa.


Darsy duduk kembali disofa,mau pamit pulang tapi takut kena semprot lagi dengan aura arogansi Darwin,jadi darsy mencari aman untuk duduk santai saja.


" Kemarilah,dan kerjakan ini " Panggil Darwin dan memberikan Darsy kertas yg sudah bertumpuk kepadanya.


" Maksudnya apa Pak ? Tanya Darsy bingung.


" Kamu ketik semua ini di komputer saya,saya mau meeting sebentar nanti kalau sudah selesai krim semuannya ke alamat email ini.Mengerti !!! "


" Iya ngerti " Jwab Darsy malas.


" Bgus,nanti sebelum pulang saya akan ksini lagi "


"Hmmm...


Darwin mengambil jas dikursinya dan langsung melangkah keluar saat Ozir mengetuk pintu.


Darsy yg ditinggal sendiri pun berteriak kesal.


" Tau nya marah marah aja,salah dikit marah,lawan dikit marah,apa2 harus marah,ngak bisa apa manis sedikit,kalem gitu,Ganteng sih ganteng,tapi ngak judes juga kali,dasar cwok arogan sinting,Mau sendiriiii " Darsy mengamuk sendiri dengan menghamburkan kertas yg di beri Darwin tadi.


Kertas pun berterbangan,beberapa detik kemudian Darsy dengan terburu buru merapikan kertas itu lagi menjadi tumpukkan.


" Ini mah ngebabu benerannn,,,Ibuuuu toloooong " Jerit Darsy.


Darwin yg sedang di mobil hampir tertawa terbahak melihat tingkah konyol Darsy yg berada diruangannya tersebut.


Jika dia tak ingat saat ada orang lain yg memperhatikannya.Darwin memang sengaja mengalihkan pantauan Cctv itu ke hpnya,karna Darwin yakin Bocah itu akan berbuat onar di ruangannya.


" Dasar bocah awas saja kamu ya " Gumam Darwin sambil tersenyum gemas.


Darsy mengerjakannya dengan penuh kemarahan saat mengetik angka,huruf yg tercetak di kertas tersebut.


" Tu orang ngerjain aku atau gimna ya ?? Kok gini amat sih aaaaaaaaaa " Kesal Darsy tak henti henti menggutu.


" Ya udah terima nasib Darsy,ingat gaji mu besar 4x lipat dari kerja di cafe " Semangat Darsy untuk dirinya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2