DARSY SANG PELAYAN

DARSY SANG PELAYAN
Belanja


__ADS_3

Sudah 2 hari Darwin tidak berangkat ke kantor,Darwin bekerja dari rumah.sejak sakit kemarin darwin lebih memperhatikan kondisi tubuhnya.


Seharian dirumah yg dilakukannya adalah olah raga,renang,dan bersantai santai.Masalah perusahaan diserahkan nya kepada Ozir sang asisten ýg dia percayai.


Darsy sedang mencuci baju di belakang dengan mesin cuci.


sedangkan sang punya nama asik bernyanyi dan berjoget ria.Kadang lagu yg didengarnya pun seperti musik disco Ampun bang jago,Darsy menari dan menggeleng geleng kan kepalanya meniru musik yg menggema.


Hingga tanpa sadar Darwin melihat tingkahnya dari dapur,karna letak tempat mencuci dan dapur hanya di batasi pintu pembatas.


" Ampun bang jagoo tet tenenet tenenet....Bumm bumm Bang jago " Darsy menyanyi sambil mengibaskan kemeja Darwin yg sudah selesai di keringkan dengan mesin.


" Astga,apa setiap hari ini yg dilakukan bocah itu saat sendrian " Gumam Darwin melongo tak percaya melihat tingkah konyol Darsy.


Darsy tak tau bahwa Darwin tidak bekerja hari ini,saat masuk tadi darwin tak menampakkan diri karna dirinya sedang nge Gym di ruangan olahraga .


Darwin meninggalkan dapur dan membiarkan Darsy sendrian dengan tingkah absurd nya.


Darwin ke kamar dan langsung mandi.


Darwin melepaskan kaos nya dan nampakla perut kotak2 yg banyak dikagumi kaum hawa itu.


dah hanya menyisakan kolor hitam dan melilitkan handuk kecil dipinggangnya.


Darwin berendam di bath up dengan cairan aroma terapi yg menenangkan,jarang2 dirinya bisa berleha leha seperti ini,Hampir 1 tahun ini dirinya memaksakan diri dengan gila kerja.bhkan waktu istirahatnya pun sedikit.hingga tubuhnya tak kuat lagi sampai akhirnya jatuh sakit.itu pun hanya demam biasa tak terlalu parah.


Setelah 10 menit Darwin pun selesai dengan acara mandinya.


Rencananya hari ini Darwin ingin menganjak darsy berbelanja ke Mall untuk ucapan terima kasihnya.berlebihan ? memang tapi itu lah enaknya orang kaya.


Darwin mengenakan pakain casual celana coklat pendek dan kaos oblong yg sedikit kebesaran,sangat keren dibadannya yg besar tinggi dan kekar.


Tak lupa topi hitam dan kaca mata hitam yg menggantung di leher bajunya.persis setelan bule.karna memang darwin bule amerika.


Saat sedang libur darwin malas mengenakan pakain formal apalagi saat ini cuaca panas..


Darwin melangkah keluar dan berpapasan dengan Darsy yg sudah berkeringat di pipi dan baju belakangnya karna sedang mengepel lantai semua apartemen.


Darsy benar2 menjadi pembantu di situ.


Darwin pun sontak terkejut melihat Darsy yg ternyata sangat bekerja keras.


" Heh bapak,maaf pak lantainya masih basah " Tunduk Darsy hormat.


" Hmmm Maaf saya ngak tau kamu lagi ngepel " Darwin melihat lantai yg masih basah.


" Ngak papa Pak,lewat ajah " Suruh Darsy.


" Abis ini kamu siap siap ya,kita ke Mall " Titah Darwin duduk disofa menyalakan televisi.


" Hah..ngapain Pak ?? Tnya Darsy bingung.


" Mau jual kamu sama tukang jait " Jwal Darwin asal.


Darsy mendengarnya pun langsung mengkrucutkan bibirnya kesal.


" Ngapain masih diam,cepetan mandi "Titah Darwin mencari siaran Tv.

__ADS_1


" Iya abis ini saya mandi " Kata Darsy lesu dan melanjutkan ngepel nya yg sempat tertunda.


Setelah kepergian darsy yg menahan amarah,Darwin tersenyum senang.


Hampir stngah jam akhirnya Darsy keluar dari kamar tamu dengan penampilan yg biasa saja,tak ada menariknya.


Hanya menggunakan kemeja lengan panjang dan celana jins longgar dengan hijab segi empat dan tas selempangnya.Terkesan udik bagi sebagian orang tapi hanya orang yg mengenalnya sangat mengagumi gadis polos itu.


" Udah siap " Tnya Darwin.


" Sudah pak " jwab Darsy singkat.


Mereka keluar apartemen,menuju besmen tempat mobil Darwin berada.


" Ayo masuk " Titah darwin munurunkan kaca mobil range rovernya.


Darsy pun akan membuka pintu belakang,tapi suara Darwin langsung menahannya.


" Ngapain buka pintu belakang,duduk didepan,saya bukan sopir kamu " Ketus Darwin.


" Tapi Pak,saya kan cuma pem..."


" Saya tidak menerima penolakan,cepat masuk " Potong Darwin cepat.


Darsy pun menurut sambil menahan kesal.


Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang di jalan raya.sedikit macet karna hari siang dan menjelang makan siang juga.


Tak ada yg mereka bicarakan didalam mobil,hanya ada keheningan.Darsy mengalihkan pandangannya ke luar kaca dan sesekali milirik Darwin yg tetap fokus menghadap ke depan.


Mereka masuk ke dalam Mall mewah itu,Darsy hanya mengikuti langkah Darwin dari belakang.


Darwin berhenti di sebuah butik muslimah mewah.


para SPG menyambut pria tampan itu dengan aktif.


" Carikan baju yg bagus untuk gadis ini "Titah Darwin menunjuk Darsy yg bersembunyi di belakangnya.


Para Spg itu pun melirik Darsy dengan tatapan yg sulit dimengerti.


tapi mereka tetap menjalankan tugas,membawa Darsy ke ruang ganti dan memberikannya bnyak gaun untuk di coba.


Darsy mencoba baju mewah itu satu persatu,hingga dia tak sengaja melihat harga baju itu dan langsung melotot tak percaya.


" Astgaaaa ini gaji ku bulan lalu " Gumam Darsy melihat harga baju sepotong yg menurutnya sangat mahal.


" Mmmm mbak,bisa ngak cari baju yg harga nya dibawah seratus ribu,atau diatas dikit ngak papa lah " Tanya Darsy gugup.


Spg itu tertawa tak percaya mendengar ucapan Darsy tersebut.


" Mba dsini tu ngak ada harga baju segitu,dsini itu brand terkenal dan terbatas.yg mba coba itu pun yg paling murah !! " Cemooh wanita itu dengan sombongnya.


" Hah astga baju segini harganya hampir 4 jt,yg bnar saja " Gumam Darsy terkejut.


" Kalo ngak mampu beli,jangan ksini mb belanjanya,di pasar induk aja atau ngak beli baju bekas yg biasa dijual murah itu " Remeh Spg.


Darsy hanya diam tak menyahuti omongan Spg yg memang ada bnarnya juga.

__ADS_1


Dirinya tak pernah ke Mall mewah itu untuk belanja baju,palingan dulu hanya menemani Cici ksini untuk menemui Ibunya bekerja.


Mereka b2 pun keluar dari kamar ganti,Darwin yg melihat Darsy yg menunduk mengernyit bingung.


" Kenapa ??? Udah selesai ganti bajunya ?? Tnya Darwin melepaskan kaca mata hitamnya.


" Sudah Pak " jwab Darsy sendu.


" Terus,mana yg kamu suka ??


Darsy menghampiri darwin yg berdiri menjulang di depannya.Darsy menjinjit untuk membisikkan sesuatu kepada darwin.


" Beli tempat lain aja Pak,dsini mahal saya ngak mampu beli walau hanya sepotong " Bisik Darsy pelan.


Darwin pun tersadar kenapa wajah Darsy sendu pas keluar tadi ternyata itu masalahnya.


Darwin menatap garang Spg yg masih setia menunggu mereka b2 yg berbisik bisik.


" Bungkus semua yg di Coba tadi dan beberapa gamis langsung dengan hijabnya."Titah Darwin


Spg itu pun langsung melotot tak percaya,apalagi Darsy.dirinya menggeleng lemah.


Darwin meninggalkan Darsy yg masih mematung melihat kepergian Darwin ke kasir untuk membayar.


Stelah membayar dan menenteng beberapa paper bag Darwin dan Darsy keluar dari butik itu dan kebutik berikutnya membeli tas mewah.


Darsy sangat takjub dengan tas mewah yg bertengger di etalase tokoh.


Dan lagi lagi Darwin membeli beberapa tas mewah itu untuk dirinya.


Setelah capek berbelanja yg semuanya untuk Darsy mereka pun makan di sebuah restoran mewah.


Mereka makan dengan tenang.hingga darsy mengeluarkan suaranya.


" Makasih pak atas belanjaannya " Kata Darsy tulus.


" Hmmm nanti bayar nya dengan kamu tetap bekerja di apartemen saya dan menjadi asisten jika saya butuh " Kata Darwin santai.


" HAH....Jadi maksud bapak saya ngutang gitu ke bapak ??? Tnya Darsy melotot dan tak sengaja menjatuhkan sendoknya ke piring.


" Hmmm..."


" Tapikan tadi saya ngak nyuruh bapak buat beli kebutuhan saya,bapak yg ngotot mau beliin "Kata Darsy tidak terima.


" Jadi kamu mau berhenti bekerja dengn saya gitu ??? " Tnya Darwin tajam


" Ya ng ngak gitu juga,tapi kan saya berhak buat nentuin pekerjaan saya,siapa tau nanti saya mau kerja di tempat lain "


" Oke,kalau gitu kamu ganti semua biaya yg saya keluarkan hari ini dan ya baju saya yg dlu kamu tumpahin juga kamu ganti sekarang juga,abis itu kamu bebas !!! " Kata Darwin santai.


Darsy melongo dan melotot bersamaan,dan itu membuat darwin sangat gemas,hingga dia memasukkan potongan daging ke mulut Darsy yg terbuka.


Darsy pun spontan mengunyah daging tersebut dan menelannya.Darwin terbahak keras saat melihat tingkah konyol Darsy yg sangat disùkainya.


hingga para pengunjung yg lain terheran heran dengan Darwin yg tertawa keras.


Darsy hanya menundukkan kepalanya,pipinya sudah bersemu merah karna malu.

__ADS_1


__ADS_2