
Darwin akan pergi ke amerika minggu depan,perusahaan besarnya disana sudah menanti.
Ibunya sering menelpon akhir akhir ini karna adik kecil nya sering menangis merindukan kakak tampannya.
" Hay Mom,apa kabar ?? " Telpon Darwin.
" Hay pria yg sangat sibuk,masih ingat ya dengan mommy mu ? " Cibir Ibunya diseberang.
" Ayo lah Mom,Darwin disini sedang bekerja keras " Melas Darwin.
" Iya,sampai melupakan keluargamu disini.sudah hampir 1 tahun kau tak kembali kerumah " Cerca ibunya.
" Kembali lah Son,adik mu sudah 2 kali Mommy bawa kerumah sakit,demam tinggi karna merindukanmu " Lanjut ibunya.
" Benarkah ?? Kenapa Mommy tidak mengabari ku ? " Kata Darwin terkejut.
" Setiap Mommy menelpon mu,selalu saja kamu sedang sibuk,lagi meeting lah,dijalan lah,ada tamu dan lain sebagainya.bagaimna cara mommy mengabari mu sayang " Kata ibunya gemas.
" Maafkan aku Mom,aku benar2 sibuk 1 tahun belakangan ini,kantor ku hampir bangkrut jika aku tak turun tangan." Jelas Darwin
" Mommy tidak mau tau,kamu harus balik minggu depan,adik mu akan liburan akhir tahun.jangan buat dia menunggu mu lagi anak nakal " Titah ibunya.
" Dan jangan lupa bawa mantu buat Mommy,kamu sudah semakin tua.hampir semua teman mu sudah menikah dan punya anak "
" Hmm Mom jangan bahas itu lagi okey,nanti Darwin akan menemukan calon menantu yg baik buat mommy "
" Baik lah,Mommy tutup sekarang,adikmu sudah bangun dan mencari mommy sekarang,Bay...."
panggilan pun terputus.
Darwin menyenderkan tubuhnya dikursi kerja nya dan mengurut keningnya yg terasa pusing.
Calon menantu ?? Haaaaa Darwin merasa harus sgera mencari perempuan yg baik untuk menjadi menantu ibunya. Sandra Evire ?? perempuan itu masih sibuk dengan dunia kerjanya.
Maukan dia menikah cepat dengan Darwin ???
Darsy hari ini mengambil jatah liburnya,seharian kerjaannya hanya rebahan dan bermain hp sampai ****,dirinya ingin ke pasar untuk membeli jilbab baru mumpung libur.
Baju yg dibeli Darwin sepekan yg lalu masih tergantung rapi dilemarinya.
Tak pernah Darsy memakainya,karna untuk apa pakaian mahal itu terasa tak cocok dengan kehidupannya yg biasa saja.
biasa nya baju mewah seperti itu hanya dipakainya saat kondangan atau hari lebaran saja.
Darsy sudah bersiap siap untuk ke pasar induk.
__ADS_1
Darsy melajukan motor nya dengan kecepatan sedang,cuaca siang menjelang sore ini tidak terlalu panas.
Saat melewati jalan yg lumayan ramai,Darsy hilang keseimbangan saat seekor kucing orange putih tiba tiba berlari didepannya.Darsy pun mengerem mendadak karna terkejut dan naas dirinya langsung jatuh, tidak seimbang dan motornya pun menimpa dirinya,tapi untungnya kucing tersebut tidak jadi tertabrak,sang kucing melarikan diri ke semak semak.
Darsy mencoba bangkit dan mengangkat motornya.
tiba tiba seorang gadis berlari ke arahnya dan membantu darsy mengangkat motor yg menindih tubuhnya.
" Mba ngak papa ?? " Tnya gadis itu panik.
" Saya ngak papa,mungkin cuma kseleo mba,kaki saya sakit " Jwab Darsy.
" Aduuh maafin kucing saya ya mba,tadi mau saya mandiin tapi dia langsung kabur ke jalan raya dan hampir ketabrak sama mbak. "Sesal gadis itu.
" Oh jadi itu kucing mba ya,untung aja saya cepet ngerem,kalo ngak,aduh saya ngak tau lagi " Jwab Darsy duduk dipinggir jalan.
Tangan dan kakinya tergores,dan mengeluarkan darah segar.
" Astga tangan mba berdarah,ayo saya obati " Kata gadis itu berusaha memapah Darsy.
Darsy hanya menurut saja,dia memang sedang butuh pertolongan.
pengendara lain berhenti sejenak dan membantu darsy dan gadis itu dengan mendorong mtor darsy ke sebuah rumah kost.
" Makasih ya pak udah bantuin saya "Kàta darsy tulus.
Tak lama gadis itu pun keluar dari kamar kost dengan membawa kotak p3k.
" Ayo sini mba saya obati dulu lukanya "
Gadis itu pun membersihkan luka darsy dan menaburkan obat merah ke lukanya.
Darsy hanya diam sesekali meringis kesakitan.
hampir 15 menit akhirnya selesai.
" Oh iya kenalin mba nama aku Nisa " Sapa gadis itu mengulurkan tangan.
" Aku Darsy " balas darsy menerima uluran tangan nisa dan tersenyum.
" Tadi mau kemana memangnya ?
" Mau ke pasar induk,ada yg mau dibeliin "
" Oh ya udah nanti aku temenin ya,sebagai permohonan maaf aku karna kucing aku yg buat kamu kayak gini hehe " Cengenges gadis dengan rambut ikal itu.
__ADS_1
" Eh ngak papa,nantì nyusahin kamu lagi " jwab darsy tak enak.
" Ngak papa sekalian cari makan diluar,nanti aku traktirin "
" Kamu kok repot repot amat sih ?" Kata Darsy canggung.
" Ngak kok,boleh ngak kita temenan ? " Tanya nisa serius.
" Hah,,boleh banget mulai sekarang kita temenan ya heheh " jawab Darsy tersenyum.
Mereka pun bercerita dengan riang,ternyata nisa anak broken home,ibu dan bapak nya berpisah karna orang ketiga,bapaknya lebih memilih wanita itu dari pada ibu dan dirinya.dan ibunya juga menikah dengan duda pengusaha kaya tapi tak pernah lagi memperhatikan dirinya.ibu dan bapaknya meninggalkan dirinya dengan bibinya yg seorang janda,,tapi beberapa bulan ini bibinya meninggal dan sekarang Nisa hidup sebatang kara.
Tak ada lagi yg memperdulikannya,teman temannya pun bnyak yg menjauhi dirinya karna mereka takut ikutan terbawa sial.Akhirnya Nisa meninggalkan kota kelahirannya dan merantau disini.
makanya sekarang hanya kucing kucingnya yg menjadi teman senasibnya.
Sekarang dirinya sudah menemukan teman baru,semoga dia tulus menerima Nisa apa adanya.
Hampir sore mereka pun bergegas ke pasar induk menemani Darsy,stelah 1 jam berkeliling pasar akhirnya mereka melanjutkannya dengan pergi mencari makan di pinggiran jalan dan membawa makanan yg mereka beli tadi ke sebuah taman.
Banyak muda mudi yg sedang joging dsitu,keluarga yg sedang tamasya,dan anak anak yg berlarian kesana kemari.
" Nis,kamu kerja apa kuliah ??? Tnya Darsy sambil memakan sosis goreng.
" Aku kerja di perusahaan konveksi sebagai cleaning service " Jwa Nisa tersenyum sambil merenggangkan otot punggungnya .
" Kalo kamu kerja apa kuliah ? Tnya Nisa balik.
" Aku juga kerja,di apartemen sebagai pembantu ! " Jwab Darsy jujur.
" Haha jadi kerjaan kita sama dong,cuma beda tempat dan sebutan aja haha" Tawa Nisa .
" Iya Nis,yg penting halal dan bisa buat bantu orang tua " Jwab Darsy ikut tertawa.
" Iya bener kata kamu,terus ngak perlu lagi buat minta uang sama orang tua buat jajan,urusan orang anggap pekerjaan kita rendah,ngak usah dipusingin.mereka yg nasibnya baik,enak hidup dengan cukup meminta uang kepada orang tua,lah kita dikasih tuhan tulang kuat buat kerja aja bersykur banget "
" Iya bner banget kamu Nis,intinya banyakin bersyukur ya Hahahah"
Mereka tertawa dengan ceria hingga lupa bahwa waktu sudah mendekati magrib.
" Pulang yuk udah mau magrib ini " Ajak Darsy.
" Hayuk,pulang ke kost ku aja dulu,nanti abis magrib baru kamu pulang kerumah " Ide Nisa.
" Oke,yuk lets go....
__ADS_1
Mereka pun pulang dengan bergandengan tangan menuju motor nisa yg terparkir dipinggir jalan,sedangkan mtor Darsy berada di kostan Nisa.