Deadly Girls Transmigration

Deadly Girls Transmigration
31


__ADS_3

Pagi ini adalah hari dimana dilaksanakannya acara pernikahan bagi kaisar Zhaoyang Kong Tao dan seorang gadis bangsawan bernama Mei Zhi Ling. Acara pernikahan di laksanakan dengan sangat meriah, semua bangsawan yang ada di negeri maupun dari kekaisaran lainnya yang datang ikut memeriahkan acara pernikahan kaisar Zhaoyang Kong Tao dan selir keduanya.


Dalam acara pernikahan kaisar dan selir kedua, hanya selir Tingting lah yang berwajah masam karena tidak senang akan terlaksananya acara pernikahan ini. Ia sangat membenci siapapun yang ingin merebut kaisar Zhaoyang dari tangannya. Karena rasa cintanya yang berlebihan, akhirnya membuat selir Tingting menjadi gelap mata dan penuh dengan dendam.


Seperti yang ia lakukan saat ini, secara diam-diam selir Tingting memasukkan sesuatu ke dalam piring dan minuman yang di jadikan sebagai tempat khusus untuk menyimpan makanan bagi seorang wanita yang sekarang sudah resmi menjadi selir kedua yaitu Mei Zhi Ling. Kali ini, entah rencana apa lagi yang di buat oleh selir Tingting, ia berniat untuk mencelakai selir kedua Mei Zhi Ling dengan memasukkan racun kedalam makanannya.


"Kau pantas mati j*lang!" Batinnya, lalu ia pergi dari ruangan penyimpanan itu.



Di aula istana...


Tempat acara pernikahan di laksanakan, terlihat banyak sekali orang-orang yang datang dan berkumpul. Mereka semua bersenang-senang atas pernikahan kaisar Zhaoyang Kong Tao yang ketiga kalinya ini. Sebagai rakyat dan para petinggi di negeri ini, orang-orang disana akan merasa senang jika pemimpin negeri Anming ini menikah dengan para gadis yang memiliki banyak kelebihan.


"Yang mulia kaisar cocok sekali dengan selir kedua Mei Zhi Ling."


"Ya, kau benar! Aku lebih suka melihat permaisuri Xio Lu dan selir kedua Mei Zhi Ling yang menjadi ibu dari calon penerus kaisar. Aku tidak menyukai selir Tingting yang sombong itu!"


"Kecilkan nada bicaramu! Kalau nenek sihir itu tau, kau pasti akan di hukum!"


"Ck! Dia memang suka semena-mena! Dia memang seorang putri mahkota dari kerajaan bulan, tapi dia terlihat seperti seorang wanita yang tidak berpendidikan!"

__ADS_1


"Lihat saja, bahkan saat perjamuan pun dia tidak di ajak bersama kaisar dan permaisuri serta selir kedua."


Banyak sekali ucapan dan bisikan orang-orang yang datang di aula istana itu. Mereka mencibir selir Tingting dengan segala sikap dan sifatnya, serta mereka membicarakan tentang rasa senang mereka karena kaisar Zhaoyang Kong Tao menikah dengan dua orang wanita yang sangat baik dan cocok untuk seorang kaisar agung sepertinya.


"Kau dengar itu selir Mei Zhi Ling? Mereka membicarakan selir Tingting yang sombong dan tidak tau malu itu." Ucap permaisuri Xio Lu dengan tertawa kecil.


"Sebegitu tidak sukanya kah orang-orang kepada selir Tingting? Sangat buruk!" Balas selir Mei Zhi Ling.


"Ya, sepertinya begitu." Ucap permaisuri Xio Lu menanggapi ucapan selir Mei Zhi Ling.


Saat ini permaisuri Xio Lu sedang menikmati hidangan yang di sediakan oleh para pelayan untuk perjamuan. Sebelumnya, permaisuri Xio Lu sudah mengecek setiap makanan yang ada di atas meja, ia curiga karena mencium aroma seperti racun ada di salah satu piring yang tersaji disana. Saat ia tau dimana makanan yang terdapat racun, segera ia membuangnya dan menyuruh pelayan untuk menggantikan dengan yang baru.


Mereka berdua makan dengan tenang, sedangkan kaisar Zhaoyang tetap duduk dengan tenang saat perjamuan. Mereka bertiga duduk berhadapan di meja yang sama.



"Awas saja kalian berdua! Aku akan menyingkirkan kalian berdua j*lang rendahan!" Batin selir Tingting menggeram marah dengan mengepalkan kedua tangannya kuat. Lalu ia pergi lagi dari sana menuju kediamannya.


Seperti biasa, selir Tingting akan mengamuk dan menghancurkan semua barang yang ada di dalam kamarnya.


"Akhhhh... Br*ngsek! Kedua wanita j*lang itu membuatku di permalukan! Aku akan membalas kalian! Akkkhhhhh..." Teriaknya mengamuk seperti orang gila.

__ADS_1


Para pelayan yang bertugas untuk melayani selir Tingting pun tidak berani untuk mendekat karena takut akan menjadi sasaran amukannya.


Para pelayan di kediaman selir Tingting pun sudah tidak heran lagi melihat junjungan mereka mengamuk seperti ini, bahkan tanpa sebab pun sering kali selir Tingting marah-marah dan mengamuk kepada pelayan atau prajurit yang lewat disana. Segila itu selir Tingting pikir mereka, namun tidak ada yang berani berucap karena mereka takut kalau selir Tingting tau, mereka semua akan di hukum atau di pecat dari pekerjaan mereka.



Kembali ke kediaman Lotus milik permaisuri Xio Lu yang baru, setelah paviliun teratai miliknya dahulu terbakar karena kejadian penyerangan malam itu.


Sekarang ia disini, tinggal di paviliun Lotus sudah semenjak setelah ia muncul di depan kaisar Zhaoyang, ia meminta paviliun baru yang ada di istana, dan jadilah ia di paviliun Lotus yang sudah resmi menjadi tempat tinggal miliknya. Sedangkan selir kedua Mei Zhi Ling tinggal di paviliun Mawar yang tak jauh dari paviliun Lotus tempat permaisuri Xio Lu.


"Ah nyamannya, rumahku istanaku!" Gumam permaisuri Xio Lu menghela nafas dalam saat ia sudah berbaring di atas peraduan miliknya.


"Akhirnya aku punya teman baru di istana ini. meskipun hanya sementara waktu aku disini sih, sahabatku tetaplah trio x dan takkan tergantikan. Hehehe..." Ucapnya lagi dengan tawa tengil.


Permaisuri Xio Lu pikir, jika ia menambah sekutu akan lebih mudah untuk membongkar semua kebusukan selir Tingting yang tidak tau diri itu. Ia menjadikan selir kedua Mei Zhi Ling sebagai temannya yaitu hanya ia gunakan sebagai orang yang akan mendukung setiap rencananya. Bisa di katakan kalau permaisuri Xio Lu sangat licik! Sikap dan sifatnya yang seperti bunglon sangat susah untuk di tebak.


Saat ini ia pikir akan lebih baik jika ada yang membantu dirinya dalam bertindak melakukan banyak hal di istana, daripada sendirian akan sulit.


"Oh ya! Bagaimana ya keadaan ibu suri Mei-mei? Apa dia sudah menderita di penjara sana atau penderitaan yang ia dapatkan belum seberapa? Aku akan memastikannya besok dan akan melihat penderitaan wanita tua itu sendiri dengan kedua mataku!" Ucapnya saat ia teringat akan ibu suri Mei-mei yang sedang ada di dalam penjara bawah tanah.


"Hukuman apa lagi ya yang pantas untuk wanita tua itu? Sebaiknya aku memikirkan itu nanti setelah melihat dia di penjara bawah tanah, cambukan seratus kali pun tidak akan cukup untuk membalas semua penderitaan yang dialami oleh permaisuri Xio Lu yang asli!" Jedanya. "Aku akan melakukannya dengan tanganku sendiri! Lebih kejam dari apa yang wanita tua itu lakukan dulu!" Ucapnya dengan dingin.

__ADS_1


permaisuri Xio Lu yang sekarang atau jiwa Grace adalah seorang gadis yang kejam jika berhadapan dengan orang yang berbuat jahat terhadapnya. Musuh di dunia gelap mafia saja saat ia di dunia modern semua tunduk kepadanya. Grace tipe orang yang tidak akan pernah melepaskan siapa saja yang sudah membuat masalah dengannya, meskipun ia seorang gadis yang susah di tebak tapi ia tetap memiliki sebuah pendirian dalam dirinya.


__ADS_2