Debora

Debora
Bab 4


__ADS_3

Kini waktu telah menunjukkan pukul 23.00, dengan langkah pasti Debora menuruni tangga satu persatu.


Dengan menggunakan pakaian serba hitam Debora keluar dari rumah menggunakan motor kesayangannya.


"Hati-hati non" ucap pak Ujang satpam di rumahnya


Dari kejauhan mbok i menatap kepergian anak majikannya tersebut.


"Non Debora kemana ya pak?" Tanya mbok i menghampiri pak Ujang


"Nggak tau.. biarkan saja mbok, setiap ada masalah dirumah kan sinon juga begini..ntar non Debora pulang kok" ucap pak ujang sambil menyeruput kopi yg dibuat oleh mbok i


"Tapi hati mbok kok nggak seneng ya pak non debora pergi" ucap mbok i gelisah


"Udah mbok jangan mikir yang nggak-nggak deh.. sekarang mbok tidur aja besok pagi kn mau nyiapin sarapan orang rumah" ucap pak Ujang lagi


Dengan berat hati mbok i masuk kedalam rumah menuju kamarnya untuk beristirahat.


Sedangkan ditempat lain, seorang gadis mengendarai sepeda motor miliknya dengan kecepatan diatas rata-rata,sunyi malam Membuat dirinya semakin ingin menambah kecepatan motor miliknya.


Ucapan keluarganya tadi di meja makan selalu terngiang-ngiang di telinga. Deraian air mata jatuh membasahi pipi mulus gadis tersebut.


"Mereka Lebih penting Debora atau perusahaan sih sebenarnya" lirih debora


Tanpa Debora sadari ada mobil yang juga malaju sangat kencangnya dari arah depan.


Tiiiiit


Tiiiit

__ADS_1


Klakson dari mobil tersebut membuat debora tersadar dari lamunannya,lalu dengan cepat menghindari mobil tersebut namun karena tidak ada keseimbangan Debora pun terjatuh dan terseret di aspal.


Sedangkan mobil tersebut banting setir dan menabrak tiang listrik di depannya.


"Ya Tuhan sakit banget" lirih debora yang berusaha untuk bangun.


Kini Bajunya penuh dengan robekan serta kaki dan tangan yg penuh luka


"Woi!!" Teriak seseorang memecah kesunyian di malam tersebut.


Seorang pria yang menyetir mobil tadi pun menghampiri debora dengan wajah masamnya.


"Lo liat nggak sih didepan ada mobil?!" Ucap pria tersebut


"Maaf" lirih debora


"Hah maaf lo bilang..lo liat mobil gue penyok, lo mau ganti atau.." ucapan pria tersebut terhenti dikala ia melihat kaki dan tangan Debora yang penuh luka


"It's okeyyyy" ucap Debora berusaha untuk berdiri tetapi tidak bisa


Dengan sigapnya pria tersebut menggendong debora ke halte yang berada tidak jauh dri kejadian.


"Makasih" lirih debora


"Maaf gue marah-marah tadi..lo ngapain keluar rumah malam-malam begini ha?" Tanya pria tersebut


Debora hanya diam sambil membersihkan bajunya yang kotor.


Pria tersebut menghembuskan nafas melihat respon Debora yang cuek, lalu ia menelfon seseorang untuk menjemputnya ditempat kejadian.

__ADS_1


Setelah menelfon, sosok pria tersebut ikut duduk disamping debora


"Lo lagi ada masalah ya" ucap pria tersebut berbicara sambil menatap mobilnya yang penyok


Debora pun menatap pria tersebut lalu menunduk.


"Bokap nyokap lo masih ada?" Tanya pria tersebut


"Masih" ucap Debora pelan


"Seberat apapun masalah, lo beruntung bokap nyokap lo masih ada sampai saat ini, lo harus dengerin apa yg mereka bilang walaupun terkadang apa yg mereka sampaikan tidak sesuai dengan apa yang lo inginkan" ucap pria asing tersebut


Mendengar ucapan dari seseorang yang tidak ia kenali tersebut membuat debora tersadar bahwa seburuk apapun orang tuanya mereka ttplah orang tua yang selalu menjaganya dan menyayanginya selama ini.


Tit tit.


Sebuah mobil datang memecahkan lamunan debora.


"Yaelah ni bocah dari tadi suka banget diem ya" ucap pria tersebut


"Yaudah lo sekarang ikut gue, gue antar kerumah lo" tawar pria tersebut


Debora hanya diam dan tak mengeluarkan sepatah katapun.


"Lo mau jalan sendiri ke mobil atau mau gue gopong kayak tadi" ucapan pria tersebut berhasil membuat ia masuk kedalam mobil


Lah gue kok mau aja ya di atur sama orang yang nggak gue kenal sama sekali.awas aje ni orang ngelakuin hal yang macem-macem ke gue. Batin debora


"Nggak usah mengumpat dalam hati deh lo..gue denger kok apa yang lo bilang" ucapan pria tersebut berhasil membuat debora malu dan menutup wajahnya dengan kedua tangan.

__ADS_1


#BERSAMBUNG


Yokk kak tinggalkan jejak 🖤


__ADS_2