
Seorang remaja berusia 14 tahun sedang menaburkan bunga mawar hitam di sekitar tubuhnya. Membentuk hati yang dipenuhi mawar. Dia bernama Zhou Xia. Wajahnya sangat cantik bak Dewi. Kulitnya putih mulus, sangat halus, matanya sungguh indah. Ia berasal dari keluarga Zhou. Disukai banyak orang, karena kebaikan dan keramahan sikapnya
Namun sayang beribu sayang. Ia tidak bisa berkultivasi karena jiwa dan raganya tersumbat oleh racun dari Klan Laba-laba Hitam. Musuh bebuyutan dari keluarganya
“**Xi'er, ayo. Kita akan makan siang, ayah sudah memanggil mu”
“Baik kak**”
Gadis itu tersenyum. Ia adalah kakak tiri Zhou Xia. Kakak Zhou Xia bernama Zhou Yixing. Ayah Zhou Xia bernama Zhou Lang. Zhou Lang memiliki dua istri. Istri pertamanya bernama Zhou Li, ibu dari Zhou Xia. Namun, Zhou Li telah tiada karena peperangan dahsyat yang terjadi di keluarga Zhou. Dan istri keduanya bernama Zhou An, ibu dari Zhou Yixing
Zhou Xia melangkahkan kakinya mengikuti Zhou Yixing. Sampailah mereka diruang makan. Ternyata ada keluarga Xiao. Yaitu Tuan Tua Xiao, Xiao Bai. Tuan Besar Xiao, Xiao Hu. Dan tuan muda Xiao, **Xiao Fang
Penjelasan**: Disini ada 5 benua. Pertama, Benua Inti. Benua inti adalah benua terkuat, terhebat dan benua yang paling besar dari benua-benua lainnya. Benua ini terletak di tengah-tengah. Dan benua lain mengitarinya
Benua inti terisikan oleh para Kultivator fisik dan Kultivator Qi yang kehebatan, dan ketangkasan nya tidak perlu diragukan lagi. Juga para Alchemist yang sangat-sangat hebat juga ahli dalam membuat ramuan. Bisa dikatakan benua ini adalah pusat kekuatan dari seluruh kekuatan
Benua kedua bernama Benua Utara. Benua Utara dikhususkan untuk para pendekar kultivasi tubuh atau fisik [Body Cultivator]. Siapapun yang hendak masuk ke dalam Benua Utara harus memiliki Kultivasi tubuh maupun fisik, mereka akan diberi rintangan yang melibatkan tubuh, dan yang lolos boleh memasuki benua ini
Benua ketiga bernama Benua Timur. Benua Timur dikhususkan untuk para Kultivator tenaga dalam atau Qi. Seperti benua Utara, disini di isi para Kultivator Qi. Mereka akan diberi cobaan tenaga dalam, dan siapa yang bisa mengahadapi nya maka ia akan diperbolehkan memasuki benua ini
Yang ke empat adalah benua Selatan. Benua ini ditempati oleh para Alchemist. Mereka harus membuat ramuan yang telah ditentukan dan juga tingkatan yang telah ditentukan juga. Siapa yang bisa mencapai hasil maksimal maka mereka diperbolehkan mengambil pengalaman dari benua ini
Dan yang terakhir adalah benua Barat. Disini berisi Kultivator dan Alchemist tingkat awal pembelajaran dan belum memiliki pengalaman apapun. Mereka akan dilatih disini dan akan melanjutkan jenjang yang lebih tinggi ke benua-benua lainnya yang lebih besar
__ADS_1
Dan disini juga diperbolehkan untuk orang-orang yang tak punya bakat apapun untuk tinggal. Jika yang tak punya bakat apapun tinggal di benua lain selain benua Barat. Maka sudah di pastikan mereka akan tiada atau di rundung setiap hari
BACK **TO STORY
“Salam, Tuan Tua Xiao. Tuan Besar Xiao. Tuan Muda Xiao**” Ucap Yixing dan Xia secara serempak seraya membungkukkan badan. Ketiga orang dari keluarga Xiao itu mengangguk dan membalas salam
“Ah, mari-mari. Silahkan dinikmati hidangan nya tuan-tuan” Zhou Lang mempersilahkan mereka untuk duduk. Zhou Xia duduk bersebelahan dengan Xiao Fang. Mereka berteman sejak 4 tahun lalu. Ketika akan melanjutkan makan, tiba-tiba Zhou Lang kembali bersuara
“Xi'er, pindah dudukmu nak” Zhou Xia biasa dipanggil dengan nama Xi atau Xi'er. “Kenapa ayah? Aku ingin mengobrol dengan kakak Fang” Jawab Zhou Xia, Zhou Lang pun tersenyum. “Duduklah disebelah ibu” Akhirnya Zhou Xia menuruti perkataan ayahnya. Ia tidak ingin merusak suasana. Meja yang mereka tempati berbentuk bundar. Dan sudah dipenuhi hidangan yang menggugah selera
Zhou Yixing, kakak Zhou Xia. Tersenyum malu-malu dan duduk disebelah Xiao Fang. Xiao Fang juga tampak menyiratkan kebahagiaan diwajahnya. Zhou Xia mengepalkan tangannya kuat-kuat di bawah meja. Hatinya serasa diremat. Ia sudah menyukai Xiao Fang sejak pertemuan pertama
Tak hanya itu. Xiao Fang juga menyatakan cinta kepadanya. Mereka sudah berstatus menjadi sepasang kekasih. Tak ada yang tahu, hanya mereka berdua yang tahu. Dan sekarang dia malah bermesraan dengan kakaknya. Padahal baru beberapa bulan mereka bertemu. Kurang lebih 2 bulan
Rasanya Zhou Xia ingin menangis saja melihat kakak dan kekasihnya saling menyuapi
“Bagaimana, Fang'er? Apa kau sudah siap dengan acara nya?” Zhou Xia tersadar dari lamunan ketika ayahnya berbicara “Saya siap ayah” Zhou Xia semakin kebingungan ketika Xiao Fang memanggil Zhou Lang dengan panggilan 'ayah' bukan 'paman' seperti biasanya Sungguh, Zhou Xia merasa sangat bingung saat ini
“**Acara? Acara apa ayah? Kenapa kakak Fang memanggil mu 'ayah'”
“Ah, apakah kakakmu atau Fang tidak memberi tahu mu nak?”
“Dua Minggu lagi acara pertunangan Yixing dan Fang akan dilangsungkan di aula. Berdandan lah yang cantik, ayah akan mencarikan pasangan untukmu”
__ADS_1
Zhou Lang tersenyum jenaka menatap putrinya. Namun Zhou Xia tak menanggapi nya. Dia menatap Zhou Fang dengan mata memerah. Otaknya sudah di dominasi dengan amarah & kekecewaan. Baru kali ini ia merasakan cinta. Tapi ia juga dijatuhkan oleh cinta itu sendiri
Hatinya serasa ditusuk-tusuk. Apa ini? Baru kali ini ia dikhianati. Apakah sesakit ini rasanya? Xiao Fang menatap Zhou Xia dengan sendu. Sejujurnya ia sakit melihat Zhou Xia seperti ini. Gadis polos seperti Zhou Xia tak pantas untuk disakiti. Ia punya hati lembut yang tak pernah tergores benda apapun. Tapi ia baru saja menggoreskan pisau ke hati itu
Sesungguhnya ia tak mau menghianati Zhou Xia. Tapi ia sudah melakukan kesalahan fatal. Sangat fatal, sehingga ia memutuskan untuk menikahi Yixing 2 Minggu setelah pertunangan ini dilaksanakan
“Apa-apan ini kak? Breng**k!” Baru kali ini Zhou Xia melontarkan kata-kata kasar. Sungguh, ini baru pertama kalinya. Ia adalah gadis dengan kesopanannya yang tak bisa diragukan lagi. Tapi ia baru saja mengumpat? Lucu
Tapi ia mengumpat dengan benar. Ya, ia mengumpati seseorang yang pantas di umpati. Tepat sekali Zhou Xia. Kau anak berbakat
Zhou Xia menatap Xiao Fang dengan air matanya. Ia berlari dari ruang makan sambil menangis. Tak ada yang bisa mendeskripsikan atau mengukur berapa tingkat kekecewaannya saat ini.
Tidak ada sama sekali
“Ada apa dengan Xi'er? Kenapa dia menangis, ayah? Dia juga mengumpat, ada apa ini?” Yixing menghela nafas, ia tak tahu apa yang terjadi dengan sang adik
“Sebenarnya... Aku punya alasan untuk menikahi Yixing. Dan aku punya alasan mengapa Xi'er menangis”
Akhirnya Xiao Fang menceritakan apa yang ia alami. Dan apa yang dialami oleh Zhou Xia juga Zhou Yixing
Mereka tampak terkejut terutama Tuan Tua Xiao. Kakek Xiao Fang
Berkali-kali ayah Xiao Fang menenangkan kakek Xiao Fang yang memarahi Xiao Fang habis-habisan
__ADS_1
★★★★
1089 kata 😊😊