
Seorang pelayan wanita dengan tergesa-gesa menghampiri ruang tamu. Zhou Lang yang bingung pun segera bertanya “**Ada apa bibi?”
“Itu, tuan. Tadi malam Nona Xia mengunci pintu kamarnya dari dalam. Tapi saya memanggil nya, tidak ada sahutan. Saya menyuruh penjaga untuk mendobrak pintu nya. Tapi setelah di dobrak, nona tidak ada didalam”
“Apa**!!!”
Keluarga Zhou dan keluarga Xiao sangat kaget mendengarnya. Mereka segera menuju kediaman mawar, kediaman Zhou Xia. Sesampainya disana, kamar tampak lengang & kosong. Zhou Lang langsung lemas, ia berpegangan pada pintu untuk menopang tubuhnya. “Xi'er....” Lirihnya
“Ah, ayah. Kenapa ada lantai yang berlubang?” Yixing menunjuk lantai yang terbuka
“Apa ini? Setahuku saat pembuatan kamar, tidak ada yang salah. Mengapa menjadi jebol seperti ini?” seorang penjaga mencoba memasukkan kakinya kedalam. Dan ternyata kakinya itu menapak. Dia kembali melongok kan kepalanya. Ternyata itu tangga
“Tuan, ada tangga didalam” penjaga itu menghampiri Zhou Lang. “Tangga?” tanya Zhou Lang
“Benar tuan, tampaknya ini belum lama ditinggal. Karena ada obor yang menyala di dalam sana” Penjaga itu mengajak Zhou Lang untuk mengecek. Semua yang ada didalam kamar Zhou Xia juga ikut mengecek
“Sepertinya barang-barang disini baru saja diambil, ayah” Xiao Fang menemukan 3 koin perak yang mungkin tertinggal. Dan anak panah yang menancap didinding. Juga wadah tinta yang tergeletak di lantai dengan tintanya yang sudah mengering
“Tuan! Ada tulisan! Ini tulisan kuno tampaknya, saya tidak bisa membacanya”
Zhou Lang & Xiao Fang memeriksa tulisan itu. Semua keluarga itu mengerti dan dapat membaca nya. Setiap keluarga bangsawan harus mempelajari tulisan kuno
“Aku bukan lagi putih... Aku bukan lagi suci
Aku adalah mawar, aku adalah merah... Aku adalah hitam. Apa maksudnya ini, ayah?”
Tanya Yixing setelah membaca tulisan itu
__ADS_1
“Zhou Xia tidak akan menjadi gadis lembut dan sopan lagi. Ia akan kembali dengan kekejamannya, mendiang Zhou Li akan menghukum kita di masa depan. Dia akan menghukum kita, terutama aku. Dia tidak akan pernah melepaskan ku, karena aku telah melukai putrinya”
Zhou Lang terduduk lemas di lantai berdebu itu
“Maafkan ayah nak”
Zhou Lang mengaku salah karena tak pernah adik selama ini. Ya, dia terkadang melupakan Zhou Xia yang juga putrinya. Terkadang dia berfikir kalau Zhou Xia mungkin tidak akan dibutuhkan lagi dalam ilmu persilatan. Namun itu salah, ia salah besar
Karena Zhou Xia akan datang dengan seluruh kekuatan nya.....
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Zhou Xia mendongak menatap matahari yang tepat berada di atas kepala nya. Panas terasa sangat menyengat. Zhou Xia mengeratkan cadar hitamnya. Ia memakai topi jeraminya lagi yang ia beli di tengah-tengah perjalanan
“Ayo... Semangat”
“Aaahhh!!!!”
Zhou Xia terjerembab masuk ke dalam tanah. Setelah itu tanah kembali tertutup
“Shhhh, sakit...”
Ia meringis memegangi punggungnya yang terbentur tanah. Sesaat kemudian ia tersadar. Tampaknya ini adalah gua bawah tanah. Gua ini gelap namun masih ada seberkas cahaya yang masuk melalui celah tanah yang retak
“Ini... Tempat apa ini?”
Zhou Xia berjalan menelusuri jalan yang sedikit lebar itu. Setelah berjalan beberapa menit. Dia menemukan surga...
__ADS_1
Ya, surga...
Banyak tanaman-tanaman langka di sini, bahkan Tananam super langka tumbuh banyak disini. Ini adalah surga bagi para Alchemist
Dan aura alami terdapat banyak disini, juga senjata-senjata langka untuk meningkatkan kultivasi juga terdapat banyak disini, sangat-sangat banyak. Ya, surganya para Kultivator
Zhou Xia kembali menatap ke atas. Disana langit cerah terbentang luas. Ada dinding transparan yang dapat dilihat Zhou Xia. Ia menyipitkan matanya. Itu dinding ilusi, pantas saja disini tampak tak terjamah manusia. Karena ilusi kuat yang melindungi tempat ini. Zhou Xia pernah membaca kitab tentang dinding ilusi. Ini adalah dinding ilusi terkuat, bahkan dewa terhebat sekalipun tidak akan bisa menemukan tempat ini
Ini sungguh indah. Rumput hijau nan lembut tertanam di segala penjuru tempat ini. Bunga-bunga dari yang biasa ditemui hingga bunga langka banyak tumbuh disini. Air terjun mengalir dengan apik. Sungai-sungai jernih juga terdapat disini. Sangat cocok untuk menghilangkan stress
Disisi lain ada ruang baca. Buku-buku tersusun rapi di rak kayu. Seperti perpustakaan pusat kota. Sangat besar, buku-buku tentang Kultivator, Alchemist, tentang jenis-jenis jurus maut nan mematikan terdapat disitu
“Wow.. Tempat apa ini? Siapa pemilik nya?”
Zhou Xia mendekati meja dan kursi didekat perpustakaan. Buku kuno berwarna merah maroon diletakkan di atas meja dengan bunga mawar hitam diatasnya. Mawar hitam itu memiliki tangkai dengan duri memenuhi hampir seluruh tangkai
“Ashhh”
tes...
Sinar merah muncul dari dalam buku setelah darah Zhou Xia tiba-tiba menetes tanpa alasan. Rasa menjalari seluruh tubuhnya. Tubuhnya bergetar kecil. Ingatan-ingatan aneh muncul di otaknya. Ia seperti ditarik ke dalam masa lalu
“*Kau adalah generasi ku yang ke dua”
“Datang dan carilah kisah ku yang tertunda. Lengkaplah kisah-kisah ku yang tertinggal. Jangan sampai terlewatkan*”
Senyum miring tercetak jelas di bibir Zhou Xia
__ADS_1
“Dewi Mawar Hitam.......”