
Zhou Xia baru saja selesai memakan makan malam nya. Ia berkali-kali dipaksa ayahnya untuk ikut dalam acara makan malam antar dua keluarga. Namun Zhou Xia menanggapi nya dengan tatapan dingin dan datar
Hatinya telah membeku. Semua yang pernah dimilik nya selalu didapatkan oleh Yixing, kakak tirinya. Entah itu barang, kasih sayang, perhatian, bahkan orang yang ia cintai juga didapatkan olehnya. Ah ralat.... Ia tidak lagi mencintai pria se brengsek Xiao Fang
Zhou Xia menatap bulan yang besar dan berwarna kemerahan. Mungkin ini adalah gerhana bulan. Ya, ini memang gerhana bulan. Setelah puas termenung & melamun, Zhou Xia berjalan menghampiri lemari kecil didekat ranjang
Menggesernya, sehingga lemari kecil itu berpindah dari tempatnya. Lantai di bawah lemari itu terdapat ruang rahasia. Zhou Xia membuka pengait pintu kecil berbentuk persegi itu. Lalu dengan perlahan masuk kedalamnya. Menutup pintu kecil itu dari dalam
Keadaan sangat gelap. Tapi Zhou Xia sudah sangat hafal dengan jalan ruangan ini. Ruangan ini hanya dia, mendiang kakek dan mendiang ibunya saja yang tahu. Tidak ada lagi selain itu. Karena ruangan ini diciptakan sendiri oleh kakeknya dengan kekuatan nya
Setelah 5 langkah berjalan. Zhou Xia meraba dinding. Meraih sebuah benda kecil, menggoreskan nya ke lantai. Lalu menempelkan nya ke obor. & Percikan api mulai terlihat
Obor itu terbakar. Zhou Xia menyalakan obor lain dengan obor menyala yang dipegangnya. Seketika ruangan yang gelap gulita menjadi terang benderang. Terlihatlah senjata-senjata rahasia yang diciptakan kakeknya. Pedang, kapak, golok, pisau, celurit, tombak, pakaian pelindung senjata, busur sekaligus anak panahnya
Itu adalah senjata rahasia kakeknya dulu. Kakeknya adalah seorang ketua militer dengan kecerdasan nya. Ia menciptakan senjata rahasia untuk misinya. Ia menciptakan ruangan ini untuk menyimpan semua senjatanya setelah merasa bahwa kekuatan nya semakin hari semakin lemah dan menipis dikarenakan faktor usia
__ADS_1
Kakek Zhou Xia bernama Zhou Chi. Zhou Chi tiada saat berumur 76 tahun, tepatnya saat Zhou Xia berumur 7 tahun
Zhou Xia meraih busur. Matanya menyipit menyesuaikan posisi untuk melepaskan anak panahnya
Jleb...
Tepat sasaran. Ia tidak bisa berkultivasi, tapi ia bisa menggunakan kekuatan fisik dan tubuhnya. Zhou Xia puas bermain panah. Ia menghampiri dinding yang berlubang. Lubang itu tertutup oleh kayu, ya. Kita sebut lemari dinding
Zhou Xia membuka pintu kecil berbentuk persegi panjang. Didalamnya terdapat banyak sekali perhiasan. Kalung, anting, gelang, gelang kaki, cincin. Bahkan mahkota juga ada disitu. Jangan remehkan semua perhiasan ini. Perhiasan-perhiasan ini adalah perhiasan dimensi. Intinya, semua benda di sini adalah ciptaan kakeknya. Tak terkecuali
Zhou Xia memasukkan semua perhiasan itu ke dalam cincin dimensi. Juga senjata-senjata itu, tanpa terkecuali. Cincin itu dibuat khusus untuknya. Cincin itu tak akan pernah terlepas dari jari nya, kecuali ia sendiri yang menghendaki nya
Zhou Xia juga memasukkan koin emas juga koin perak milik kakeknya ke cincin dimensi. Terdapat banyak sekali koin emas sekaligus koin perak milih Zhou Chi. Zhou Chi termasuk dalam kategori bangsawan jika ia mengeluarkan koin-koin berharga nya
Ya, koin-koin itu sudah menggunung. Zhou Xia sangat puas, ia meraih tinta dan kuas. Menuliskan kalimat peringatan darinya.
__ADS_1
“***Hei. Aku akan pergi dari sini. Kalian suka bukan? Aku tidak lagi butuh perhatian dari cinta pertama. Aku tidak butuh lagi kasih sayang dari orang yang kucintai. Aku tidak butuh lagi perlindungan dan perhatian dari saudari tiri”
“Hei kak. Perhatian nya kau ambil, Cintaku kau ambil, tahta ku kau ambil”
“Aku tidak butuh pria brengsek. Aku tidak suka di abaikan, aku tidak suka dikhianati”
“Aku akan kembali dengan seluruh kekuatan ku. Aku akan kembali membuat mu terkejut. Aku akan kembali dengan mawar ku. Aku akan kembali dengan genangan darahku. Aku akan kembali dengan tubuhku”
“Aku bukan lagi putih, aku bukan lagi suci”
“Aku adalan mawar... Aku adalah merah, aku adalah hitam”
“Ibu akan membalasmu. Kakek akan melindungi ku”
“Ingat Itu***......”
__ADS_1