Dewi Mawar Hitam

Dewi Mawar Hitam
Kakek Yang Sebenarnya


__ADS_3

Happy Reading


🌹🌹🌹


Rakyat Benua Barat menjalani hari-hari seperti biasa. Wabah yang menyerang tempat tinggal mereka perlahan musnah. Tentu saja disebabkan dengan ramuan Zhou Xia. Tapi anehnya mereka seolah melupakan semua hal itu


Mereka tidak mengingat sosok wanita yang membagikan ramuan pada mereka, sekeras apapun mengingatnya. Tidak akan pernah muncul di memori mereka. Sangat janggal, pikir mereka


Tian Wu pun juga begitu. Namun ia masih mengingat kata-kata yang terus terngiang di kepalanya. Suara yang lembut, halus dan indah. Tapi tak mengingat siapa gadis yang berbicara dengannya. Setiap menggali memori itu, ia tak dapat menemukan apapun


Buram, dan tak jelas. Tak dapat dilihat


Ia mulai bekerja kembali di rumah makan, namun rumah makan yang berbeda. Yaitu rumah makan milik keluarga Fang


Ia pun beranjak dari tempatnya duduk, walau masih bingung ia tetap mengabaikannya. Toh ia juga pusing jika memikirkan nya terus, percuma


🌹🌹🌹


“Aku janji, ayah dan ibu. Aku janji” Zhou Xia meneteskan air mata dengan hanya menatap gulungan kertas berwarna emas ditangannya. Ia membuka gulungan pertama


Di gulungan itu terdapat wajah sang ibu dengan tulisan disamping nya, bertuliskan ‘Dewi Mawar Hitam’ dan ‘Dewi Phoenix Suci’


Zhou Xia tercengang. Phoenix suci adalah burung terkuat di ras Phoenix. Ia memiliki segala kekuatan, api, air, tanah, angin, bahkan tumbuhan. Hebat sekali ibunya ini


Dibawah nya lagi juga terdapat tulisan, tapi kali ini lebih banyak dan lebih kecil dari sebelumnya. Ia akan membacanya nanti. Tangannya beralih ke gulungan kedua, terpampang jelas wajah tampan dan berkharisma milik ayahnya. Juga terdapat tulisan ‘Dewa Agung Raja Pedang’ dan ‘Dewa Naga Langit’


Sekali lagi ia dikejutkan dengan identitas asli ayahnya. Ia adalah Dewa Agung sekaligus Raja yang menguasai ilmu pedang. Raja Pedang adalah seorang kesatria pedang terhebat dan terkuat. Keahliannya dalam bidang Kultivator fisik maupun Kultivator Qi tak dapat diragukan lagi

__ADS_1


Dewa Naga Langit adalah naga terkuat dari segala ras Naga. Ular juga termasuk dalam cengkraman nya. Tak disangka Dewa Naga Langit juga mengabdi kepada ayahnya. Hebat, hebat sekali


Zhou Xia berdecak kagum. Ia hendak membaca tulisan di bawahnya namun itu sangat panjang jadi ia mengabaikan nya terlebih dahulu. Ia membuka gulungan terakhir


Terdapat lukisan wajah seorang pria tua yang ia perkirakan berumur barangkali seratus tahun lebih. Ia juga menebak kalau itu adalah kakeknya yang dikatakan ayahnya masih hidup. Ia kembali membaca tulisan yang dipahaminya. ‘Dewa Benua Bintang’


Degh..


Benua Bintang... Itu adalah benua terkuat dan terhebat, didalamnya hanya terdapat orang-orang nan hebat. Tak ada kejahatan didalamnya. Namun, benua itu sudah ratusan tahun menghilang. Ia pernah membaca buku tentang benua bintang ini. Dan dari manakah kakeknya dapat menjadi salah satu Dewa di Benua Bintang?


Ia pun kembali beralih ke tulisan lain. ‘Macan Tersenyum’


Pakk..


Ia menjatuhkan kertas itu ditanah. Jantungnya berdetak dengan kencang. Aliran darahnya terasa berdesir. Seluruh sendinya bagai disambar petir. Semua seolah bekerja dengan dahsyat. Ia memegangi kepalanya yang sangat pusing


‘Benar kek’


‘Kakek adalah seorang macan, roaarrr’


‘Xixixi, kek. Kakek itu memang macan.. Tapi kan kakek suka tersenyum, jadi... Nama kakek sekarang adalah Macan Tersenyum. Bagus kan kek’


‘Nama yang bagus nak, baiklah mulai sekarang kakek adalah Macan Tersenyum’


Pria tua itu mengusap lembut puncuk kepala gadis cilik dihadapannya


‘Baik kek. Jika ada Macan Tersenyum, maka itu adalah kakek’

__ADS_1


‘Ya mulai sekarang, kakek adalah Macan Tersenyum. Kau tahu apa artinya?’ Gadis cilik itu menggeleng


‘Macan mempunyai arti, kuat, kejam, penguasa, hebat, dan dihormati sekaligus disegani semua orang. Dan Tersenyum memiliki arti murah senyum, rendah hati, suka menolong, suka membantu orang yang kesusahan, baik, ramah, pintar. Kakek adalah Macan dan Tersenyum. Kelak nanti dirimu akan menjadi Macam yang Tersenyum. Lebih tepatnya kepribadian ganda’


Gadis kecil itu hanya menganggukkan kepalanya. Walau sebenarnya ia tak mengerti apa yang diucapkan kakek tua dihadapannya


‘Suatu hari nanti, kita akan bertemu kembali nak. Jangan melupakan kakek ya’


‘Kakek akan kemana?’


‘Kakek akan pergi jauh. Jadi... Jaga dirimu baik-baik, kita akan bertemu kembali, kelak’


Ia mencium dua pipi gembul gadis kecil dihadapannya ini. Matanya nampak berkaca-kaca menatap posisi gadis cilik nan polos yang sedang berdiri dihadapannya memberikan tatapan tak paham akan ucapannya yang mengandung arti


‘Selamat tinggal sayang..’


‘Selamat tinggal kek, dadaaaa’ ia tersenyum lebar dengan melambaikan tangan. Sedangkan pria tua itu melangkahkan kakinya sembari mengusap air mata yang tak kunjung berhenti turun


Pria tua itu mendongak ke atas. ‘Ya Tuhan.. Lindungi cucuku yang masih tak mengerti akan kejamnya dunia ini’ setelah merapalkan doa, ia beranjak dengan sejuta kegundahan di hati. Berharap waktu cepat berlalu dan ia akan segera bertemu dengan cucunya lagi. Tapi ia tahu itu mustahil, jadi ia hanya bisa terus berdoa dan berdoa


Zhou Xia meneteskan air matanya. “Ka-kakek... Hiks, aku akan datang Kek. Kakek, jadi Macan Tersenyum adalah kakek? Hiks... KAKEKKKK!!!!!”


Teriakannya sungguh pilu, kakek yang dulu selalu membelanya saat ia dikucilkan, kakek yang dulu selalu menemani nya disaat ia sendirian, kakek yang dulu selalu menghiburnya disaat ia sedih, kakek yang sangat ia sayangi ternyata adalah kakek nya yang memiliki darah daging sama


Ternyata kakek Zhou nya dulu bukanlah kakek kandungnya. Benar kata ibunya, orang-orang yang dulunya selalu bersamanya adalah orang yang diberi amanah oleh sang ibu untuk menjaga, mencintai, dan menyayangi nya selagi mereka tak ada


Sungguh ia sangat bodoh selama ini. Ternyata ini alasan ia selalu dikucilkan dan di tindas oleh anggota keluarga lain. Ternyata karena ia bukanlah seorang putri asli dari Keluarga Zhou. Ia merutuki kebodohannya sendiri. Jika ia menyadari nya dari dulu, ia akan pergi dari klan yang tak pernah mengharapkan nya itu

__ADS_1


“Kakek...”


__ADS_2