Di Bawah Langit Yang Sama

Di Bawah Langit Yang Sama
#8


__ADS_3

Ao Zora pov


Setelah masuk ke dalam gedung kami di sambut oleh pria bahkan wanita berpakaian serba hitam.


Rai mengajakku pergi ke lift tapi kurasa bukan lift yang biasa di pakain karyawan bahkan penghuni di apartemen ini bahkan tombol lift hanya ada 2 lantai 1 dan lantai 58.


"Kita akan ke lantai paling atas tempat para eksekutif perusahaan Mori, kou pun selama tinggal di Tokyo akan berada dalam pengawasan kami" ucap Rai dalam keheninga saat di dalam lift hanya berdua saja.


Aku tak menjawab sama sekali


Ting


'Wow cepat sekali ke lantai paling atas hanya memakan waktu kurang dari 1 menit mungkin jika menggunakan tangga akan memakan waktu berjam jam' batinku bergidik membayangkan bagaimna lelahnya jika pergi kelantai 58 menggunakan tangga.


5 lantai saja sudah capek apa lagi 58 huaaa bisa bikin kaki encok yang ada.


Saat pintu lift terbuka mataku tak percaya dengan apa yang ku lihat. Hanya sebuah ruangan yang luas tak ada kamar sama sekali di lantai ini. Mungkin seperti sebuah lantai khusus lantai dansa. Mungkin.


Saat kami keluar dari dalam lift semua mata tertuju pada kami yah walaupun tidak banyak orang di tempat ini tapi Di lihat dari dekorasinya mungkin seperti sedang mengadakan pesta.


"Se....sepertinya kita salah lantai" ucapku canggung saat semua orang di sana menatap ku dan Raiden.


"a... kak Rai!!" Ucap seorang Laki-laki mungkin umurnya lebih muda dariku atau mungkin adiknya.


Grep


Laki-laki tadi berlari ke arah Raiden dan langsung memeluknya membuatku berfikir jika laki-laki ini adalah adiknya. Tapi wajahnya tidak ada kemiripan sedikitpun.


"Selamat datang kembali, princes?" Tiba tiba pria tambat bertubuh tuinggi menarik tangan kananku lalu mencium punggung tangan ku membuat ku terlejut dan salah tingkah.


"Eh.... pri..... princes?"


Brak.

__ADS_1


"Hora... Kazuya jangan berbuat seperti itu kepada princes." Ucap seorang wanita dewasa yang memakai baju sedikit terbuka sambil memukul kepala pria tampan yang Tadi mencium punggung lenganku.


lalu wanita itu menariknya pergi dari hadapanku dengan sangat kasar membuatku sedikit takut.


"halo namaku Shina Aoki, jangan cemaskan mereka. Mereka selalu seperti itu" ucap salah seorang wanita lagi namun pakaiannya tak se seksi wanita yang tadi dengan tersenyum hangat.


"Hay, namaku Ao Zora Sasaki? Salam kenal juga, dan mohon bantuannya"


Dan aku pun berbincang dengan 4 wanta yang ada di ruangan itu beserta wanita seksi tadi.


"Maaf soal yang tadi." Ucapnya lebih sopan dari yang tadi


"Ah tidak apa apa"


"Kita belum berkenalan namaku Yuki inoue salam kenal?"


"Namaku Ao Zora "


"Oh wanita pemalu ini namanya akhira watabane, dan yang ini Mika Yoshida" ucapnya


"Salam kenal"


"Salam kenal"


Mereka sangat ramah dan sangat asik ketika di ajak berbicara,


Ao Zora pov End


"Dimna Kudo, Masaki dan yang lainnya??" Tanya Raiden yang hanya melihat 8 orang saja di sana. Yaitu 4 wanita dan 4 pria.


"Ka Masaki dan ka Hitoshi sedang berada di paris sejak 2 hari yang lalu untuk menyelesaikan masalah di sana" ucap Arta laki laki yang memeluk Raiden saat keluar dari lift.


" lalu yang lainnya?" Tanya Raiden lagi

__ADS_1


"Kudo, Kenzo, dan Hirasaki ikut tuan Rieyu pergi ke jerman" ucap Ken.


Ken adalah adik kembar dari Kenzo.


"Emm....." jawab Raiden singkat lalu pergi ke bar kecil di lantai tetsebut.


Sebenarnya 3 lantai paling atas apartemen itu adalah lantai lhusus milik keluarga Mori, hanya beberapa Eksekutif milik keluarga Mori yang boleh ke sana.


Di lantai 58 memang khusus tidak ada ruangan sama sekali hanya ruangan yang luas dan di bagi menjadi 2 ruangan satu khusus untuk para eksekutif berorahraga maupun latihan dan satunyau di buat bar kecil dan untuk tempat untuk mengadakan sebuah pesta.


Di lantai 59 di sana di buat kghusus tempat tidur atau di buat beberapa kamar yang akan di tempati oleh bawahan eksekutif milik keluarga Mori. tidak ada yang bisa ke lantai tersebut jika tidak transit lebat lantai 58 menggunakan Lift khusus.


Di lantai 60 bisa di bilang atap itu di buat seperti taman untuk bersantai bahkan ada kolam renang dan tempat untuk landasan helikopter.


Sungguh indah dan mewah itu menurut Ao Zora Saat dia di ajak keliling oleh Yuki dan man teman.


*****


"Aku tau kou pasti lelah, maaf aku mengajakmu berkeliling sekarang padahal masih ada hari esok?" Ucap yuki mengantarku ke lantai 59 untuk memberitau kamar yang akan Ao Zora tempati sedangkan yang lainnya tetap berada di atap.


"Istirahatlah nanti malam ada pesta di lantai 15 nanti aku akan mengantarkanmu gaun? kata sandinya tanggal lahirmu " Ucap yuki lalu dia pergi meninggalkannya di depan pintu kamar.


Pintu kamar di seluruh apartemen ini menggunakan sandi untuk membukanya.


"Wow"


Ao Zora Takjub betapa mewahnya kamar yang akan di tempatinya.


tetdapat satu buah kasur berukuran besar mungkin bisa di tiduri 5-7 orang.


ada sebuah ruangan kecil yang di penuhi oleh pakaian.


ada mini kitchen lengap dengan peralatannya, dan sebuah lemari es berukuran 2 pintu dengan isinya sekaligus.

__ADS_1


bahkan kamar mandinya sangat luas.


"ini sangat mewah " ucap Ao Zora tak percaya


__ADS_2