
Hari telah berlalu Zenah pun melakukan pekerjaanya di perusahaan seperti biasanya. Dan hari ini Zenah datang lebih awal dari biasanya disambut dengan semangat pagi. Dan seketika Rangga pun datang kekantor membawa sekotak makanan yang ia masak untuk Zenah.
" ini bekal untuk sarapan saya harap dimakan ya karena buatan saya sendiri". Ucap Rangga.
" Baik pak, terima kasih". Ucap Zenah.
Dan tak lama setelah memberikan bekal Rangga pun pergi keruangannya untuk menaruh tas laptop. Dan tak lama memanggil Zenah.
" Bikinin saya kopi ya Zenah saya mengantuk karena begadang". Ucap Rangga.
" Baik pak". Ucap Zenah.
Tak lama Zenah pun pergi kedapur untuk membuat kopi. Dan kopi selesai dibuat ia pun langsung memberikan kopi tersebut kepada Rangga ketika ia memberikan dan masuk keruangan ternyata Rangga ketiduran di meja tersebut dan Zenah pun menaruh kopi secara perlahan dan tak lama tangan Zenah pun diambil oleh Rangga dan memegang tangan Zenah dengan kuat dalam keadaan tertidur sampai Zenah tidak bisa melepaskannya. Karena itu Zenah sampai tidak bisa meninggalkan ruangan itu. Ia berusaha untuk membangunkan Rangga. Tetapi Rangga sama sekali tidak bangun. Dan tak lama dengan sabar ia menunggu Rangga untuk bangun.
Tak lama Rangga pun bangun dan terkejut melihat Zenah tertidur disampingnya dan melihat tangannya sedang memegang tangan Zenah. Tak berfikir panjang Rangga memindahkan Zenah ke sofa yang ada diruangan ia tersebut dan tidak tega membangunkannya. Hanya butuh beberapa menit Zenah pun bangun dari tidurnya.
" Maaf pak Rangga saya ketiduran". Ucap Zenah.
" Tidak apa-apa ini salah saya megang tangan kamu sampai tidak lepas, maaf ya". Ucap Rangga.
__ADS_1
" Tidak apa-apa pak saya permisi dulu ya". Ucap Zenah sambil meninggalkan ruangan Rangga.
Zenah melakukan pekerjaan kembali. Hari ini sangat ramai sekali konsumen jadi ia sangat sibuj sekali untuk mengerjakan tugasnya. Hari semakin berlalu tibalah saat terik disiang hari. Rangga keluar dari ruangannya.
" Zenah saya minta tolong untuk temani saya bertemu dengan klien". Ucap Rangga.
" Baik pak". Ucap Zenah.
Tak lama mereka pun keluar dari perusahaan Rangga mengambil mobil dari parkiran dan Zenag pun keluar menunggu Rangga. Tak lama mereka pergi meninggalkan perusahaan. Dan menuju Cafe Sturbuck untuk bertemu klien. sampai dicafe Sturbuck ia dengan Rangga duduk dan memesan sambil menunggu klien datang. Setelah menunggu tak lama ada mobil mewah berwarna hitam dan turun pria memakai kemeja memakai kacamata hitam dan masker. Sepertinya Zenah ciren dengan pria itu dan tak lama pria itu menghampiri Rangga dan Zenah.
Sambil melepaskan kacamata dan topi. dan Zenah pun terkejut ternyata pria itu adalah Aliando.
" Loh Zenah kok ada disini sama Rangga". Ucap Aliando.
" Saya pesen kopi mochacino " Ucap Alindo.
" Oh jadi ini perusahaan yang kamu kerjain sampai kamu ga mau pindah keperusahaan saya zen?". Ucap Aliando.
" Maaf kok Bapak kenal dengan Admin saya Zenah?" ucap Rangga.
__ADS_1
" Iya saya pernah jalan dan makan bareng dengan Zenah bahkan saya ada niatan buat mengejar dia". Ucap Aliando.
" Saya juga mengejar dia pak, Sudah tak usah dibahas lebih baik kita profesional untuk bahasan kerja sama kita". Ucap Rangga.
" Saya akan kerja sama dan menanam saham sebanyak 50% , tetapi saya minta Zenah pindah diperusahaan saya". Ucap Aliando.
" Itu atas keinginan dan hak karyawan saya kembaliin ke Zenah,kalo Zenah mau ya gapapa. Tapi masalahnya dia ada kontrak diperusahaan saya". Ucap Rangga.
" Tak masalah, kalau ada penalti saya siap nanggung asalkan ia kerja sama saya". Ucap Aliando.
Rangga pun bertanya kepada Zenah. Zenah terdiam tidak dapat menjawab pertanyaan mereka.
Pertanyaan :
Kira- Kira apa yang akan dijawab oleh Zenah akankah ia :
A. Keluar dari perusahaan Rangga dan bergabung di Perusahaan Aliando.
B. Tetap diperusahaan Rangga dan menolak perusahaan Aliando.
__ADS_1
Yang bisa menjawab akan mendapat hadiah pulsa sebanyak Rp.20.000 dan ada hadiah tas cantik bagi yang beruntung. caranya gampang tinggal koment dan like dibawah jangan lupa bom like ya 🤗🤗👍👍
Bersambung.