DI Kejar Dua Ceo Tampan Konglomerat

DI Kejar Dua Ceo Tampan Konglomerat
Mengorbankan Perasaan


__ADS_3

Rangga menunggu Renata agar cepat pulih dan ia telah melewati proses kritis dan tinggal menunggu ia sadar. Rangga duduk disampingnya. Menunggu Renata hingga sadar. Sampai telat makan dan mamanya Rangga pun datang memberikan nasi bungkus kepada Rangga.


" Nak ini makan dulu". Ucap Mama Rangga.


" Baik mah". Ucap Rangga.


Ia pun membuka nasi yang diberikan nasi bungkus. Dan memakannya. Mamanya Rangga menggantikannya untuk menjaga Renata.


Selain itu Zenah sedang berfikir apakah ia akan berjualan kebab untuk mendapatkan uang. Dan tak lama Zenah pun menerima untuk berjualan kebab dan ia menghampiri agen yang membuka kebab. Berjualan di depan Mall yang terdapat dikawasan kota.


Dan tak lama kemudian berhenti mobil berwarna merah berhenti didepan dia. dan seorang lelaki pun turun memakai kacamata hitam dan masker.


" Mba saya mau kebabnya 2 jangan terlalu pedas". Ucap lelaki itu.


Dan tak lama lelaki itu membuka masker dan kacamatanya ternyata Aliando.


" Oh sekarang kamu sudah tidak bekerja lagi diperusahaan diesel ya?". Ucap Aliando.


" Iya saya resign dari sana karena ada masalah ". Ucap Zenah.

__ADS_1


" Saya udah bilang kemarin untuk kerja di perusahaan saya kamu tidak mau". Ucap Aliando.


Zenah pun menyelesaikan buatan kebabnya untuk diberikan ke Aliando. sambil menggoreng ia pun mengobrol dengan Aliando.


" Saya kasih kesempatan kerja tempat saya,apa kamu mau?". Ucap Aliando.


Zenah hanya terdiam tidak menjawab perkataan Aliando. Dan tak lama kebabnya pun jadi dan memberikan kepada Aliando.


" Berapa totalnya?". Ucap Aliando


" Rp.40.000 soalnya kebab ayam". Ucap Zenah.


" Kerja diperusahaan saya saja, disini kamu berdagang terlalu berisiko, kamu wanita". Ucap Aliando.


" Mau ada apa-apa itu urusan saya, dan resiko juga saya yang dapat jadi tolong jangan halangi saya". Ucap Zenah.


" iyaudah saya borong semua kebab kamu buatkan sekarang". Ucap Aliando.


" Tidak perlu begitu jika hanya ingin mengasihani saya". Ucap Zenah.

__ADS_1


" Saya mencintai kamu bukan mengasihani kamu,udah sini saya borong semua biar kamu juga bisa pulang lebih cepat kan kamu juga ada pekerjaan di cafe kopi nanti". Ucap Aliando.


Sambil berfikir Zenah pun akhirnya membuat semua kebabnya dan diberikan ke Aliando. Sambil menggoreng kebab mereka pun mengobrol santai.


" Zen, kasih saya kesempatan deh, biar kamu kerja diperusahaan saya,saya khawatir melihat kamu bekerja seperti ini". Ucap Aliando.


Zenah tidak menjawab dan hanya fokus kepada kebab yang ia bungkus.


" Saya minta maaf kalo saya punya salah sama kamu, tapi saya bener-bener ada perasaan sama kamu bukan main-main saya takut malahan kamu berjualan seperti ini terlalu beresiko, jadi tolong pertimbangkan, saya juga ngasih kesempatan kamu buat berfikir kok". Ucap Aliando.


" Saya hanya tidak mau berhutang budi dengan kamu, karena hutang kemarin juga belum saya bayar, jadi saya juga ga mau nyusahin dan menjadi beban buat kamu". Ucap Zenah.


" Kamu gak akan jadi beban kok, saya juga ga akan ngelakuin hak istimewa kepada kamu pada saat kamu kerja disana, dan memperlakukan kamu sama seperti karyawan yang lain". Ucap Aliando.


Kebab pun telah selesai dibuat oleh Zenah dan ia memberikan kepada Aliando.


" Ini kebabnya,totalnya Rp.350.000 . Terima kasih". Ucap Zenah sambil memberikan kebab yang dibungkus.


Aliando menerima kebab tersebut dan memberikan uang kepada Zenah. Dan setelah itu Aliando pun pergi meninggalkan Zenah. Dan Zenah pun pergi ke agen kebab untuk menyetor penjualan dia dan menerima uang saku yang ia dapat.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2