
Setelah mendengar telpon dari Aliando. Renata pun pergi menjemput Rangga ke negara b**** segera memesan tiket pesawat dan bersiap-siap untuk pergi.
Aliando dan Rangga masih bersiteru karena Aliando kesal mendengar pembicaraan dari Rangga kepada Zenah dengan tujuan buruk.
" Sadar kamu gak akan bisa dapatin Zenah karena kamu sendiri sudah memilih pilihan hidup kamu". Ucap Aliando.
" Saya memilih saat ini saya sangat menyesal oleha karena itu saya akan coba perbaiki rasa penyesalan saya,kalaupun saya harus menceraikan Renata". Ucap Rangga.
" kalau kamu menceraikan Renata apa Zenah mau menerima kamu lagi?". Ucap Aliando.
" Saya akan melakukan semuanya biar Zenah bisa sama saya lagi". Ucap Rangga.
" Udah deh , Zenah juga gak akan mau yang ada dia ngerasa bersalah dan bahkan membenci kamu karena kelakuan kamu seperti ini". Ucap Aliando.
Rangga pun terdiam mendengar perkataan Aliando dan berfikir bahwa apa yang di katakan Aliando memang benar.
" Pikirin lagi kalo mau berbuat apapun jangan terambisi dengan seseorang dan bersyukur. saya pergi dulu dan saya tidak mau mendengar lagi ucapan-ucapan yang belum jelas dan menjatuhkan saya". Ucap Aliando.
Setelah itu Aliando pun kembali ke hotel. tiba di hotel ia melihat Zenah duduk di lobby hotel.
" Maafin aku ya yang terlalu percaya sama orang lain dan berfikir buruk tentang kamu". Ucap Zenah.
" Sudah tidak apa-apa kok". Ucap Aliando.
__ADS_1
" Aku menyesal, maafin aku yaa". Ucap Zenah.
Lalu Aliando pun memeluk Zenah dan Zenah menangis di pelukan Aliando.
" Sudah ya jangan nangis, Masalah itu harus kita hadapi bersama jangan saling goyah satu sama lain.". Ucap Aliando.
" iya aku janji akan selalu percaya dengan kamu dan akan nanyain langsung ke kamu kalau ada hal yang mengganjel pikiran aku". Ucap Zenah.
" Siap sayang, kamu tau aku itu sayang banget sama kamu aku juga gak mau terjadi apa-apa sama kamu dan hubungan ini". Ucap Aliando.
" Aku juga sayang sama kamu melebihi kamu sayang sama aku". Ucap Zenah.
Mereka pun berpelukan di lobby hotel dan setelah itu duduk dan sambil menenangkan diri dan pikiran.
" Kamu lapar?". Ucap Zenah.
" Iya dari tadi aku belum makan nih". Ucap Aliando.
" Ayuk kita cari makan". Ucap Zenah.
Setelah itu Aliando menuju parkiran dan Zenah menunggu di depan. Setelah Zenah masuk kedalam mobil dan membuka pintu tiba-tiba ada bunga di jok mobil yang akan ia duduki.
__ADS_1
"Ini bunga siapa?". Ucap Zenah.
" Maaf ya aku baru bisa kasih sekarang karena pas aku menyatakan cinta kamu belum bisa bawa bunga karena itu dadakan". Ucap Aliando.
Zenah pun mengambil bunga tersebut dan memeluknya dan setelah itu ia pun duduk dan mereka pun pergi meninggalkan hotel.
" Gimana suka tidak sama bunganya?". Ucap Aliando.
" Suka banget dan indah bunganya". Ucap Zenah.
" Bagus deh kalau kamu suka aku juga jadi senang". Ucap Aliando.
" Terima kasih banyak ya mas Al udah buat aku bahagia terus". Ucap Zenah.
" Kamu kan pacar aku jadi kamu adalah orang yang aku cintai jadi aku mau kamu bahagia terus tiap kali sama aku". Ucap Aliando.
" Aku mencintaimu Mas Al, Hmm harum sekali bunganya ". Ucap Zenah.
" tadinya aku gak tau kamu suka seperti apa jadi aku pilih aja yang menurutku indah dan harum". Ucap Aliando.
Zenah pun merasa bahagia dan mereka pun pergi dengan perasaan bahagia.
Bersambung...
__ADS_1