
Mereka pun beristirahat di hotel karena hari sudah malam dan sangat lelah karena diperjalanan.
Malam telah berlalu tibalah pagi hari dengan cuaca yang sangat sejuk dan Zenah bersiap-siap karena hari ini ada rencana untuk berjalan-jalan keliling kota b**** dan ia pun mengirim pesan kepada Aliando tapi tidak ada respon dan menelponnya tidak ada respon.
Dan tiba-tiba ia keluar untuk mengetuk pintu kamar Aliando tapi tidak merespon. Dan tiba-tiba Zenah keluar menuju lobby.
" Maaf saya mau bertanya apakah ada seseorang dari kamar 101 telah keluar dari kamar?". Ucap Zenah kepada karyawan hotel.
" Baik akan kami cek cctv ya mulai dari jam 5.00 pagi". Ucap Karyawan Hotel.
" Baik". Ucap Zenah.
Zenah pun menunggu dilobby untuk informasinya dan tak lama kemudian karyawan hotel memberitahu cctv bahwa memang Aliando tidak keluar dari kamarnya.
" Saya boleh minta tolong untuk membantu saya menemukan kunci kamar 101". Ucap Zenah.
__ADS_1
" Baik akan saya laporkan ke agent fron desk untuk melakukan itu". Ucap Karyawan Hotel.
" Baik ". Ucap Zenah.
Karyawan hotel pun memanggil agent front desk untuk membantu Zenah menemukan kunci cadangan kamar Aliando.Dan tak lama kunci sudah ditemukan.
" Ini kuncinya, mari sama saya ke kamar 101 agar dapat memastikan apakah aman ". Ucap Front desk hotel.
" Baik terima kasih". Ucap Zenah.
Dan tak lama Zenah pun melihat Aliando sedang tertidur di ranjangnya dan mencoba membangunkannya.
" Pak bangun pak sudah siang". Ucap Zenah.
" Iya". Ucap Aliando dengan nada lemas.
__ADS_1
Zenah pun terkejut dan merasa khawatir karena mendengar suaranya yang lemas tidak seperti biasanya.
" Pak apa bapak sakit?" Ucap Zenah.
Aliando hanya terdiam dan tak lama Zenah pun memegang kepala Aliando. dan ternyata Demam tinggi dan mencoba cek suhu ternyata 45°C dan dia pun ingin membawa Aliando ke rumah sakit tetapi Aliando menolak dengan keras dan akhirnya Zenah pun merawat Aliando di hotel memberikan kompres agar demam turun dan mencari obat-obatan tetapi tidak ada dan makanan pun tidak tersedia juga akhirnya tanpa berfikir panjang ia pun keluar dari hotel mencari apotik dan rumah makan terdekat. Dan tiba-tiba suara geluduk pun berbunyi pertanda bahwa akan ada hujan deras. Tetapi Zenah bersikeras dan hingga turun hujan ia tetap melanjutkan. dan tak lama ada sebuah Apotik yang cukup jauh dari hotel dan sebelahnya juga terdapat rumah makan instan. dan ia langsung membeli semua itu dan sampai kehujanan ia kembali ke hotel dengan baju yang basah. Menuangkan makanan ke piring untuk Ia suapi ke Aliando.
" Pak makan dulu ya abis itu minum obat". Ucap Zenah.
Aliando pun terbangun dan duduk menyender ranjang sambil menerima suapan makanan dari Zenah.
" Setelah makan langsung minum obat ya pak". Ucap Zenah.
Aliando hanya menggangguk dan Zenah pun membantunya untuk meminum obat dan mengganti kompres yang ada dikepala aliando dan setelah itu Aliando pun tertidur kembali dan Zenah pergi ke dapur hotel untuk menyiapkan makanan yang akan dimakan Aliando nanti. sementara itu Zenah tetap di kamar Aliando untuk merawat Aliando agar tetap pulih kembali.
Bersambung...
__ADS_1