DI Kejar Dua Ceo Tampan Konglomerat

DI Kejar Dua Ceo Tampan Konglomerat
Mengalah


__ADS_3

Semenjak kejadian keributan di ruangan Rangga. Zenah pun memutuskan untuk keluar dari perusahaan dan mengirim surat pengunduran diri melalui Paket. Dan tak lama kurir menemui Carisa untuk menerima paket tersebut.


" selamat siang mba ini ada paket dari pengirimnya Zenah". Ucap Tukang pos.


" Oh baik terima kasih". Ucap Carisa.


Carisa pun kaget dengan surat tersebut karena saat ini Zenah pun tidak datang kekantor. Dan ia menaruh surat itu ke meja Rangga.


Dan tak lama Rangga pun datang Dan melihat surat itu. Seketika ia terkejut karena surat itu adalah pengunduran diri Zenah. Ia pun memberitahukan kepada Carisa untuk sementara dia menggantikan di ruangan Zenah.


Rangga merasa bersalah dengan Zenah karena niat Zenah peduli malah Rangga membuat dia kecewa. Disisi lain dia bingung akan permintaan mamanya dan saat ini dia belum bisa memutuskan apa-apa karena butuh waktu untuk mengambil keputusan.


Rangga saat ini butuh waktu untuk menenangkan pikirannya yang sangat bingung dan sisi lain ia berfikir tentang perasaannya terhadap Zenah. Apakah dia bener mencintainya atau hanya sekedar rasa kagum sebentar. Dan saat dia berfikir tiba-tiba telepon dia berbunyi.


"kringgggggggggg" Suara telepon.


" Iya mah ada apa?" . Ucap Mama Rangga.


" Renata darurat dan lemah tolong segera kerumah sakit sekarang". Ucap Mama Rangga.

__ADS_1


Rangga pun langsung mematikan telepon dan pergi ke rumah sakit dan tak lama ia melihat Renata dengan posisi tidak sadarkan diri dan sedang dibawa keruangan ICU untuk ditangani.


Disisi lain Zenah sedang bingung apa yang harus ia lakukan untuk membayar utang kepada Aliando. Apakah dia akan rela bekerja di perusahaan Aliando atau dia akan melakukan hal lain.


Dan tak lama ibunya pun berkata


" Kok kamu sudah pulang apa ada masalah dikantor". Ucap Ibu Zenah.


" Ga ada bu, bos sedang keluar kota jadi diliburkan". Ucap Zenah.


" Oh okay". Ucap Ibu Zenah.


" bang udah lama ya jualan kebab". Ucap Zenah.


" Udah ada 1 tahun mba". Ucap Abang kebab.


" Oh sistem modal berapa nih pak". Ucap Zenah.


" Sebenernya ga ada modal, ini sistem ambil barang ya". Ucap Abang kebab.

__ADS_1


" Boleh juga, saya boleh minta nomornya ga bang saya niat juga jualan ini butuh uang buat biaya pengobatan ayah saya" .Ucap Zenah.


" boleh kok ini nomornya mba 0857xxxxxxx. Bpk Yudi". Ucap abang kebab.


" Makasih ya bang". Ucap Zenah.


Zenah pun langsung menyimpan nomor itu dan menelpon langsung.


" Halo selamat siang". Ucap Costumer kebab.


" Selamat siang mba, saya ingin tanya mengenai penjualan kebab apa masih ada gerobak yang kosong, jika masih ada saya bisa berjualan". Ucap Zenah.


" bisa mba kita sistemnya tanpa modal cuman untuk penghasilan mbanya hanya kita kasih 30% dari hasil penjualan mba dalam menjual kebab, karena itu kami sudah menyiapkan semuanya mba. mba tinggal terima beres. dan kebetulan masih ada 1 gerobak yang kosong". Ucap Costumer Kebab.


" Oh baik mba nanti akan saya pikirkan kasih waktu saya 1 hari nanti saya akan menelpon mba lagi". ucap Zenah.


" baik mba ditunggu". Ucap Costumer kebab.


Zenah butuh waktu berfikir untuk melalukan hal itu karena disisi lain dia sangat membutuhkan uang dan dia hanya berfikir apakah akan mencari pekerjaan lagi atau berjualan kebab.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2