DI Kejar Dua Ceo Tampan Konglomerat

DI Kejar Dua Ceo Tampan Konglomerat
Memahami Perasaan Rangga Terhadap Zenah


__ADS_3

keesokan harinya Rangga dan Zenah melakukan kegiatan dan pekerjaan ditempat masing- masing dan Rangga pergi ke perusahaan yang seperti biasanya. Setelah sampai diperusahaan ketika melewati ruangan Zenah Rangga merasa hampa dan seketika seperti ada yang kurang karena ruangan itu kosong. Dan setelah itu ia pun masuk keruangan. Ia merasakan seperti rindu dengan Zenah tetapi dia masih bingung beneran rindu atau memang hanya sekedar kangen biasa saja.


Zenah melanjutkan jualan kebabnya di tempat biasanya. Dan kebabnya pun ramai pembeli. Tiba-tiba ada pembeli lelaki yang menggoda Zenah.


" Mba cantik kok jualan kebab". Ucap Lelaki itu.


Zenah hanya berdiam dan memasak kebab agar cepat selesai.


Setelah selesai Zenah memberikan kebab itu kepada lelaki tersebut dan setelah itu lelaki tersebut memberikan uang.


" Mba ini uangnya". Ucap Lelaki itu.


Ia memberikan uang selembaran Rp.50.000 dan Zenah pun mengambil kembalian. Pada saat ingin mengembalikan uang tersebut lelaki itu sudah pergi meninggalkan jualan Zenah.


Dan setelah itu Zenah tetap melanjutkan jualan kebab.


Berbeda dengan Zenah Rangga terlihat lesu dan tampak seperti orang yang sedih. Memikirkan tentang perasaannya kepada Zenah. Karena dia coba menyatukan logika dengan hatinya.


Dan karena dia penasaran ia bertekad untuk menemui Zenah mungkin ini adalah pertemuan terakhir dengan Zenah, Karena ia akan menikahi Renata.


Rangga pergi keparkiran untuk mengambil mobilnya dan bertemu Zenah. Ia mencari tempat yang kemarin Zenah berjualan dan ternyata Zenah tidak ada. Dan tak lama ada segerombolan anak SMA berjalan sambil asik memakan kebab.

__ADS_1


" Dek mau tanya itu kebab beli dimana ya?". Ucap Rangga.


" Beli dibelakang Om". Ucap Anak SMA.


Dan setelah itu Rangga berlari ke belakang untuk bertemu Zenah. Tanpa di sangka ia pun bertemu Zenah memandangi Zenah dari kejauhan. Dan hatinya pun tenang ketika memandanginya terlihat senyum tipis muncul di wajah Rangga.


Pada saat Rangga melihat Zenah. Zenah tidak sadar bahwa ada Rangga yang memperhatikannya karena Zenah sibuk membuat kebab dengan pelanggan yang sangat ramai.


Dan hari pun beranjak sore kebab Zenah telah habis terjual dan ia membersihkan gerobak dagangannya. dan setelah itu Rangga menghampirinya.


" Zenah". Ucap Rangga.


" Loh bapak kok ada disini". Ucap Zenah.


" Oh ada apa bapak kesini?". Ucap Zenah.


" Hanya Rindu kamu". Ucap Rangga.


" Apaan ya bapak ini". Ucap Zenah.


" Engga kok Zenah saya hanya bercanda saja". Ucap Rangga.

__ADS_1


Dan setelah itu Zenah membersihkan gerobak Rangga pun membantunya. Dan setelah mereka selesai membersihkan.


" Zenah mau saya antarkan pulang". Ucap Rangga.


" Bapak aneh- aneh aja ya saya kan bawa gerobak mana bisa masuk mobil bapak". Ucap Zenah.


"Tenang saja nanti saya suruh asisten saya kesini untuk bawa gerobak kamu pulang dan saya anter kamu pulang sekarang". Ucap Rangga.


" Tidak usah merepotkan asisten bapak saya bisa kok sendiri sambil jalan, lagian juga ga jauh". Ucap Zenah.


Karena Zenah mendorong gerobak dan Rangga pun mengunci mobil dan berlari menemani Zenah.


" Loh bapak ngapain ngikutin saya itu mobil bapak jadi tinggal". Ucap Zenah.


" Gapapa aman. nanti saya suruh asisten saya ambil dan lagian mobilnya juga diparkiran jadi aman". Ucap Rangga.


Dan Rangga pun membantu Zenah mendorong gerobak untuk sampai dirumahnya.


Bersambung...


Hayo kira-kira apa yang akan Rangga lakukan setelah mengantarkan Zenah kerumahnya?

__ADS_1


dibaca terus ya teman-teman novel ini🥰🥰


__ADS_2