
Zenah melakukan pekerjaan seperti biasanya diperusahaan dan tak lama Aliando pun masuk ke dalam Ruangan. dan Ruangan pun hening karena pada konsentrasi dengan pekerjaan.
waktu cepat berlalu tibalah makan siang.
Zenah pergi ke toilet. Dan setelah dari toilet kembali ke meja ruangannya tiba-tiba ada kotak makan. Dan zenah langsung tiba-tiba menuju ruangan Aliando.
" Pak maaf ini kok ada kotak makan ya?". Ucap Zenah.
" Iya itu saya barusan mesen di restoran. untuk kamu". Ucap Aliando.
" Tidak usah pak, saya bisa cari makan sendiri". Ucap Zenah.
" Jangan nolak, kalo nolak nanti saya suruh kamu makan satu kotak berdua dengan saya". Ucap Aliando.
" Tidak pak, Baik saya makan, Terima kasih pak". Ucap Zenah.
Zenah pun makan di meja ruangan. Dan tiba-tiba Aliando datang keruangannya.
" Ini saya tadi beliin kamu susu biar nambah semangat kerjanya". Ucap Aliando.
" Baik pak, Terima kasih". Ucap Zenah.
" Nanti pulang saya antar ya?" Ucap Aliando.
" Saya ada lembur sampai malam hari ini pak, Jadi tidak usah". Ucap Zenah.
__ADS_1
" Oke baik". Ucap Aliando.
Zenah heran karena biasanya Aliando selalu memaksanya dan ini tidak sama sekali. dan ia pun melanjutkan makan. Setelah melanjutkan makan ia pun melanjutkan pekerjaannya. Dan sore hari hujan pun turun dengan deras dan pegawai kantor lainnya telah pulang kerumah menggunakan taksi online, sedangkan Zenah masih dikantor menyelesaikan kerjaan.
Tibalah malam hari ia pun selesai dan berberes untuk pulang. menuju halte depan perusahaan. menunggu taksi lewat sudah 1jam tak kunjung lewat dia tetap menunggu. tiba-tiba Aliando lewat.
" Saya anterin pulang Zen?". ucap Aliando.
" Tidak usah pak". Ucap Zenah.
Aliando pun pergi dan tiba-tiba berhentilah taksi online menghampiri Zenah.
" Mba cari taksi ya?". Ucap Sopir taksi.
" Iya pak saya cari taksi tapi tidak ada yang lewat". Ucap Zenah.
" Kesini pak B****". Ucap Zenah.
" Kebetulan disana banjir mba makannya gak ada yang lewat, tapi gapapa tetep saya anter mba, Mari naik mba ". Ucap Supir taksi.
" Baik pak, Terima kasih". Ucap Zenah.
Dan pada saat itu Aliando berdiri di belakang halte tanpa sepengetahuan Zenah. ialah yang memesan taksi untuk Zenah. karena ia khawatir dengan Zenah dan ia tidak mau memaksaan keinginan Zenah. dan setelah itu Aliando mengikuti taksi tersebut dari belakang. dan tibalah di depan rumah Zenah.
" Mba sudah sampai". Ucap Supir Taksi.
__ADS_1
" Oh baik pak, Berapa pak ongkosnya". Ucap Zenah.
" Tidak usah bayar mba gratis karena arah rumah mba sama rumah saya satu jalur". Ucap Supir taksi.
" Sudah gapapa saya bayar aja pak". Ucap Zenah.
" Tidak usah mba, maaf mba saya buru-buru istri saya sudah menunggu dirumah". Ucap Supir taksi.
" Baik pak, Terima kasih banyak tumpangannya". Ucap Zenah.
" Baik mba saya pergi, sama-sama ". Ucap Supir taksi.
Supir taksi pun meninggalkan rumah Zenah dan Aliando tetap mengikuti tiba-tiba supir taksi berenti.
" Pak ini uang taksi untuk wanita tadi ". Ucap Aliando.
" Mba tadi sudah saya antar dengan selamat pak, Terima kasih sudah membayar". Ucap Supir taksi.
" Ini kelebihan untuk bapak ya ". Ucap Aliando.
" Waduh terlalu banyak, Terima kasih sekali ya pak". Ucap Supir taksi.
" Sama-Sama pak". Ucap Aliando.
Supir taksi meninggalkan Aliando dan Aliando pun tak lama pergi pulang kerumah.
__ADS_1
Bersambung....