DI Kejar Dua Ceo Tampan Konglomerat

DI Kejar Dua Ceo Tampan Konglomerat
Menghadapi Bersama


__ADS_3

Aliando terus mengetuk. tiba-tiba ia turun kebawah meminta staff hotel untuk membuka pintu Zenah. setelah pintu kamar ke buka staff hotel meninggalkan Aliando dan Aliando mencari Zenah. ternyata Zenah ada di kamar mandi sambil menangis.


" Kamu kenapa sayang?". Ucap Aliando.


Zenah hanya terdiam. Setelah Aliando pun menggendongnya ke sofa sambil memberikan minum air putih.


" Kamu kenapa,cerita sama aku". Ucap Aliando.


" Aku baik-baik saja ". Ucap Zenah.


" Jangan menutupi aku adalah pacar kamu sekarang jadi kamu harus terbuka dengan aku". Ucap Aliando.


" Rangga bilang kamu akan dijodohkan dengan keluarga kamu". Ucap Zenah.


" Memang aku dijodohkan tapi aku bisa menentang itu semua,karena aku sudah cinta sama kamu". Ucap Aliando.


" tidak mungkin kamu bisa menentang, Rangga pun tidak bisa menentang pada saat perjodohan dengan Renata". Ucap Zenah.


" Karena Rangga terlalu lemah dan aku beda dengan Rangga". Ucap Aliando.


" Kenapa kamu ngajak hubungan aku kalo udah tau endingnya kayak gini. apa kamu anggep hubungan ini cuma sementara dan main-main ?". Ucap Zenah.


" Aku tidak berfikiran sama sekali itu semua aku bener-bener serius sama kamu,kalaupun kamu besok mau minta nikah aku juga bakal ngelamar kamu. kamu udah siap nikah sama aku?". Ucap Aliando.


" Kalau pun itu terjadi juga pasti ada pertentangan dengan keluarga kamu". Ucap Zenah.


" aku sudah punya kekayaan sendiri, jadi aku gak perlu takut nanti pun kalau aku diusir keluar aku bakal keluar dari rumah dan yang terpenting bisa sama kamu". Ucap Aliando.

__ADS_1


" aku gak mungkin misahin kamu dengan keluarga kamu". Ucap Zenah.


" nanti pun kalau kita nikah kamu pun keluarga aku yang akan merawat aku seumur hidup,jadi aku tidak terlalu mementingkan apa yang dibilang orang ". Ucap Aliando.


" kalau orang tua kamu tidak merestui bagaimana?". Ucap Zenah.


" kita nikah diem -diem di luar negeri dan hidup bahagia disana". Ucap Aliando.


" Hust gak usah aneh-aneh deh pikiran kamu". Ucap Zenah.


" hehehe aku cuman bercanda kok sama kamu". Ucap Aliando.


Zenah masih tetap bersedih. Aliando pun memegang tangan Zenah.


"Urusan itu tidak perlu dipikirin yang terpenting kamu bisa jaga perasaan untuk aku dan percaya sama aku, sisanya aku yang ngurus". Ucap Aliando.


" Aku suapin makan ya dari tadi kamu pasti belum makan karena dikamar terus". Ucap Aliando.


Dan Aliando pun menyuapi Zenah makan dan setelah itu Zenah pun istirahat dan Aliando pun meninggalkan kamar Zenah.


"Tolong cari posisi Rangga sekarang ada dimana". Ucap Aliando kepada managernya.


" baik pak". Ucap Managernya.


" Ternyata dia ada di hotel B***** pak". Ucap Managernya.


" Oke baik kita kesana". Ucap Aliando.

__ADS_1


Sampailah mereka di hotel B**** dan Aliando pun menemui Resepsionis.


" saya mau tanya kamar atas nama bapak Rangga". Ucap Aliando.


" Dikamar no 345". Ucap resepsionis.


Dan Aliando pun pergi menuju kamar Rangga dan mengetuk. Dan Rangga pun membuka pintu setelah itu Aliando langsung masuk ke dalem kamar.


" Ada apa sampai kesini segala". Ucap Rangga.


" Apa maksudnya Lo pengaruhin Zenah dan ngomong yang enggak-enggak". Ucap Aliando.


" hahah gua ngomong apa adanya". Ucap Rangga.


" Oh mau cari ribut sama gua oke bentar". Ucap Aliando.


Setelah itu ia pun mengambil hpnya dan menelpon Renata.


" Ren tolong suaminya dijaga jauh-jauh ke sini cuman mau ganggu orang aja". Ucap Aliando.


" dia ada sama kakak?". Ucap Renata.


" Iya dia kesini udah dari sehari yang lalu dan tujuannya buat ketemu Zenah dan menghasut Zenah". Ucap Aliando.


Renata pun kesal dan mematikan Telepon dari Aliando.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2