DI Kejar Dua Ceo Tampan Konglomerat

DI Kejar Dua Ceo Tampan Konglomerat
Perasaan Kesepian


__ADS_3

tibalah malam hari Zenah pun masih di kamar Aliando merawat Aliando agar supaya pulih. Dan tiba-tiba Aliando terbangun ke kamar mandi tak lama Zenah pun mengambil makanan untuk Aliando dan setelah selesai dari kamar mandi Aliando pun berbaring kembali di kasur.


" Yuk pak makan dulu biar cepat sehat". Ucap Zenah.


" Mau tapi disuapin ya Zen". Ucap Aliando.


Zenah tidak menolak karena ia memberi toleransi kepada Aliando bahwa ia sedang sakit akhirnya Zenah pun menyuapi Aliando.


" Zen aku mau deh sakit terus". Ucap Aliando.


"Lah emang kenapa pak?". Ucap Zenah.


" Biar di rawat sama kamu terus heheheh". Ucap Aliando.


" Bapak ini aneh-aneh saja orang sakit aja pengen sehat bapak malahan pengen sakit terus". Ucap Zenah.


" Iya aku merasa kayak baru kali ini ada seseorang yang merawat aku". Ucap Aliando.


" Lah bukannya bapak ada orang tua". Ucap Zenah.

__ADS_1


" Orang tua saya selalu sibuk mengurusi perusahaan diluar negeri hingga saya tak terurus dan hanya bibi yang mengurus saya". Ucap Aliando sambil bersedih.


Zenah pun memeluk Aliando untuk menenangkannya.


" Sabar ya pak, saya yakin bapak kuat dan sekarang kan ada saya yang rawat bapak". Ucap Zenah.


" Saya ingin kamu merawat saya selamanya dan menemani hari-hari saya ". Ucap Aliando.


" minum obat dulu pak habis itu istirahat". Ucap Zenah.


" Loh kok pertanyaan saya tidak direspon". Ucap Aliando.


" Bapak lagi sakit butuh pikiran yang jernih dan sekarang istirahat kalau sudah sembuh nanti kita bahas lagi". Ucap Zenah.


Zenah pun memegang dahi Aliando memastikan apakah demamnya sudah turun dan ternyata demamnya masih tinggi.


" Iya saya disini temani bapak". Ucap Zenah.


Zenah duduk bersandar di sebelah kasur Aliando menemani Aliando. Dan tanpa disadari Zenah tertidur dan Aliando pun memberikan selimut kepada Zenah.

__ADS_1


" Good Night wanita baik dan cantik". Ucap Aliando perlahan di telinga Zenah yang sedang tidur.


Dan Aliando pun memegang tangan Zenah sambil tertidur dan mereka pun tidur bersama di satu tempat malam tersebut.


Dan tiba-tiba saat tengah malam Zenah pun terbangun melihat Aliando menggigil kedinginan dan memegang dahi Aliando ternyata demam semakin tinggi dan ia mengambil selimut yang ada di dalam lemari kamar Aliando. Satu selimut di pakaikan ke Aliando tetapi ia masih kedinginan dan Zenah berusaha lagi mengambil selimut lagi tetapi ia tetap kedinginan.


Dan tak lama Zenah bingung ingin menggunakan apalagi karena semua selimut telah habis dan dipakaikan ke Aliando namun dia tetap merasa menggigil kedinginan.


"bagaimana ini pak semua selimut habis". Ucap Zenah.


"Dikoper saya masih ada jaket tebal ". Ucap Aliando.


Zenah pun mencari koper Aliando yang berisi jaket tebal dan ternyata ada.Dan setelah ia menemukan jaket dan memakaikan ke Aliando. Tak lama ia pun pergi untuk membuat minuman hangat untuk Aliando.


" Pak ini jahe hangat silahkan diminum dulu biar bisa membantu menggigil bapak". Ucap Zenah.


Aliando pun meminum air tersebut dan setelah itu berbaring kembali. tetapi menggigilnya belum hilang dan tiba-tiba karena ia sangat menggigil ia menarik Zenah dan memeluknya.


" Zen jangan berontak saya kedinginan tapi badan kamu hangat biarkan saya memeluk kamu seperti ini ". Ucap Aliando.

__ADS_1


Melihat Kondisi Aliando Zenah pun tidak berkata apa-apa dan sepanjang malam Aliando memeluk Zenah dengan erat dan mereka berdua tertidur nyenyak.


Bersambung...


__ADS_2