DI Kejar Dua Ceo Tampan Konglomerat

DI Kejar Dua Ceo Tampan Konglomerat
Kebohongan Terungkap


__ADS_3

Hari ini adalah hari dimana 3 hari lagi Rangga melangsungkan resepsi pernikahan dengan Renata. Dan ia hari ini tidak ke kantor karena akan melangsung kan pernikahan.


" Rangga hari ini kamu dirumah ya". Ucap Mama Rangga.


" Baik mam". Ucap Rangga.


Renata dan Mama Rangga sibuk menyiapkan segala sesuatu hal yang dipersiapkan untuk pernikahan termasuk membagikan undangan. Hari ini sengaja Renata yang membagikannya.


ia berniat membagikan undangan ke semua tamu termasuk Zenah. Ia mencari Zenah untuk memberikan undangan. Karena ia tidak tau rumah Zenah ia meminta tolong kepada carisa untuk memberitahukan rumah Zenah. dan setelah itu ia pun pergi ke rumah Zenah. Sesampainya.


"Hello". Ucap Renata.


"Iya ada apa?". Ucap Mama Zenah.


" Saya mantan bos dari Zenah ingin membagikan undangan". Ucap Renata.


" Loh bukannya Zenah bilang masih bekerja". Ucap


Mama Zenah.


" Maaf bu Zenah sudah resign dan terakhir dia pergi berjualan kebab". Ucap Renata.


Ibu pun tersentak kaget mendengarnya dan ia kesal dan marah mendengar hal tersebut.


Hari ini Zenah melakukan pekerjaan di perusahaan Aliando untuk hari ke duanya. Zenah melakukan pekerjaan dengan baik dan setelah melakukan pekerjaan ia pun pulang kerumah.


Ibunya telah menunggu didepan rumah.


" Bagus ya kamu bohongin ibu". Ucap Ibu Zenah.


" Ada apa bu?". Ucap Zenah.


" Kamu bilang masih kerja kantoran dan taunya dagang kebab keliling". Ucap Ibu Zenah.


" Aku beneran kerja ini bu". Ucap Zenah.

__ADS_1


" coba ajak ibu ke kantor mu kalo misalkan beneran kerja". Ucap Ibu Zenah.


" Tidak boleh bu bukan kantor sembarangan". Ucap Zenah.


" Pokoknya besok harus ajak ibu kesana". Ucap ibu Zenah.


" Iya". Ucap Zenah.


Zenah pun bingung bagaimana cara mengajak ibunya untuk pergi ke kantornya.


Waktu terus berjalan dan tibalah keesokan harinya Zenah bekerja dan diantar oleh ibunya. Dan sesampai dikantor.


" Ini kantor Zenah bu". Ucap Zenah.


" Wow besar sekali ya tinggi, ini beneran kantor kamu?". Ucap Ibu Zenah.


" Iya bu". Ucap Zenah.


" alah paling cuman bohongin ibu aja,coba ayuk masuk". Ucap Ibu Zenah.


" Gak bu gak boleh". Ucap Zenah.


" Pagi Zenah, Loh ada apa ini?". Ucap Aliando.


" Gini loh saya itu ibunya Zenah, Kemarin saya denger Zenah berbohong sama saya bahwa dia kerja kantoran dan gak taunya jualan kebab". Ucap Ibu Zenah.


" Oh iya ibu, Zenah memang kerja disini dan ini kantor saya bu". Ucap Aliando.


" Saya masih gak percaya". Ucap Ibu Zenah.


" Mari bu kita lihat ruangan Zenah didalam kantor". Ucap Aliando.


Mereka pun masuk keruangan Zenah dan disambut oleh para karyawan kantor. Dan setelah masuk.


" Ini ruangan Zenah, Mari kita ngobrol-ngobrol dulu. Silahkan duduk bu". Ucap Aliando.

__ADS_1


" Zen tolong buatin teh ya". Ucap Aliando.


" Baik pak". Ucap Zenah.


Zenah pun pergi membuatkan teh untuk Aliando.


" Jadi gini bu sebelumnya Zenah sudah kerja di perusahaan diesel tapi saya rekrut untuk kerja disini karena saya butuh sekertaris kantor yang akan menghandle pekerjaan saya". Ucap Aliando.


" Iya saya sudah percaya kok". Ucap Ibu Zenah.


" Lain kali kalo ada yang berbicara macam-macam dan gak jelas tolong ibu koreksi lagi dan cari kebenarannya". Ucap Aliando.


" Baik". Ucap Ibu Zenah.


Setelah itu Zenah pun datang memberikan teh yang telah ia buat untuk ibu dan Aliando.


" Ini ibu tehnya silahkan diminum". Ucap Aliando.


" Baik".Ucap Ibu Zenah.


Setelah mereka berbincang-bincang dan akhirnya ibunya pun pamit pulang.


" Iyasudah makasih ya sudah boleh masuk ke kantor kamu, Saya pamit pulang". Ucap Ibu Zenah.


" iya bu baik, silahkan akan saya antar ke bawah". Ucap Aliando.


" Tidak usah pak, Biar saya saja". Ucap Zenah.


" Tidak apa-apa kok, ibu kan tamu". Ucap Aliando.


Aliando dan Zenah pun mengantarnya dan setelah itu mereka kembali ke ruangan.


" Pak terima kasih ya,maaf saya merepotkan bapak". Ucap Zenah.


" Tidak apa-apa kok Zenah, Saya cuman ingin bilang komunikasi lebih penting, jadi lain kali kamu juga harus sering bicara dengan ibumu jangan kamu pendam sendiri". Ucap Aliando.

__ADS_1


"Baik pak". Ucap Zenah.


Setelah itu mereka pun melanjutkan pekerjaan mereka kembali dan setelah selesai pun mereka pulang ke rumah mereka masing-masing.


__ADS_2