
Happy reading 😊
***
Aku masuk ke sekolah banyak yang lihat aku,
aku jadi malu walaupun mereka juga pakai kostum tapi aku lebih mencolok udah pakai mahkota,gaun,mana sepatu nya kaca lah mereka pohon,batu,ada yang petani pakek cangkul dan mukanya mulus tampa polesan yang perempuan juga kaya ibu ibu nelayan, mungkin temannya Malin Kundang jadi polesan di wajah nya tipis.
Tapi aku harus percaya diri aku jalan dengan gayaku di pertengahan jalan aku ketemu kelta salah satu geng berisik dikelas ku.
"Gaya banget lo mentang mentang jadi Cinderella nya Arga" katanya syirik
"Aku juga gk minta jadi Cinderella nya Arga" kata ku
"Halah tapi Lo seneng kan" tanyanya
Seneng ya senenglah walaupun gugup mana sih yang gk seneng kalau jadi pasangan orang yang disukai nya walaupun hanya akting batinku.
"Biasa aja" kata ku lalu berjalan meninggalkan kelta
Aku masuk kelas melihat Arga bersama Aril
dan juga ada Dimas main hp di bangku nya.
Aku melihat Arga yang juga melihat ku.Dia memakai kostum pangeran nya astaga Ar kamu tampan banget.Aku jadi Tambah suka deh sama kamu iiihh sukaa.
Aku masuk pandangan ku ke arah dimas walaupun aku masih ingin menatap Arga tapi aku malu kalau dia tau aku suka sama dia kayak yang disarankan kak Andrian.
Dimas menoleh kearah ku.Dia menatap ku dan langsung berdiri.
"An kamu cantik banget" katanya sambil tersenyum
"Ih jangan di puji nanti aku terbang loh" kataku
"Tapi emang bener an kamu cantik, dan aku suka" katanya tak kedip
"Udah deh mas jangan mulai" aku gk suka kalau Dimas udah mulai bicara suka sukaan
"Ini kapan mulai nya" tanyaku.
"Nanti 2 jam lagi" ucap Arga
"Oh" aku ber oh saja
"An nanti jangan gugup ya" bisik Arga disebelah ku
Aku menoleh ke Arga lalu menjawab "iya"
"Seluruh siswa diharapkan duduk di tempat duduk yang disediakan terimakasih" ucap panitia OSIS
__ADS_1
Aku duduk disebelah kanan ku ada Arga dan disebelah kiri ku ada Dimas
"Mas aku deg degan" ucapku memegang tangan Dimas tapi bukan tangan Dimas yang ku pegang tapi malah tangan Arga aku lupa kalau Dimas disebelah kiri ku bukan kanan
"Eh Arga maaf aku kira Dimas" ucapku lalu menarik tangan ku.Bagiku Dimas sudah menjadi teman ku walaupun dia dekat dengan aku melibatkan perasaan nya.
Pementasan nya diacak kelas ku ke 3 dan ini sudah di mulai.Pertama IPS 1 kelas 1judulnya asal usul putri duyung cukup bagus.Dan yang kedua IPS 2 kelas 2 judulnya maling Kundang cerita nya cukup menarik dan yang ke 3 kelas ku.
Aku berjalan dengan jantung yang berdetak kencang
"An jangan grogi semangat" ucap Arga di sampingku
"Tapi aku grogi aku memang takut di panggung" ucapku
"Ada aku jangan takut oke" ucap Arga dengan wajah yang menenangkan
"Iya" jawabku
Mulai akting
Cerita nya aku anak yang selalu di sia sia.setiap hari aku pergi di temani peri ku,
hari itu aku di suruh ibu tiri ku ke hutan mencari kayu bakar.Setelah aku mencari kayu bakar aku kembali kerumah belum sampai aku disuruh mencari buah apel yang warnanya merah merona.Aku pergi ke hutan mencari buah apel itu.Saat jalan aku mendengar ada pangeran yang mencari permaisuri tidak perlu cantik yang penting sepatu kaca milik pangeran pas di calon permaisuri nya.Aku tidak peduli pasti kalau aku ikut menjadi calon permaisuri tidak dibolehin sama ibu tiriku.Aku mencari buah apel dan aku menemukan apel yang seperti ibu tiri ku ingin kan apel merah merona aku mengambil nya dengan melompat karena tinggi saat aku melompat aku terjatuh untung saja ada tangan yang menangkap ku aku melihat dan itu Arga pangeran ku.Aku menatap Arga dengan dalam dan banyak sorakan dari siswa siswi yang mengiringi aku bangun dan mengucapkan terima kasih.
"Ah terimakasih tuan" ucapku
"Aku dari desa pelangi tuan" jawabku
"Oh" dia hanya ber oh lalu pergi dengan teman dan prajurit nya temanya itu salah satunya Dimas
Aku pulang membawa apel untuk ibu tiri ku
tetapi ibu tiriku tidak ada, setelah aku keluar aku melihat orang orang berkumpul,aku kesana semua gadis desa mencoba sepatu kaca milik pangeran tetapi tidak ada yang pas sampai akhirnya saudara tiri ku mencoba dan hasilnya sama tidak pas pangeran melihat ku dan membawa sepanjang kaca itu kearah dan meminta ku untuk mencoba.
"Maukah nona mencobanya" tanya Arga sebagai pangeran
"Iya aku mau tuan" ucapku
Aku mencobanya dan hasilnya pas sepatu itu pas di kakiku.Banyak yang berteriak di desaku dan juga ibu tiri ku dan saudara tiri ku yang melihat tidak suka.
"Sepatu nya pas di kakimu" ucap Arga sebagai pangeran
"Apakah kamu mau menjadi permaisuri ku nona" ucapnya berjongkok di depanku dan memegang tangan ku.
Aku ingin ini menjadi nyata Ar
"Aku mau tuan" ucapku lalu disambut tepuk tangan dan teriakan penonton
"Dan akhirnya pangeran dan Cinderella menikah dengan bahagia tamat" ucap pembaca cerita
__ADS_1
Tirai pun ditutup
"Alhamdulillah udah selesai" ucapku
Arga yang ada di sebelah ku mendengar nya dan menjawab
"Iya tinggal pengumuman juara" jawab nya
Dimas menghampiri ku dan menarik ku
"Ayok mau dipakai urutan selanjutnya ini" ucap Dimas
"Iya ayok" ucapku lalu pergi sma Dimas
Aku kembali duduk di tempat duduk yang semula.Dan menonton urutan cerita selanjutnya.
Selesai sudah lomba nya para siswa sedang menunggu pengumuman juara nya.
"Guys nanti kalau kita juara yang ambil hadiah nya siapa" tanya kelta
"Ya Ani sama Arga lah mereka kan peran utama" kata Aril
"Iy bener gimana sih ya kali kamu,nanti kalau sesi Poto ya semua naik" ucap Dita
"Ya kan aku cuma nanya biasa aja kali" ucap kelta
"Pengumuman juara dengerin yaa" ucap OSIS sebagai panitia
"Yaa" jawab siswa
"Juara 3 di raih oleh IPS 2 kelas 2 judul maling Kundang,
juara 2 di raih oleh IPA 1 kelas 2 judul Sangkuriang
dan yang juara 1 dii raaiiiiiih oleeeeh IPA 2 kelas 1 judul kisah Cinderellaaaa"
"Yeeee" sorak siswa,aku juga senang bisa juara
"Di mohon yang mewakili kelas untuk ambil hadiah keatas" ucap panitia OSIS
"Sana Ani sama Arga naik" ucap buk Rina
Aku dan Arga naik ke atas untuk mengambil hadiah.Selesai ambil hadiah saatnya sesi Poto pertama aku di foto berdua Arga dan yang terakhir Poto bersama.
"Ibu bangga banget sama kalian walaupun mepet kalian bisa juara hebat" ucap buk Rina bangga.
S**emoga terhibur 😊🤗
jangan lupa tinggalin jejak ya 😊**
__ADS_1