Diam Diam Mencintaimu

Diam Diam Mencintaimu
POV ARGA


__ADS_3

Happy reading 😊


***


Tak terasa sudah hampir 1 bulan aku SMA dan selama satu bulan itu Exa selalu mengechat ku dan kadang juga menelpon ku.


Mungkin maksud Exa tanda pertemanan aku juga tidak menjadikan masalah yang penting dia juga membalas pesan Arka.


Exa dan Arka juga sudah chating an mungkin mereka lagi pdkt.


Saat ini aku di balkon sedang telpon an dengan Arka dan kami sedang tertawa dengan kekocakan Arka.


"Haha eh eh btw besok aku ke Jakarta pengen dong ketemu Exa tapi kamu yang ajak"


"Kok aku sih ya kamu aja lah yang ajak"


"Ya kamu aja biar sepres aja"


"Sepres sepres suprise kali"


"Ya itu maksud aku"


"Tapi"


"Udah lah iya"


"Iya udah iya"


"Okeh haha"


"Kok ketawa emang kenapa"


"Gk pa pa oh ya mungkin aku datang nya malam jadi nanti aku langsung ke cafe kamu sama Exa tunggu aja"


"Iya yaudah kalau gitu aku matiin telpon nya"


"Iya"


Aku mematikan telepon agak aneh sih tapi masuk akal juga kalau Arka mau buat suprise.


Aku langsung mengechat Exa sebelum dia ada janji sama orang lain.


*Anda


Xa


Alexa


Gimana Ar


Anda


Besok malam ada acara gk


Alexa


Gk sih emang kenapa


Anda


Makan bareng yuk di cafe xxx nanti juga ada suprise


Alexa


Beneran


Anda


Iya beneran gimana


Alexa

__ADS_1


Iya mauu mau bangeeetz


Anda


Iya makasih*


Aku sudah mengajak Exa makan tinggal menunggu waktu saja.


Tapi kalau di pikir pikir aku kok peduli banget sama hatinya Arka seharusnya kan bodo amat.


Aku tidak memikirkan lagi yang penting Arka bahagia dan gk ngemis ngemis lagi kasihan banget udah ayah nya gk ada dari lahir masa cinta nya di permainkan dia kan juga gk jelek jelek amat.


Aku masuk ke kamar dan langsung tidur tidak main game karena hari ini capek banget jadi langsung tidur aja.


***


Pagi sudah datang hari ini aku berangkat menggunakan motor. Aku makan pagi bersama mommy dan Daddy


"Devan" panggil Daddy untuk ku


"Iya dad" balas ku sambil menoleh


"Kamu masih sering main game" tanya Daddy


"Gk kok" jawab ku mencoba bohong


"Gk usah bohong Ben yang kasih tau Daddy gk mungkin dia bohong" ucap Daddy


"Oh jadi Daddy lebih percaya Ben timbang aku anak sendiri iyaa" tanyaku, ini juga an Ben kenapa sih ngomong Daddy heeh


"Kamu suka menyembunyikan sesuatu dan Ben terbuka coba terbuka lah" ucap Daddy


"Terbuka terbuka gimana sih dad" tanya ku


"Terbuka untuk semua hal pada diri mu contoh nya soal pasangan kalau Daddy lihat kamu tidak pernah pacaran" ucap Daddy


"Oh itu ya gk pa pa Devan malas aja" ucap ku


"Ya gk lah haha belok gk mungkin Devan gk pacaran tapi Deva suka sama seseorang" ucap ku


"Siapa kasih tau mommy dong" ucap mommy Kepo


"Gk udah deh mom dad Devan pamit ya takut telat" ucap ku


"Iya duluan saja" ucap daddy


Aku menyalimi tangan daddy dan mommy dengan takzim.


"Devan mommy pengen tau cewek yang kamu suka" ucap mommy sebelum aku benar benar pergi


"Kapan kapan" ucapku lalu pergi


Aku mengendarai motor ku dengan cepat. Setelah beberapa menit aku sampai di sekolah.


Banyak orang yang melihat ku biasanya kan aku pakai mobil dan ini aku pakai motor mungkin aura ketampanan ku berbeda jadi sampai gk lihat jalan matanya.


Aku memarkirkan motor saat mau jalan ke kelas ada dua cewek yang mendatangi ku.


"Hay Ar aku Refa dari IPS 1" ucap orang itu yang bernama Refa sambil mengulurkan tangannya


"Hay" ucapku membalas uluran tangan nya


Aku melihat kanan kiri banyak yang memperhatikan.


"Eh aku duluan ya banyak tugas" ucap ku hendak pergi meninggalkan mereka berdua


"Eh Ar minta nomor hp nya dong" ucap teman Refa


"Maaf aku buru buru" ucap ku langsung pergi


Aku bukan tipe orang sombong sebenarnya tapi aku gk suka kalau mereka sampai kayak gitu apalagi di lihat orang kaya cewek apa aja.

__ADS_1


Aku masuk ke kelas sudah banyak sekali yang datang.Aku melihat Ani yang seperti tak perduli dengan kehadiran ku di kelas.


Aku duduk di kursi


"Ar nanti malam sibuk gk nongkrong yuk Arya yang ajak" tanya Dimas


"Ada urusan sih kenapa" jawab ku


"Urusan apa" tanya Dimas


"Ada deh" ucap ku


"Kaya apa aja Lo ada deh segala" ucap Dimas


Bener juga sih kan aku cuma nolong biar Exa sama Arka ketemu.


"Aku ada janji di cafe xxx kamu mau ajak aku nongkrong di mana" ucap ku


"Yaudah di situ aja" ucap Dimas


"Oke jam 8 soalnya aku janjian jam 7" ucap ku


"Iya eh kamu janjian sama siapa" tanya Dimas


"Sama Exa" ucap ku tapi memang kan aku janjian sama Exa


"Wauw keren udah dinner aja Lo gercep banget" ucap Dimas


"Eh eh kok gue sih buk.." ucap ku terputus guru yang masuk


Mau jelasin ke Dimas nih guru kenapa harus masuk sih pasti Dimas ngiranya aku suka sama Exa.


"Assalamu'alaikum anak anak" ucap guru itu


"Waallaikumsalam buk" jawab SE kelas serempak


Kami semua belajar dengan cermat soalnya guru ini sangat galak kalau nafas bersuara saja langsung di telan hidup hidup sama mata besar nya ngeri deh tapi aku suka guru galak.


Udah bel istirahat kami makan dengan diam hanya Exa yang hari ini full senyum.


Setelah istirahat kami ke kelas dan mulai belajar.Setelah belajar selesai sudah waktunya pulang aku ke parkiran lebih dulu karena malas sekali bonceng seseorang hari ini.


Sudah sampai di rumah aku langsung ke kamar dan mandi.


Aku menelpon Arka tapi no nya gk aktif tapi ada pesan dari dia.


*Arka


Ar tunggu aja nanti di cafe xxx aku pasti datang


Anda


Iya Lo dimana*


Tapi gk ada jawaban karena Arka gk online


Magrib pun sudah datang aku melaksanakan salat lalu siap siap di cafe mempertemukan Arka dan Exa.


Aku sudah siap dan aku keluar kamar.


"Hay Dev sayang mau kemana" tanya mommy


"Nongkrong biar gk bosen" ucap ku


"Owh tumben biasanya main game tapi gk pa pa mommy malah seneng kalau kamu gk di kamar Mulu yang penting kalau nongkrong jangan aneh aneh" ucap mommy


"Iya aku berangkat mom bye bye" ucap ku pergi


semoga terhibur 😊


tinggalin jejakya terimakasih 🤗

__ADS_1


__ADS_2