
Happy reading 😊
***
Keesokan harinya papa Ani datang lagi membawa keluarga barunya.
"Assalamualaikum" ucap papa
"Waallaikumsalam eh udah datang ayok masuk" ucap mama
"Makasih mbak" ucap Reni menggendong anak bayi nya
Papa Ani dan Reni beserta anak anak nya duduk di sofa ruang tamu.
"Ani mama Ra" tanya papa
"Ani lagi di kamar mas entar aku panggil dulu" ucap mama
"An papa udah datang ayok keluar" ucap mama dari luar
"Iya ma" ucap Ani membuka pintunya habis mandi
Ani keluar melihat keluarga baru papanya.Ani menyalami papa dan istri papa nya.
"An ini adik adik kamu yang cewek Azkia di panggil kia dan yang cowok Azka" ucap papa Ani mengangguk
"Kamu gk mau gendong adik kamu sayang" tanya mama Ani
"Gk mah" ucap Ani
"Mama ke belakang dulu buat minum" ucap mama sama Ani
"Mas aku ke belakang ya bantuin mbak Mira" ucap Reni sama papa
"Iya sini Azka sama papa" ucap papa menggendong alih Azka
"Papa kakak ini kak Ani ya" ucap KIA pada papa
"Iya ini kak Ani yang pap cerita in" ucap papa
"Hay kak" sapa Kia Ani yang sedang melamun pun bingung harus gimana
"Hay" ucap Ani
"Kak main yuk" ucap kia
"Hah main" ucap Ani kaget
"Iya" ucap kia
"Gk lah kakak kan udah besar" ucap Ani dan membuat kia sedih
"Kia kakak kan udah besar kamu main sama adek aja ya" ucap papa
"Adek masih kecil pa" ucap Kia
Sementara di dapur Mira yang sedang membuat minuman dan cemilan di kaget kan oleh Reni.
"Mbak aku bantu ya" ucap Reni dari belakang
"Eh gk usah repot-repot ren" ucap mama
"Gk repot kok mbak kalau diem aja malah gk enak" ucap Reni
Mama dan Reni menyiapkan cemilan juga sekalian menyiapkan makan siang.
Setelah selesai Reni memanggil papa Ani untuk makan siang.
"Mas makan dulu biar aku yang ajak Azka, Azkia kamu juga mau makan nak" ucap Reni
__ADS_1
"Iya ma KIA mau makan sama papa" ucap kia
Papa,Ani dan KIA menuju ke ruang makan.
"Reni mana mas" tanya mama sama papa
"Dia bawa Azka" ucap papa
Mama menuju ke ruang tamu
"Ren sini biar mbak bawa kamu makan aja dulu pasti kamu lapar kamu kan ibu hamil pasti cepat lapar" ucap mama
"Gk usah mbak mbak makan dulu aja Azka biar sama aku nanti aku kan juga makan mbak" ucap reni
"Gk papa nih" tanya mama
"Gk papa mbak beneran" ucap Reni
"Mbak tinggal makan ya ren" ucap mama
"Iya mbak" ucap Reni
Mira dan Reni memang sangat akrab mereka sudah menganggap adik dan kakak. Kalau pun papa dan mama Ani rujuk pun Reni akan sangat setuju karena dia sadar dia tidak pantas memiliki Erik seorang diri.
Papa, mama, Ani, juga Kia makan siang bareng.
Setelah selesai makan mama mencuci piring terlebih dahulu lalu mengajak Azka agar Reni makan.
"Sini biar Azka sama mbak" ucap mama
"Maaf mbak ngerepotin" ucap Reni
"Gk ngerepotin dong kan mbak yang pengen gendong Azka" ucap mama mengajak Azka ke depan
"Ma Ani ke kamar dulu ya" ucap Ani yang hendak ke kamar meninggal kan mama papa dan juga adik adik nya.
Ani masuk ke kamar melihat WhatsApp ada pesan dari Arga dari sampai ke Bandung dia tidak mengaktifkan hp nya.
Sayang udah sampai belum?
Yang kok gk aktif?
Dan masih banyak pesan dari Arga yang belum sempat Ani baca langsung di telpon Arga.
"Halo Ar" ucap ani
"Yang kapan ke Jakarta kangen nih" ucap arga
"Lebay" ucap ani
"Ini beneran kamu juga chat gk di balas kamu selingkuh yang" tanya Arga
"Gk lah kan di hati aku cuma ada kamu haha" ucap Ani geli sendiri
"Aku ke sana ya" ucap Arga
"Gk usah aneh aneh" ucap Ani
"Kapan pulang ke Jakarta yang" tanya Arga
"Masuk nya kan tanggal 23 aku pulang tanggal 21" ucap Ani
"Lama banget yang" ucap Arga
"Ya gk lama lah" ucap ani
"Lama yang tanggal 21 sekarang aja tanggal 11" ucap Arga
"10 Hari lagi cepat lah" ucap Ani
__ADS_1
"Yang udah ya papa aku kesini gk enak kalau aku tinggal lama lama" ucap Ani
"Kamu di rumah mama yang" tanya Arga
"Iya sayang udah ya by by I love u" ucap Ani langsung mematikan telepon lalu keluar berkumpul kembali dengan keluarga nya.
***
Saat malam Ani tidur dengan Isa tadi sore Ani menelpon Isa untuk datang kerumahnya.
"An besok mancing yuk" ajak Isa
"Ayuk mau mancing ke mana" tanya Ani
"Ke sungai lah" ucap Isa
"Iya maksudku sungai mana" tanya Ani
"Sungai samping taman itu loh" ucap Isa
"Oh itu oke" ucap Ani
Ani dan Isa fokus ke hp masing masing.
"An kamu udah punya pacar belom" tanya Isa
"Emang kenapa" tanya Ani balik
"Kalau belum aku kenalin sama teman kelas aku orang nya keren banget" ucap Isa
"Kenapa gk buat kamu aja" ucap Ani
"Aku kan udah punya Leo gimana sih" ucap Isa
"Aku udah punya pacar tapi hubungan kita private" ucap Ani
"Kenapa private kamu mau banget di ajak private" ucap Isa
"Emang kenapa kalau di ajak private" tanya Ani
"Kalau kamu di ajak private berarti kamu gk di ajak serius soalnya hubungan kamu di sembunyikan kalau gk gitu dia malu punya pacar kaya kamu" ucap Isa
Ani memikirkan apa Arga juga berfikir seperti itu ya ketika dia ajak hubungan private.
"Gk semua kayak gitu kali sa" ucap Ani
"Kamu beneran di ajak private" tanya Isa
"Bukan, aku yang ngajak private dua setuju kok" ucap Ani
"Mending kamu burung publik deh dari pada dia pergi karena gk tahan di private" ucap Isa
Ani memikirkan apa yang di ucapkan Isa Bener sih apa aku harus publik ya kayaknya aku memang harus publik hubungan aku sama Arga batin Ani.
"Udah malam nih aku ngantuk" ucap Ani
"Denger Lo an cepat publik dari pada hilang nanti kamu nyesel loh" ucap Isa
"Iya iya lagi mikir nih gimana" ucap Ani
"Cepat tidur sana nanti bangunnya ke siangan" ucap Ani
"Iya selamat pagi an" ucap Isa
"Malam sa bukan pagi" ucap Ani
"Oh salah ya yaudah ralat selamat malam an" ucap Isa
"Malam" ucap Ani
__ADS_1
Ani dan Isa masuk ke dunia mimpi melepas sejenak dunia nyata.