
Happy reading 😊
***
"An kamu mau di beliin atau mau ikut juga kekantin" ucap Dimas yang perhatian dengan ani
"Ikut aja lah mas malas disini" ucap Ani
"Yaudah ayok" ucap Dimas sambil meraih tangan Ani
Aku yang melihat nya merasa tidak suka
padahal ya biarin aja mereka kan pacaran.
Aku langsung keluar kelas tidak menunggu Dimas dan Ani lagi. Aku jalan lebih dulu dari pada mereka dan tiba tiba Alexa berada tepat di belakang ku.
"Hay Ar" sapa Alexa tersenyum
"Hay" ucapku
Setelah sampai di kantin aku langsung memesan makanan dan mencari tempat duduk.
Ani dan Dimas menyusul ku dan Exa yang sudah duduk lebih dulu.
Kami ber 4 makan dengan diam. Aku melihat Ani dengan wajah nya yang pucat.
Setelah makan kami ber 4 langsung ke kelas. mataku tak lepas untuk melihat Ani. Setelah masuk aku yang masih melihat nya dia seperti merasa kesakitan.
"Auw" keluh nya aku sudah yakin dia pasti merasa sakit di perutnya
"Kenapa an" tanya Exa
"Perut ku sakit aku ke UKS dulu ya" ucap Ani yang masih terdengar di telingaku
Ani langsung keluar aku yakin pasti ke UKS
aku melihat Dimas yang baru masuk karena tadi dapat telepon dan belum sempat duduk dia ada telepon lagi.
Mumpung Dimas lagi telponan dan belum ada guru aku langsung keluar menuju ke UKS entah kenapa aku khawatir dengan Ani.
Aku berjalan dengan cepat ke UKS setelah di depan UKS awalnya aku bingung mau masuk atau enggak tapi kalau gk aku khawatir dengan Ani dan jadinya aku membuka pintu.
Aku melihat Ani yang juga melihat ku. Tangan kiri Ani memegang perut nya dan yang kanan mengucek mata.
Aku melihat Ani yang mau pingsan aku dengan cepat menangkap nya.
Yaak aku menangkap nya aku melihat wajah pucat Ani
"Cantik" tampa sadar bibir mengucapkan kata itu
Jantungku deg degan gk karuan aku mengangkat Ani dan merebahkan tubuhnya ke ranjang UKS.
Wajah ku dan wajah Ani sangat berdekatan nafas Ani pun terasa di pipiku. Aku melihat bibir Ani oh bibir itu aku ingin merasakan nya
Eh mikir apa aku ini aku menggeleng geleng kan kepala agar kembali otak semula ku biar gk belok.
Mau mengangkat badan ku tiba tiba pintu UKS terbuka dan Dimas masuk langsung menggeret ku.
"Kamu apain Ani" tanya Dimas pada ku
"Aku gk ngapa ngapain" jawab ku santai
Dimas melihat Ani
"Astaghfirullah an an kan aku udah bilang gk usah berangkat huft maaf ya an ini gara gara aku" ucap Dimas mengelus kepala Ani
Entah kenapa aku melihat itu mata ku jadi panas.
Dimas menoleh ke arah ku
"Ar aku titip Ani dulu jangan di apa apain" ucap Dimas
"Emang mau gue apain Ani Lo mau kemana" ucap ku
"Yah siapa tau Lo cium Ani gue mau cari buk Rina untuk izinin Ani dan aku juga mau izin pulang cepat" ucap Dimas lalu pergi
__ADS_1
"Tau banget Dimas kalo aku tertarik dengan bibir Ani" batin ku
Aku melihat Ani yang masih terpejam mata nya.
Kok aku jadi gk ikhlas gini ya kalau Ani pulang sama Dimas.
Aah sadar Devan argantara Ani itu bukan siapa siapa lo.
Aku menunduk kan kepala sambil menetralkan pikiran agar gk kacau.
Setelah beberapa menit Ani membuka mata dan memanggil ku.
"Ar" panggil nya
"An udah bangun gimana keadaan lo" tanyaku memastikan keadaan nya
"Udah mendingan kok Ar " jawab nya
"Dimas mana" tanya ani padaku
"Oh Dimas dia lagi ngizinin Lo biar bisa cepet pulang" ucapku menjelaskan
Kenapa sakit banget pas Ani cari Dimas lagian juga Ani ada gue kenapa juga cari Dimas.
Tiba tiba pintu terbuka menampakkan Dimas
"An kamu udah sadar pulang aja ya" ucap Dimas mendekati Ani
"Iya terserah kamu aja aku ikut" ucap Ani
Lalu dimas menggendong Ani ala bridal style dan membawanya keluar.
Aku yang melihat itu merasa sangat bosaaan aku masih di UKS pun keluar.
Aku masuk ke kelas
"Assalamu'alaikum buk" ucap ku sambil mengetuk pintu
"Waallaikumsalam dari mana" tanya buk Rina
"Oh yaudah masuk" ucap buk Rina
Aku masuk ke kelas lalu duduk
"Ar" panggil Exa di belakang
"Apa xa" ucap ku menoleh ke belakang
"Aku duduk di depan ya" ucap nya
"Terserah kamu" ucap ku
"Makasih" ucap Exa langsung duduk di tempat Dimas
Setelah lama belajar akhirnya bel pulang pun berbunyi
Teng teng teng
Aku berjalan ke parkiran untuk mengambil mobil sport ku.
Tiba tiba Exa di belakang ku
"Ar aku gk bawa kendaraan bareng boleh gk" ucap Exa
"Emh boleh masuk aja" ucapku ya kali aku nolak Exa untuk pulang bareng kan kasian
Aku dan Exa sudah di dalam mobil aku melajukan mobil ke jalan raya.
"Ar" panggil Exa
"Apa" ucap ku menoleh ke arah nya
"Tipe cewek idaman kamu tuh kayak gimana" tanya Exa sambil tersenyum
Bukan nya menjawab aku malah tersenyum membayangkan wajah Ani.
__ADS_1
"Ar" panggil Exa
"Eh gimana" tanyaku padahal aku udah denger
"Tipe cewek idaman kamu" tanya Exa lagi
"Oh tipe aku emm apa ya yang penting cewek sih" ucapku
"Ya iya lah cewek kalau cowok berarti kamu gk normal" ucap nya
"Eh kamu mau turun dimana ini" tanya ku pada Exa
"Itu nanti ada belokan kanan belok aja rumah cet putih itu rumah ku" ucap Exa
Aku membelokan mobil ke kanan aku melihat rumah tingkat yang paling besar di jalan itu dan ber cet putih.
"Udah sampai" ucapku
"Makasih ya Ar seneng deh bisa bareng kamu" ucap Exa sambil keluar mobil
"Iya" ucapku
Aku langsung pulang ke rumah. Aku masuk ke dalam kamar langsung mandi.
***
Aku ke balkon melihat bintang di malam hari
"Gimana ya keadaan Ani" pikir ku
Pengen gitu ngechat dia tanya keadaan nya tapi sadar aku bukan siapa siapa aku mengambil hp ku ada pesan dari Exa.
*Alexa
Hay Ar lagi apa
Anda
Lagi santai ada apa xa
Alexa
Gk pa pa sih pengen tau aja
Anda
Oh gitu*
Sebenarnya agak risih kalau di chat cewek nanya nanya kaya gitu.
Eh Arka udah chat Exa belum ya aku yang penasaran langsung telpon Arka
"Halo Ar ada apa"
"Lo belum chat Exa ya"
"Udah kok'"
"Di balas"
"Gk"
"Gk mungkin pasti di balas lah"
"Ya ini buktinya gk ar"
"Kok bisa"
"Ya bisa lah yaudah gue matiin'"
Telpon di matikan oleh Arka
Kok bisa ya padahal Exa kalau sama aku malah lek ngejar ngejar gitu kok di chat Arka gk di balas.
Tampa memikirkan lagi seperti biasa aku main game dan langsung tidur.
__ADS_1
S**emoga terhibur 😊**